Ragam Semesta

Recommended

Channel NNTV

Diberdayakan oleh Blogger.
Dompet Taawun Majalah Suara Hidayatullah Bantu Biaya Perawatan Bayi Syafiah Humairah

On Sabtu, Desember 30, 2017

BALIKPAPAN - Dompet Taawun Majalah Suara Hidayatullah memberikan bantuan dana sebesar Rp.2.000.000 untuk meringankan biaya perawatan bayi Syafiah Humairah yang menjalani perawatan intensif di Neonatal Intensive Care Unit (NICU) selama sepekan di RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan, Kalimantan Timur.



Sang bayi, Syafia Humairah, yang lahir pada 15 Desember 2017, harus langsung menjalani perawatan intensif di Neonatal Intensive Care Unit guna mencegah dan mengobati terjadinya kegagalan organ-organ vital yang lahir lewat operasi caesar.

Tindakan NICU dilakukan selain untuk perawatan bayi yang beresiko tinggi dengan gangguan dan komplikasi berat, juga supaya bayi Syafia mendapatkan terapi oksigen, terapi intervena, dan untuk pemberian makanan melalui alat.

Usia kandungan sang ibu, Hilda Halimaturrahmah (23), sudah masuk 8 bulan dan menurut perhitungan bidan yang menangani, diprediksi melahirkan pada tanggal 22 Januari 2018.

Namun ketika memasuki usia kehamilan trimester ketiga atau tepatnya bulan kedelapan, tubuh Hilda kerap mengalami gejala tertentu .




“Awalnya kontraksi berulang ulang. Kelahiran anak pertama operasi caesar juga jadi gak bisa diinduksi. Kata dokter, kalau mau menunggu waktunya melahirkan sesuai jadwal bisa saja tapi ditakutkan salah satunya akan jadi korban," kata sang suami, Arif Hidayat.

Alhamdulillah, berkat bantuan donasi dari Dompet Taawun Majalah Suara Hidayatullah, biaya perawatan dan pengobatan bayi Syafiah Humairah yang sebelumnya tertunggak di RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan, Kalimantan Timur, telah dilunasi.

Pelunasan piutang perawatan bayi Syafiah Humairah dan ibunya tersebut dibayarkan pada Kamis (29/12/2017) malam yang diserahkan langsung oleh Arief Hidayat, orangtua Syafiah.









Sebagian dana untuk pelunasan piutang sesuai tenggat akhir yang ditentukan RS tersebut merupakan donasi para dermawan melalui Dompet Taawun Majalah Suara Hidayatullah.

Arief Hidayat menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada segenap donatur atas segala kebaikan membantu meringankan bebannya.

"Terimakasihku tak terkira kepada semua pihak yang telah membantu. Semoga urusan mereka semua diberi kemudahan dan selalu diberikan kesehatan dan kemudahan rezeki, amiin," kata Arief,

Seraya terus berikhtiar untuk segera melewati masa-masa berat ini, Arief Hidayat saat ini bekerja serabutan. Setiap kesempatan kerja selalu disergapnya untuk mendapatkan uang halal guna menafkahi keluarga kecilnya, termasuk menjadi tulang punggung bagi orangtuanya yang kini diuji dengan sakit stroke.

Arief memiliki semangat kerja yang tinggi dan keahlian di bidang mekanik dan driver serta telah mendapatkan sertifikasi resmi dalam keahliannya tersebut.

Bagi Anda yang mungkin tinggal di Balikpapan dan sekitarnya, dan sedang membutuhkan tenaga kerja di bidang mekanik, permesinan, atau sopir, semoga Arief Hidayat masuk dalam kriteria yang Anda butuhkan. (hsk/lsl)

Donasi Pembangunan Masjid di Desa Golo Bilas NTT Bisa Melalui BMH Bogor

On Rabu, Desember 27, 2017

BOGOR - Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (Laznas BMH) Perwakilan Bogor memfasilitasi masyarakat Bogor dan sekitarnya yang ingin beramal jariyah dengan berdonasi untuk pembagunan Masjid Jihadul Karomah di Desa Golo Bilas, Manggarai, NTT.

Branch Manager BMH Bogor Muhammad Irwan mengatakan Masjid Jihadul Karomah Manggarai, NTT, merupakan satu-satunya masjid yang terdapat di Kampung Lobo Husu Desa Golo Bilas Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.



Irwan menjelaskan, kendati kondisi bangunan yang sudah lapuk dimakan usia namun semangat ibadah fardiyah warga Lobo Husu tak pernah surut.

"Alhamdulillah, BMH sudah turun memantau langsung ke lokasi dan memang kondisinya cukup memprihatinkan. Apalagi umat Islam di sana masih membutuhkan pembinaan salah satunya melalui masjid ini," kata Irwan dalam keterangannya, Rabu (27/12/2017).

Dari tinjauan lapangan langsung BMH, didapati di musim hujan seperti saat ini tantangan pembangunan masjid tidaklah mudah.

Kala tim BMH menyambangi lokasi tersebut untuk merealisasikan program pembangunan masjid, rombongan harus berjalan kaki sejauh 4 kilometer menyusuri perbukitan, semak-semak dan jalanan berlumpur.

Untuk sekadar buang air kecil saja harus mencari semak-semak. Tidak satupun fasilitas MCK yang ditemui. medan jalan yang dilalui menuju lokasi juga cukup menantang apalagi jika usai diguyur hujan. Penerangan pun nihil.

Memang Kampung yang sudah berdiri sejak tahun 60-an ini hingga kini belum menikmati terangnya lampu karena akses listrik belum masuk di kampung ini.

Sangat besar harapan dari warga Lobo Husu dengan hadirnya program BMH disana. Kebahagiaan warga karena selain pembangunan masjid mulai direalisasikan oleh BMH, kedepan program-program lain pun seperti pembinaan oleh Dai Tangguh BMH untuk membuka taman belajar Al-Qur’an bagi seluruh warga terutama bagi anak-anak. Memang hanya 1-2 orang warga yang bisa dibilang cukup lancar membaca Al-Qur’an.



Irwan mengatakan, pihaknya mengajak kaum muslimin untuk turut terlibat dalam mensukseskan program tersebut.

Bagi masyarakat yang ingin menyalurkan donasi amal jariyahnya untuk pembangunan masjid ini dapat datang langsung ke kantor gerai BMH seluruh Indonesia.

Atau dapat juga melalui layanan jemput donasi BMH yang siap datang ke kantor atau rumah. Bagi yang ingin mendapatkan layanan ini dapat menghubungi SMS atau telepon +62-852-1029-5610.

KEANU ABDULLAH 

SAR Nasional Hidayatullah Akan Gelar Musyawarah Besar Ke-IV di Bogor

On Senin, Desember 18, 2017

BOGOR - Badan penanggulangan bencana, pencarian dan pertolongan, SAR Nasional Hidayatullah, akan menggelar Musyawarah Besar (Mubes) ke-IV di Kota Bogor, Jawa Barat,  pada tanggal 23-25 Desember 2017.

Ketua SAR Hidayatullah Pusat Syaharuddin Yusuf mengatakan Mubes IV SAR Hidayatullah ini akan dihadiri oleh pengurus SAR Hidayatullah tingkat wilayah dan daerah seluruh Indonesia.



"Mubes ini sekaligus momentum silaturrahim dalam rangka mengeratkan simpul-simpul kebersamaan karena gerakan kerelawanan seperti SAR Hidayatullah akan semakin kuat dengan bertautnya hati antar sesama," kata Syaharuddin dalam siaran persnya diterima media ini, Senin (18/12/2017).

Syaharuddin mengatakan, SAR Hidayatullah sebagai badan penanggulangan bencana yang juga memiliki fungsi di bidang pencarian dan pertolongan (SAR/search and rescue) di bawah ormas Hidayatullah, berkomitmen untuk terus meningkatkan perannya di tengah umat.

Selain membahas dan berupaya menelurkan terobosan yang lebih progresif, Syaharuddin mengatakan Mubes V SAR Hidayatullah 2017 ini juga akan melakukan sidang komisi sebagai salah satu upaya untuk menggali dan menampung pandangan anggota SAR Hidayatullah secara nasional.

"Di sela-sela itu Insya Allah peserta juga akan mendapatkan materi dari para narasumber yang terkait dengan kebencanaan atau seach and rescue dan serangkaian kegiatan lainnya," terang Syaharuddin.

Adapun pemateri yang diundang dan diharapkan dapat hadir berasal dari berbagai unsur diantaranya Polair, BNPB, Basarnas, DPP Hidayatullah dan lain sebagainya.

Selain dilaksanakan pemilihan Ketua Umum baru, dalam Mubes ke-IV SAR Hidayatullah yang dilaksanakan selama 3 di Ciawi, Bogor, tersebut akan diluncurkan unit layanan SAR Hidayatullah.

Wakaf Sejuta Al Quran Suara Hidayatullah untuk Nusantara, Satu Mushaf di Setiap Rumah

On Jumat, Desember 15, 2017

JAKARTA - Yayasan Wakaf Al-Qur'an Suara Hidayatullah (YWQSH) terus meluaskan gerakannya menyebarkan Al Quran untuk masyarakat muslim yang membutuhkan.

Wakil Ketua YWQSH Mamik Hidayat mengatakan pihaknya kini memerlukan sedikitnya 1000 eksemplar Al Qur'an untuk daerah Pacitan dan 500 eksemplar untuk kawasan Malang Selatan.

"Masih banyak rumah-rumah umat muslim yang tidak atau belum memiliki Al Quran termasuk di banyak masjid atau mushallah tidak memiliki persediaan kitab Al Qur'an yang memadai," kata Mamik dalam keterangannya kepada Nasional.news, Jumat (15/12/2017).



Dengan mengusung visi “Satu Mushaf di setiap rumah kaum muslimin”, Mamik mengatakan YWQSH berkomitmen memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap mushaf Al Quran supaya umat semakin karib dengan kitab sucinya.

Selain itu, melalui kemitraan program dengan Gerakan Nasional Dakwah Membaca dan Belajar Al Quran (Grand MBA) yang dicanangkan oleh Hidayatullah melalui Rumah Quran Hidayatulah, YWQSH juga  berupaya memenuhi dahaga masyarakat yang ingin belajar Al Quran.

"Salah satu bukti cinta dan pembelaan kita terhadap Al Quran adalah dengan mempelajari dan mengamalkannya. Selain itu, kita berusaha agar kaum muslimin lainnya juga merasakan kedahsyatan energi Al Quran diantaranya melalui gerakan wakaf ini," pungkas Mamik.

Bagi Anda yang ingin meraih pahala amal jariyah yang terus mengalir, mari bergabung bersama dalam program tebar sejuta Al Qur'an untuk Nusantara.

Atau salurkan wakaf tunai Anda melalui  Bank Syariah Mandiri  No. Rekening : 372-0005353
A.n Yayasan WQ Suara Hidayatullah. Informasi dan konfirmasi hubungi 081317525826.

Yayasan Wakaf Qur’an Suara Hidayatullah adalah organisasi non profit berbentuk yayasan yang didirikan oleh Majalah Suara Hidayatullah. Yayasan Wakaf Qur’an Suara Hidayatullah berdiri pada tahun 2011 yang memiliki misi menyebarkan Al Qur’an ke daerah-daerah terpencil dan emberikan manfaat kepada umat melalui program wakaf. (dal/mhi)

PT Arafah Tamasya Mulia Kembali Berangkatkan Umroh Gratis Sejumlah Daiyah

On Kamis, November 16, 2017

MADINAH - Haru dan gembira bercampur menjadi satu. Itulah yang dirasakan oleh sejumlah peserta penerima hadiah umroh gratis dari PT Arafah Tamasya Mulia (ATM).

Para daiyah ini mendapatkan umroh gratis dari ATM. Meskipun perlu menunggu kurang lebih setahun, penerima umroh gratis akhirnya dapat giliran bisa menginjakkan kaki di Tanah Suci Baitullah.

Rombongan ini berangkat pada 16 November 2017 bersama dengan 437 jamaah rombongan reguler lainnya melalui penerbangan perdana langsung Balikpapan - Madinah menggunakan pesawat terbaru AIRBUS A330-300 Lion Air yang telah menjalin kemitraan strategis dengan PT ATM.

Ketika kali pertama menginjakkan kaki di Madinah, salah seorang penerima hadiah umroh gratis ini, Hapsah Pasarai (63 tahun), mengaku seperti bermimpi saja.

Hapsah tak pernah menyangkan bisa berziarah dan beribadah di Baitullah bahkan tanpa mengeluarkan uang sepeserpun selain untuk keperluan pribadi.

"Terharu. Bisa umroh ke Baitullah ini seperti mimpi. Fasilitasnya yang diberikan ATM masya Allah. Hotel, makan, semua gratis," kata Hapsah terharu dan sebentar kemudian menitikkan air mata.

Berprofesi sebagai ibu rumah tangga biasa, tentulah penghasilan Hapsah tak seberapa. Namun, mimpi serta tekad kuatnya untuk bisa beribadah ke Baitullah selalu tertanam. Dan kini, mimpi itu telah menjadi kenyataan.

Daiyah di yang tinggal di Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak Balikpapan ini mengaku tak pernah menyangka bisa beribadah umroh ke Baitullah. Hapsah perlu menabung bertahun-tahun untuk dapat bisa menunaikan ibadah tersebut.

Alhamdulillah, melalui kebaikan perusahaan biro perjalanan PT Arafah Tamasya Mulia, Hapsah terpilih mendapatkan kesempatan umroh gratis. Hapsah hanya perlu mengeluarkan biaya pengurusan surat-surat dan administrasi lainnya, biaya selebihnya ditanggung penuh oleh ATM.

"Semoga ATM semakin maju dan berkah. Semoga Allah Ta'aala membalas kebaikan PT ATM dan segenap karyawannya dianugerahi limpahan pahala yang berlipat ganda," kata Hapsah penuh harap.

Terhitung sejak didirikan, PT Arafah Tamasaya Mulia telah memberangkatkan ratusan jamaah umroh secara gratis. Program ini masih terus digalakkan bersamaan dengan pemberangkatan paket reguler yang mengutamakan kalangan dhuafa, dai, dan marbot masjid.

Taawun dan Dakwah Syiar Baitullah 

Dalam kesempatan yang berbeda, Direktur Utama PT Arafah Tamasya Mulia, Ustadz H. Hamzah Husain, S.Pd.I, mengatakan Arafah Tamasya Mulia sebagai perusahaan biro perjalanan dan wisata akan terus memantapkan eksistensi dengan kekhasannya sebagai biro perjalanan yang mengedepankan dakwah dan sosial.

Ustadz Hamzah mengatakan, kehadiran PT Arafah Tamasya Mulia yang sejak awal berangkat dari spirit dakwah dan taawun (sosial) untuk saling membantu antar sesama, hal tersebut menjadi ciri khas perusahaan biro perjalalan yang berpusat di Kota Balikpapan dengan ratusan jejaring kantor perwakilan seluruh Indonesia ini.

Ustadz Hamzah menerangkan, komitmen PT Arafah Tamasya Mulia sebagai wadah syiar dakwah Baitullah di Tanah Suci Makkah Al Mukarramah. Karena itu, gerakan Arafah Tamasya Mulia, menurut Hamzah, harus luwes dan mengedepankan semangat taawun atau saling menolong dalam kebaikan antar sesama.

"Tetapi, bagaimana orang mau datang ke rumah kita kalau pintu 'rumah' kita tertutup bahkan dikunci rapat. Makanya ATM harus membuka pintu seluas-luasnya untuk membantu orang lain menuju Baitullah, Insya Allah di situ ada keberkahan," ujar ustadz yang pernah merintis pesantren di bilangan Wondama, Papua ini.

Dirut menegaskan, syiar Baitullah bukan sekedar mengajak orang ke beribadah haji dan umroh atau mau ke Baitullah atau tidak. Tapi, tegas dia, ini adalah dakwah dalam rangka menyampaikan risalah rukun Islam yang kelima ini. (ask/uly)

Keterbatasan Ekonomi, BMH Banten Berikan Santunan Khitanan Berkah untuk Anak Ustadzah Pengajar Al Quran

On Kamis, Oktober 26, 2017


BANTEN - Dilatari oleh keprihatinannya terhadap kebutuhan pendidikan terutama pengenalan aksara Al Qur'an kepada generasi muda, setiap sore Ustadzah Ela Hayati dengan penuh ketekunan membersamai sedikitnya 25 anak dari usai PAUD hingga SD untuk belajar Al Qur'an.

Dengan memanfaatkan ruang sempit di sudut-sudut rumah orangtuanya dengan ukuran 3x3 meter di bilangan Kampung Pabuaran Kelurahan Manis Jaya Jatiuwung, Ela Hayati memberikan pengajaran kepada anak-anak yang haus akan nilai-nilai pembinaan keislaman.

Kendati dalam konsisi serba minim, puluhan anak-anak tersebut tetap semangat datang setiap sore untuk belajar mengaji.

Ela Hayati pun sama sekali tak memasang tarif tertentu kepada anak-anak yang mau belajar tersebut. Ela melakukan pekerjaan tersebut dengan penuh keikhlasan.

Walaupun Wahyudi, sang suami tercinta, hanya pekerja serabutan, nafkah dari tulang punggung keluarga dirasa cukup walaupun tentu dengan segala keterbatasan yang ada. 

Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (Laznas BMH) Perwakilan Banten turut memberikan support untuk menunjang aktifitas dakwah Ibu Ela Hayati. Kemarin Kamis (27/10/2017) Laznas BMH Banten menjadi fasilitator untk menunaikan khitan terhadap anaknya bernama Said Al Kudri.

Program ini merupakan bagian dari ikhtiar BMH untuk mendukung gerak dakwah dan pembinaan umat. Melalui program ini, Zakat dan sedekah anda menjadi pahala jariyah meringankan beban anak yatim dhuafa.

Dengan turut serta mendukung program ini, Anda telah secara tidak langsung berperan dalam menanam amal jariyah yang pahalanya terus mengalir hingga di akhirat kelak. 

Salurkan donasi Bapak/Ibu melalui Rek Donasi Bank Muamalat 303-007-1091 (Zakat) BSM :910-000-000-5, BCA :899-0444-880 (Sedekah/Infaq) Atas Nama Baitul Maal Hidayatullah.

Senyum 50 Anak Indonesia di Yayasan Al Firdaus Terima Santunan BMH

On Kamis, Oktober 19, 2017

TANGERANG - Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (Laznas BMH) melalui program Senyum Anak Indonesia, membagikan santunan kepada sebanyak 50 anak di Pondok Pesantren Al Firdaus, Tangerang, Banten, Kamis (19/10/2017).

Kegiatan santunan bertajuk "Bahagiakan Yatim" ini disambut penuh gembira oleh santri-santri Ponpes Al Firdaus. Wajah para penghafal Al Qur'an ini nampak penuh kegembiraan menyambut kegiatan santunan ini. Haru sudah tentu, sebab umumnya mereka adalah anak-anak dhuafa yang menjadi tanggungan pondok mulai dari urusan sekolah dan asrama.

Salah seorang santri bernama Misran dengan penuh semangat menyampaikan ucapan terimakasihnya atas santunan yang telah diterimanya dari Anda melalui BMH. "Terimakasih BMH," kata santri kelas 3 SMP asal Enrekang ini dengan mata yang berbinar-binar

Program Senyum Anak Indonesia merupakan bagian dari ikhtiar untuk mewujudkan masa depan generasi bangsa yang lebih baik. Keterbatasan sarana pendidikan, menjadi kendala besar Kebanyakan anak negeri dalam menikmati pendidikan yang lebih layak. Melalui program senyum anak indonesia, Zakat dan sedekah anda menjadi solusi atas kendala yang mereka hadapi. (dsa/sdk)

Dulu Bersepeda Onthel, Kini Dakwah Ustadz Indra Semakin Massif dengan Motor BMH

On Selasa, Oktober 10, 2017

Ustadz Indra Saputra Al Hafidz dengan sepeda onthel andalannya yang kerap menemaninya dalam berdakwah mengajarkan Al Qur'an kepada khalayak umat (Foto: Dok. BMH Banten)

TAK pernah lelah. Demikianlah yang nampak dari sosok Ustadz Indra Saputra Al-Hafidz. Hanya dengan berbekal sepeda onthel tua, dai yang juga tahfidz Qur'an 30 Juz ini tak kenal henti berdakwah dari satu tempat ke tempat lainnya.

Pria asli kelahiran Tangerang, Banten, 12 Desember 1982, ini membina masyarakat untuk mempelajari dan mencintai Al-Qur'an. Ustadz Indra membina masyarakat di 3 lokasi yang berbeda yaitu Tahfidz Al-Qur'an Pondok Qur'an Ibadurahman Kecamatan Panongan, Lembaga Tahfidz Qur'an Al-muhajirin Kecamatan Cikupa, dan Pembinaan Al Qur'an di Pondok Powee Kecamatan Panongan.

Meskipun harus selalu menempuh perjalanan berpuluh kilo dengan sepeda onthel andalannya dalam rangka mendakwahkan Al Qur'an, Usatdz Indra tak pernah mengeluh memmbina sedikitnya 350 santri di 3 titik tempat binaannya tersebut.

Alhamdulillah, berkat dukungan para donatur, beberapa waktu lalu Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (Laznas BMH) Perwakilan Banten menyerahkan bantuan kendaraan sepeda motor kepada Ustadz Indra untuk menunjang kegiatan dakwahnya mencerahkan umat dengan nilai-nilai Al Qur'an.

Laznas BMH Banten mengajak semua komponen umat untuk turut beramal jariyah dalam rangka mendukung gerakan dakwah mecerahkan umat dengan Al Qur'an. Sungguh terdapat pahala yang berlipat ganda bagi orang-orang yang belajar dan mengajarkan Al-Qur'an.

Dengan turut serta mendukung kiprah para dai melalui BMH Banten dalam mengembangkan dakwah Islam, Anda telah secara tidak langsung berperan dalam menanam amal jariyah yang pahalanya terus mengalir hingga di akhirat kelak. 

Salurkan donasi Bapak/Ibu melalui Rek Donasi Bank Muamalat 303-007-1091 (Zakat) BSM :910-000-000-5, BCA :899-0444-880 (Sedekah/Infaq) Atas Nama Baitul Maal Hidayatullah.






Aksi Solidaritas Kemanusiaan Peduli Rohingya SDIT Banten Islamic School Bersama BMH

On Jumat, Oktober 06, 2017

Aksi solidaritas kemanusiaan peduli Rohingya di SDIT Banten Islamic School, Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten (Dok)
BANTEN - Sedikitnya 670 murid SDIT Banten Islamic School melakukan aksi solidaritas kemanusiaan peduli Rohingya, Jalan Margagiri No. 3, Desa Margatani Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Jum'at (6/10/2017).

Pada kesempatan tersebut dilakukan penayangan video untuk memberikan gambaran tentang intimidasi dan pelanggaran hak asasi kemanusiaan menimpa minoritas muslim etnis Rohingya yang terjadi di negara Myanmar sejak berpuluh tahun tersebut.

Perwakilan Dewan Pengurus Yayasan Tunas Unggul Rabbani (SDIT Banten Islamic School), Agus Muryadi, dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk solidaritas terhadap tragedi yang menimpa minoritas muslim Rohingya di Myanmar.

Agus Muryadi mengatakan, kegiatan sosial amal ini sekaligus dalam rangka menanamkan nilai-nilai kasih dan cinta kepada segenap siswa sehingga kepekaan serta kecintaan terhadap kebaikan senantiasa terbangun dalam diri.



Selain itu, kegiatan yang menggandeng Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (Laznas BMH) Perwakilan Banten ini untuk menegaskan bahwa anak-anak pun merasakan pilu dan sedih yang mendalam atas penderitaan yang dialami oleh masyarakat Rohingya yang ditindas.

Tampak ratusan siswa ini penuh semangat mengikuti kegiatan yang dibersamai dengan segenap dewan guru ini. Mereka dengan penuh semangat berjubel di halaman sekolah rela berpanas-panas. 

"Alhamdulillah berkat BMH, anak-anak lebih mengetahui kondisi Muslim Rohingya dan meningkatkan kepedulian untuk saling membantu sesama muslim. Terima kasih BMH semoga donasi dari murid SDIT Banten Islamic School walaupun tidak banyak tapi memberikan manfaat kepada sesama Muslim," kata Agus Muryadi dalam sambutannya.

Kepala Markom BMH Perwakilan Banten Muhammad Irwan menyampaikan apresiasi kepada pihak Yayasan Tunas Unggul Rabbani (SDIT Banten Islamic School) yang telah mempercayakan Laznas BMH sebagai mitra penyaluran donasi Peduli Rohingya.

Irwan mengatakan, Yayasan Tunas Unggul Rabbani yang juga membawahi SDIT Banten Islamic School, telah menunjukkan dedikasi dan atensi yang tinggi terhadap masalah sosial kemanusiaan selama ini.



Irwan berharap sinergi dengan salah satu sekolah dasar terpadu unggulan di Banten ini dapat terus terjalin dengan baik guna bersama-sama menumbuhkan jiwa solidaritas peserta didik.

Pada kesempatan aksi solidaritas ini terkumpul donasi sebesar Rp. 11.266.500 yang merupakan sumbangsih langsung dari murid-murid SDIT Banten Islamic School dan keluarga besar Yayasan Tunas Unggul Rabbani.

"Donasi tersebut akan disalurkan ke Rohingya melalui mitra internasional terpercaya yang selama telah dijalin dengan baik bersama BMH dan lembaga sosial lainnya," pungkas Irwan.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Ketua Kantor Laznas BMH Perwakilan Banten Imam Rusli dan perwakilan pengurus Yayasan Tunas Unggul Rabbani beserta dewan guru dan pendidik. (HASAN SYAUQI)

Implementasi Model Pembiayaan Keuangan Syariah di Malaysia: Efektif atau Tentatif?

On Kamis, Oktober 05, 2017


LEMBAGA keuangan syariah dewasa ini semakin berkembang dan bervariasi. Sehingga disamping melahirkan dampak positif juga membentuk tantangan tersendiri bagi pihak regulator dimana harus membuat standar yang berlaku dengan menyesuaikan perkembangan yang terjadi.

Dengan begitu, bentuk pengawasan yang sudah menjadi tugas Dewan Pengawas Syariah (DPS) pun harus diperketat lagi terhadap pelaksanaan lapangan agar tetap terjaga konteks syariahnya.

Dalam jurnal yang ditulis oleh Waeibrorheem Waemustafa dan Azrul Abdullah, dengan judul “Mode of Islamic Bank Financing; Does Effectivenness of Sharia supervisiory Board Matter?”. Secara garis besar menjelaskan terkait hubungan antara keefektifan Dewan Pengawas Syariah, pemberian upah dan model pembiayaan Bank Syariah. Sedangkan yang menjadi objek pada penelitian ini adalah 18 Bank Syariah di Malaysia.

Dimana pada kasus lapangan, ternyata masih terdapat perdebatan kuat terkait pelaksanaan model pembiayaan syariah yang kurang efektif.

Pasalnya, kurang efektifnya tersebut karena sistem bunga  yang selama ini sangat dilarang menurut perspektif Islam, belum sepenuhnya bersih dalam  bank syariah.
Ketidakadilam dari sistem bunga yang terdapat dalam bank syariah inilah yang secara garis besar menunjukkan bahwa adanya ketidakefektifan pengawasan syariah pada lembaga keuangan syariah.

Berbicara mengenai model pembiayaan syariah, ada beberapa kekurangan di dalamnya sebagai contoh pada  pembiayaan murabahah yang antaranya adalah:

(1) Bank menjual barang yang mana belum mutlak kepemilikannya, (2) Penentuan keuntungan yang belum diketahui, karena menggunakan time value of money sejak awal akad murabahah hingga akhir pelunasan dengan sistem cicilan, (3) Dalam persoalan pemberian harga pada akad murabahah, (4) Berpeluang adanya kegagalan atau ketidaksesuaian pelanggan terhadap fasilitas murabahah, (5) Barang atau aset yang masih bersifat liabilitas apabila mengalami kecacatan pada pengiriman, menggunakan akad atau kontrak Al-kharaj bil dhaman.

Untuk meminimalisir ketidakefektifan maupun ketidaksesuaian pelaksanaan antara lembaga keuangan syariah dengan model pembiayaan keuangan syariah, disinilah peran DPS yang menjadi harapan.

Sebagai sebuah dewan yang melakukan pemantauan kegiatan Bank Syariah agar sesuai dengan  hukum Islam. Dengan demikian untuk menjadi DPS yang baik dan efektif , harus mencerminkan isu kemerdekaan, transparan, akuntabel, bertanggung jawab, dan adil.

Berdasarkan beberapa pemaparan, ternyata antara DPS dan model pembiayaan keuangan syariah di Malaysia belum bisa dikatakan efektif dan tidak berdampak signifikan  satu sama lain.

Dapat disimpulkan, bahwa ada disparitas yang lebar antara idealitas ekonomi syariah dengan realitas perbankan syariah yang belum sepenuhnya pure dari ketiakadilan sistem bunga. Sedangkan sudah menjadi keharusan bagi lembaga keungan syariah untuk menerapkan kepatuhan syariah.*

____
*) FATHIA RAHMA, penulis adalah mahasiswi Sekolah Tinggi Ekonomi Islam SEBI (STEI SEBI)