News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Kaltim Terapkan Program Sehari Tanpa Beras

Kaltim Terapkan Program Sehari Tanpa Beras

KALTIMTODAY -- Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (BKPP) Kaltim terus berupaya mengembangkan berbagai program guna mewujudkan diversifikasi pangan di Kaltim. Salah satunya melalui program "one day no rice" atau Sehari Tanpa Beras dengan pengembangan beras Musi (Mutiara Singkong).

Menurut Kepala BKPP Kaltim Syaiful Akhyar, program sehari tanpa beras ini merupakan program pusat yang dianjurkan untuk dilaksanakan di seluruh daerah, guna mewujudkan penganekaragaman konsumsi pangan bagi masyarakat. Salah satunya akan dikembangkan konsumsi pangan masyarakat melalui komoditi ubi-ubian sejenis singkong.

"Melalui konsumsi pangan komoditi singkong yang diolah sebagai makanan dapat mendukung terwujudnya program ini," kata Syaiful Ahkyar, beberapa waktu lalu.

Kaltim merupakan daerah yang sangat potensial untuk pengembangan tanaman jenis ubi termasuk singkong. Dalam diversifikasi pangan tersebut, singkong dapat diolah menjadi beras Musi.

Bahkan lanjutnya, untuk pengolahan singkong menjadi beras Musi telah dikembangkan petani dari Kabupaten Penajam Paser Utara dan menjadi satu-satunya di Indonesia. Komoditi yang dikembangkan adalah jenis Singkong Gajah yang penanamannya mudah dan produksinya cukup tinggi, yakni setiap pohon menghasilkan 25-30 kilogram, jelasnya.

Tentunya ini merupakan komoditi yang bagus untuk dikembangkan masyarakat sekaligus sebagai peluang usaha.

Selama ini ujar Syaiful, Kaltim bahkan Indonesia ini sangat tergantung terhadap ketersediaan pangan komoditi padi-padian atau beras. Padahal, untuk komoditi ini Negara kita harus mendatangkan atau mengimpor dari Negara lain.

Secara bertahap masyarakat sudah mulai melakukan penganekaragaman konsumsi pangan selain beras atau nasi. Tapi beralih mengkonsumsi mie, padahal pangan jenis ini masih menggunakan tepung terigu yang masih masuk komoditi padi-padian (beras dan terigu) dan komoditi yang diimpor dari Negara luar.

"Rencananya beras Musi akan kita luncurkan pada Hari Pangan Sedunia tingkat Provinsi Kaltim yang akan dilakukan Gubernur Awang Faroek dan diikuti serentak di seluruh kabupaten dan kota di Kaltim," ujar Syaiful.

Syaiful berharap dengan diluncurkannya program one day no rice atau sehari tanpa nasi yang dilakukan melalui konsumsi beras Musi dari singkong gajah ini akan mampu mengurangi ketergantungan masyarakat mengkonsumsi komoditi jenis padi-padian yang masih diimpor.

Sementara itu memenuhi kebutuhan konsumsi untuk beras setiap tahun terus meningkat sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan penduduk. Untuk kebutuhan konsumsi per kapita sebesar 113 kilogram pertahun diharapkan dapat diturunkan sekitar 1,5 persen setiap tahun melalui diversifikasi pangan. (yans/hmsprov)

Foto : Syaiful Ahkyar

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.