News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Smart Phone and Smart Man

Smart Phone and Smart Man

KALTIMTODAY -- WASPADALAH, waspadalah! Begitulah pesan Bang Napi kepada pemirsa setiap kali mengakhiri reportase kriminalnya di sebuah saluran televisi swasta.

Loh apa masalahnya, kok, belum-belum sudah nyampein pesan Bang Napi? He-he-he, jangan salah, ini jauh lebih serius dari sekedar Bang Napi, loh. Penasaran, kan? Yuk, kita mulai.

Di zaman sekarang ini yang perlu diwaspadai bukan sekedar kesempatan atau pun niat untuk berbuat jahat. Tetapi peluang menjadi orang tidak cerdas jauh lebih wajib untuk kita waspadai. Apa itu?

Satu di antaranya adalah salah menggunakan teknologi informasi yang karena itu mengakibatkan salah atur waktu, salah urus dan akhirnya salah semuanya. Jika ini yang terjadi maka kita akan menjadi orang gagal di tengah kemajuan sains dan teknologi.

Yaitu orang yang tidak mampu menjadikan perkembangan sains dan teknologi untuk mendukung produktivitasnya, tidak mendongkrak prestasinya, juga tidak meningkatkan kecerdasannya. Sebaliknya justru semakin jadul dalam berpikir, bersikap dan berperilaku.

Akhirnya waktu terbuang percuma. Segala fasilitas yang ada malah menghancurkan masa depan. Setiap hari buka internet tapi hanya lihat berita yang tidak perlu dan mengunduh file, video, atau MP3 yang sama sekali tidak berdaya manfaat signifikan. Bahkan punya akun Facebook, eh tapi hanya untuk berpacaran, katanya ‘kencan online’.

Handphone canggih, ke mana-mana menenteng BlackBerry, laptop juga keren, high class katanya, bahkan koneksi internetnya super cepat dan unlimited. Semua yang canggih dimilikinya. Logikanya kan harus makin pinter, makin produktif, makin berdaya guna, dan tentunya makin bisa diharapkan dan bisa diandalkan baik oleh keluarga, agama, bangsa dan negara.

Tapi faktanya gimana, ayo ngaku!? Kadang masih banyak di antara remaja kita yang menggunakan alat canggih tadi sebatas hal-hal yang tidak perlu. Mungkin maklum ya, masih remaja. Nah, anggota DPR malah nggak kalah kelirunya dibanding remaja, hehe. Punya iPad, eh, dipake nonton film amoral, gimana, sih?.

Nah, disinilah maksudnya kita harus waspada. Zaman emang modern, teknologi informasi terus mengalami perkembangan. Tapi kalau dipikir-pikir manusianya kok gak makin canggih, ya?. Yang jamak terjadi malah makin kirit (berpikir sempit) dan kidal (berpikir dangkal).

Jadi ada kondisi paradok kita temukan. Semakin canggih teknologi ternyata sebagian besar manusianya makin kurang budi. Kata anak-anak gaul hari ini, “HP sih smart, tapi orangnya kagak smart, men, hehe”. Oh, pantas aja temanya kali ini Smart Phone and Smart Man.

Oke, begitulah pembaca kaltimtoday.com yang budiman. Hari ini manusia boleh dikatakan tidak siap dengan hasil produk teknologinya sendiri. Hal ini jika kita komparasikan dengan situasi zaman pada 7 abad silam.

Zaman itu belum ada listrik tapi semangat anak muda belajar kala itu sungguh tak kenal waktu. Siang malam habis untuk belajar. Zaman itu juga tidak ada laptop, eh laptop, bahkan buku dan pulpen saja belum ada, tetapi produktivitas ilmiah di zaman itu sungguh sangat luar biasa.

Bandingkan dengan hari ini, semua fasilitas hampir telah tersedia. Listrik, laptop, handphone, internet dan e-book sudah ada digenggaman. Tetapi produktivitas manusia modern boleh dikatakan sangat memprihatinkan.

Yang pelajar lebih banyak di mall daripada perpustakaan. Setiap hari lebih enjoy buka facebook daripada buku pelajaran. Bahkan saat belajar di kelas pun, tidak sedikit yang lebih fokus ber-SMS-an sama pacar daripada memperhatikan pelajaran. Coba, apa ini?

Inilah tantangan kita bersama, khususnya para orang tua. Pepatah yang mengatakan bahwa semut mati di gudang gula dan tikus mati di lumbung padi sepertinya berlaku bagi generasi muda hari ini. Oleh karena itu waspadalah, waspadalah, dan waspadalah!.

Jangan sampai hancur masa depan putra dan putri kita justru karena kecanggihan teknologi. Jika punya smart phone seharusnya juga harus bisa menjadi smart man. Sadarilah dari sekarang dan mari bersama menjadi smart man, sekalipun tidak punya smart phone!.[KTC]

Redaksi kaltimtoday.com.


Foto: ilustrasi/HealthMadeEasy.com

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.