News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Generasi Muda, Cerdaslah Memilih Musik!

Generasi Muda, Cerdaslah Memilih Musik!


KALTIMTODAY -- TIDAK semua yang baru itu bermutu! Sebaliknya tidak semua yang lama itu kuno!. Hal ini nampaknya berlaku dalam bidang seni suara atau sering kita kenal dengan istilah lagu. 

Siapapun pasti ngerti dengan yang namanya lagu, termasuk anak bayi berusia satu tahun, dengan bahasanya, mereka pun bisa merespon sebuah lagu yang sering didengarnya.

Tetapi tidak semua orang mengerti esensi lagu. Kebanyakan sekedar senang dengan nada irama tanpa peduli pada lirik yang dinyanyikan. Itulah mengapa lagu yang populer pada dua dekade terakhir didominasi oleh lagu yang boleh dikatakan miskin sastra dan lemah makna. Sekalipun masih ada satu dua lagu yang bernilai. Namun, mayoritas lagu-lagu yang hadir belakangan terbilang biasa dan kurang mencerahkan.

Bahkan dalam segmen tertentu, tepatnya segmen anak-anak, Indonesia mengalami krisis lagu. Tidak banyak karya lagu untuk anak-anak yang muncul kepermukaan bagi segmen anak-anak sejak akhir tahun 90-an hingga saat ini.

Akhirnya, anak-anak kecil hari ini banyak yang bernyanyi lagu dewasa yang belum tentu mereka memahami lagu itu. Tetapi karena kondisi lingkungan sudah terbiasa dengan lagu seperti itu, banyak di antara anak-anak kecil Indonesia yang dewasa sebelum waktunya, terutama dalam urusan rasa dan cinta. Jadi jangan heran kalau lihat anak SD sudah pintar bilang pacaran.

Jadi mendengar lagu kita pun harus selektif. Kalau bisa kita pilih lagu yang mampu membuat kita berpikir, terdorong untuk lebih banyak belajar, atau membuat kita menjadi orang yang berbudi pekerti mulia dengan mengenal lebih jauh dan dalam tentang ajaran hidup dalam agama. Bukan lagu yang sekedar enak didengar, enak dinyanyikan, dan disukai banyak orang.

Seperti lagu dari Ebit G. Ade yang berjudul "Titip Rindu Buat Ayah". Lagu ini sangat mencerahkan, terutama bagi mereka yang hidup di perantauan yang jauh dari keluarga, terutama ibu dan ayahnya. Lagu itu bercerita tentang kehidupan seorang ayah yang terus berjuang untuk kehidupan anak-anaknya. Tak peduli matahari yang panas menyengat, beban yang berat menekan, ayah tetap setia.

Bahumu yang dulu kekar
Legam terbakar matahari
Kini kurus dan terbungkuk
Namun semangat tak pernah pudar
Meski langkahmu kadang gemetar, kau tetap setia



Sayangnya lagu ini tidak populer di kalangan mahasiswa yang pergi meninggalkan kampung halamannya. Akibatnya mereka kurang mengenal jerih payah sang ayah yang begitu berharap anak-anaknya yang kuliah di luar pulau bisa menjadi anak yang sukses.

Alih-alih belajar serius, disiplin dalam belajar, kebanyakan hari ini mereka malah ‘memeras’ kedua orang tuanya. Keduanya sering dibohongi untuk meloloskan segala keinginan sesaatnya. Ayah dan ibunya sering dibohongi. Sekiranya mereka mau mendengar lagu Ebit G. Ade itu, niscaya mereka akan berpikir ulang untuk berbuat tidak pantas kepada kedua orang tuanya.

Sepintas mungkin sepele hanya soal lagu. Tetapi tidak ada sikap baik dan buruk kecuali diawali dengan pembiasaan hal-hal kecil. Maka dari itu Barat punya pepatah menarik, "Attitude is small thing but make a big different".

Sikap itu adalah sesuatu yang kecil, tetapi bisa membuat perbedaan yang besar. Pasti tidak sama perilaku orang yang sering mendengar lagu keluhan, cengeng, lagu cinta, lagu syahwat, lagu miskin makna dengan mereka yang terbiasa mendengar lagu penuh arti peneguh hati. Pasti tidak sama, pepatah melayu mengatakan ‘Ala bisa karena biasa’.

Jadi selektiflah mendengar lagu. Tidak semua lagu yang kita anggap baik itu berguna bagi jiwa raga apalagi keluarga kita. Jangan lihat lagu dari kapan ia muncul tapi lihatlah apa pesan inti lagu yang muncul itu.

Sekalipun sebuah lagu hadir di tahun 2012 kalau tidak mencerahkan akal dan budi, apa layaknya untuk kita dengar? Sebaliknya meskipun muncul di era 80/90-an tapi bisa menstimulasi kita tentang arti hidup, menumbuhkan akal budi, kenapa kita menolaknya hanya karena gengsi dengan orang lain?

Orang cerdas adalah orang yang berani memilih apa yang bermanfaat bagi dirinya yang dengan itu ia bisa memberi manfaat kepada orang lain sebanyak-banyaknya. Jadi lagu sebenarnya bisa menambah kecerdasan kita, kalau kita tahu dan mau.



Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.