News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Awang: PNS Sejati Tidak Pilih Tempat Tugas

Awang: PNS Sejati Tidak Pilih Tempat Tugas


KALTIMTODAY -- Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengatakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) sejati, tidak akan memilih-milih, apalagi meminta jabatan dimana akan ditugaskan.

"PNS sejati tidak akan pernah pilih-pilih dimana akan ditugaskan, apalagi sampai meminta jabatan. PNS sejati akan bekerja sungguh-sungguh dan mengabdi seoptimal mungkin. Mereka juga akan menghindari berbagai perbuatan yang tercela," kata Awang Faroek pada Pelantikan Pejabat Struktural Eselon II, III dan IV di lingkungan Pemprov Kaltim di ruang Ruhui Rahayu, belum lama ini.

Gubernur menjelaskan, mutasi jabatan ini sudah melalui proses dan prosedur benar, melalui penilaian objektif dari Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) yang dijamin tidak ada campur tangan siapapun dan bebas dari pengaruh Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN).

"Saya ingatkan suatu jabatan tidak ada yang abadi, suatu saat cepat atau lambat pasti saudara akan diganti yang lain. Evaluasi akan terus dilakukan untuk melihat kemampuan para pejabat yang diberi kepercayaan, apakah mampu atau tidak menduduki jabatan tersebut," tegas gubernur.

Ditambahkan, promosi dan mutasi jabatan merupakan hal yang biasa dan merupakan bagian proses pembinaan karir pegawai negeri sipil. "Saya tidak ingin ada jabatan lowong terlalu lama, karena itu harus segera ada penganti agar pelayanan masyarakat tidak terganggu," tegas Awang.

Sebab itu, Awang meminta agar jabatan yang diamanahkan hendaknya bisa diterima dengan rasa syukur dan kemudian dibuktikan dengan semangat serta kesungguhan hati untuk mencapai hasil terbaik.

Tugas-tugas pemerintahan dalam masa kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur H Farid Wadjdy yang tersisa sekitar 1,5 tahun ke depan, Awang berharap agar seluruh pejabat yang baru saja dilantik bersama seluruh pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bekerja cakap, cerdas kompeten serta memiliki kreativitas tinggi dan jangan hanya jalan di tempat.

"Sebagai seorang pemimpin harus memiliki inisiatif dan mampu membuat program inisiatif serta mampu menciptakan inovasi di lingkungan kerja masing-masing. Tidak sekedar melakukan rutinitas," pesannya.

Kepada semua pejabat yang baru dilantik, Gubernur Awang Faroek berharap agar bekerja maksimal, terutama dalam menyukseskan program pertanian dalam arti luas, pemanasan global dan lingkungan hidup, pencapaian program e-government dan percepatan penyelesaian masalah perbatasan.

Dalam kesempatan itu, Awang juga menegaskan kepada seluruh PNS di Kaltim yang merasa tidak sanggup lagi melaksanakan tugas atau tidak memiliki semangat kerja dan tidak produktif, sebaiknya segera mengajukan pengunduran diri atau bagi yang sudah memiliki masa kerja 20 tahun dengan usia minimal 51 tahun silahkan ajukan pensiun dini.

Harus disadari nantinya aturan kepegawaian akan semakin ketat, sehingga bagi PNS yang dinilai tidak produktif apalagi melakukan pelanggaran yang dianggap berat bisa saja diberhentikan.

"Karena itu bagi PNS yang merasa tidak produktif atau sudah jenuh dalam meniti karir di lingkungan birokrasi lebih baik melakukan pilihan, yakni mengundurkan diri atau ajukan pensiun dini," tegasnya.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan kemarin, diikuti delapan pejabat Eselon II dan puluhan pejabat Eselon III dan IV. Pelantikan dilakukan di Ruang Ruhui Kantor Gubernur Kaltim.
Delapan pejabat Eselon II yang dilantik adalah Rudy T Koesnandar sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Pertanian, SDM dan Lingkungan Hidup. dr Rini Retno Sukesi sebagai Pj Kepala Dinas Kesehatan Kaltim. Frederik Bid sebagai Kepala Badan Pengelola Kawasan Perbatasan, Pedalaman dan Daerah Tertinggal.

Kemudian HM Yadi Robyan Noor sebagai Pj. Kepala Badan Kepegawaian Daerah. Wahyu Widhi Heranata sebagai Pj Kepala Badan Penanggulangan Bencana. Halda Arsyad sebagai Pj Kepala Badan Litbang, S Adiyat sebagai Kepala Biro Humas dan Protokol serta dr Hj Padilah Manteruna sebagai Direktur RS Jiwa Atma Husada Samarinda. (sar/hmsprov).

Foto : Gubernur Dr H Awang Faroek Ishak dan Sekprov Kaltim Dr H Irianto Lambrie menyaksikan penandatangan Naskah Pelantikan oleh Penjabat Kepala Badan Kepegawaian Daerah H M Yadi Robyan Noor dan Kepala Badan Pengelola Kawasan Perbatasan, Pedalaman dan Daerah Tertinggal Frederik Bid.(syaiful/humasprov kaltim)

Source: Pemprov Kaltim

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.