Muslim Youth Forum Gelar Lokakarya Penulis Muda

JAKARTA - Muslim Youth Forum on International Issues (MYF) menggelar Lokakarya Penulis Muda bagi pemuda-pemuda di Jakarta. Kegiatan yang membangun tradisi intelektual yang mulai pudar ini berlangsung selama 2 hari di Wisma Daria Jakarta Selatan, Sabtu, (24/11/2018) dan berlanjut  di Gedung Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Jakarta pada Ahad  (25/11/2018).

Lokakarya dengan tema “Goresan Pena Pemuda Adalah Rancangan Masa Depan Bangsa” ini dibuka secara resmi oleh Aris Darmansyah dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko-PMK).

Dalam sambutannya ia juga menyampaikan bahwa penulis-penulis muda harus bisa menjadi pem-balance berkembangnya berita hoax di dunia maya. Pria yang pernah mengenyam pendidikan di Jepang ini juga berharap lokakrya ini terus diadakan kedepannya, menjadi agenda yang berkelanjutan, dan pihak kementerian siap untuk mendukung, paparnya. 

Kekhawatiran mengenai menjamurnya hoax juga disinggung oleh Husin Tasrik Makrup Nasution sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) dalam sambutannya di acara yang bekerja sama dengan organisasinya ini. Dia juga mengatakan bahwa lokakarya penulis memang perlu diadakan mengingat seringnya ide-ide besar itu tidak dituliskan oleh para pemuda.

Direktur Eksekutif MYF Mohammad Anthoni menghadirkan tiga orang wartawan senior di sesi pertama lokakarya di hari pertama, yaitu Hendrajip, Ahmad Farid, dan Asrul Komarukan yang pernah menjabat sebagai pimpinan redaksi Republika dulunya.

Ketiga jurnalis ulung ini selain sharing tentang dinamika pengalamannya di dunia jurnalistik, juga berbagi tips atau resep ampuh bagaimana menjadi seorang penulis.

Sesi kedua yang dimulai setelah istirahat siang pukul 13.00 diisi dengan Talkshow bersama tiga narasumber yakni Fahmi Al-Fansi, Nur Munir, dan Berlian Helmy dari Lembaga Ketahanan Nasional (LEMHANAS).

Sesi terakhir ini berbicara tentang bagaimana politik luar negeri Indonesia lima tahun mendatang. Sesi Penutup dengan tema ini sengaja disajikan sebagai bahan membuka cakrawala berpikir para peserta agar bisa menjadi bahan kajian untuk ditulis.

RIZKI ULFAHADI
(Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel