News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Kerbau Kalang, Ayam Nunukan dan Rusa Sambar

Kerbau Kalang, Ayam Nunukan dan Rusa Sambar

KALTIMTODAY -- Pemprov melalui Dinas Peternakan (Disnak) Kaltim melakukan presentasi di hadapan Komite Perbibitan Ternak Nasional, guna mendapatkan sertifikasi bagi plasma nutfah Kaltim, yakni Kerbau Kalang, Ayam Nunukan dan Rusa Sambar sebagai galur murni atau bibit nasional.

Presentasi dilakukan Kepala Disnak Kaltim, H Ibrahim, di Hotel Pangrango, Bogor, Selasa (29/5) lalu. Ibrahim mengatakan ketiga plasma nutfah Kaltim itu harus segera mendapat sertifikasi dari Komite Perbibitan Ternak Nasional, sehingga tidak dipatenkan oleh daerah atau negara lain.

"Kita sudah presentasikan di hadapan Komite Perbibitan Ternak Nasional yang di dalamnya terdapat guru-guru besar dari perguruan tinggi dan peneliti-peneliti dari Pusat Penelitian Pengembangan Peternakan dan Balai Pembibitan Ternak sebanyak 21 orang. Intinya, jangan sampai dipatenkan daerah atau negara lain," ungkap Ibrahim.

Menurut Ibrahim, dengan presentasi itu, maka Kaltim tinggal menunggu waktu untuk mendapatkan sertifikasi bagi ketiga plasma nutfah itu dari Komite Perbibitan Ternak Nasional.

"Mudah-mudahan sertifikat bisa diserahkan oleh Kementerian Pertanian pada bulan Agustus bertepatan dengan perayaan Hari Kemerdakaan RI. Dan kita akan lakukan percepatan rumpun Kerbau Kalang, Ayam Nunukan dan Rusa Sambar di Kaltim sebagai persiapan," jelasnya.

Ibrahim menambahkan jika plasma nutfah sudah menjadi galur murni, maka tantangan yang akan dihadapi Kaltim ke depan adalah menyiapkan sebaik mungkin perbibitan yang ada sehingga dapat melayani permintaan dari luar.

"Kita harus siap, orang manapun cari harus ada barangnya. Kita harus persiapkan sebaik mungkin untuk perbibitan ketiga plasma nutfah Kaltim itu," tambahnya.

Seperti diketahui, Kerbau Kalang adalah Kerbau Rawa (Swamp Buffalo) merupakan salah satu asset flasma nutfah asli Kaltim sejak tahun 1918 yang belum banyak dikenal masyarakat.

Kerbau kalang adalah hewan asli Kaltim yang dipelihara masyarakat di Kabupaten Kutai Kartanegara secara turun temurun. Kata "kalang" dalam bahasa setempat berarti kandang yang digunakan masyarakat saat rawa-rawa yang digunakan terendam banjir.

Sementara, Ayam Nunukan adalah ras ayam lokal yang dikenal di daerah Nunukan, Tarakan danTawau. Ciri khas ayam ini adalah bulu utama (pluma) sayap dan ekor tidak berkembang atau lambat berkembang, sehingga tampak tidak berekor.

Ciri lainnya yang dominan adalah warna bulu yang coklat kemerahan dengan bagian ujung hitam (tipe Columbian). Warna sisik ceker (kaki) kuning atau putih. Ayam Nunukan baik untuk pedaging dan petelur. Produksi telur rata-rata lebih tinggi daripada ayam kampung.

Sedangkan Rusa sambar (Rusa unicolor) adalah hewan pemamah biak yang memiliki daya lompat tinggi, penciuman tajam, dan suara khas yang melengking. Pada umur dewasa Rusa Sambar bobotnya 80-90 kg (betina) dan 90-125 kg (jantan).

Rusa Sambar ditangkarkan di UPTD Balai dan Inseminasi Buatan (BPIB ) Disnak Kaltim berlokasi di Jalan Negara Kilometer 32 Desa Api-Api, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), yang merupakan tempat penangkaran rusa terbesar di Indonesia. Tanduk muda rusa dimanfaatkan untuk diproses menjadi kapsul ranggah (tanduk). Kapsul ini bermanfaat meningkatkan vitalitas. (her/hmsprov)

Foto : Penangkaran Rusa Samber di Desa Apiapi Kabupaten Penajam Paser Utara.(dok/humasprov kaltim)

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.