News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Inilah Pelajaran dari Kemenangan Spanyol!

Inilah Pelajaran dari Kemenangan Spanyol!

KALTIMTODAY -- LUAR BIASA!, itulah mungkin kata yang tepat untuk menggambarkan skuad Spanyol yang baru saja melibas Italia dengan skor 4 : 0. Skor yang menjadi rekor baru dalam final sepak bola selama penyelenggaraan Euro Cup.

Konsistensi permainan negeri Matador itu mampu mengantarkan mereka lolos sebagai pemenang di Euro 2012, setelah sebelumnya juga sukses meraih Euro 2008 dan Piala Dunia 2010. Sebuah prestasi yang juga mencatat rekor baru persepakbolaan dunia.

Spanyol benar-benar memukau. Namun ada sesuatu yang sangat penting dan mendasar untuk diketahui publik Indonesia. Yaitu mengapa Spanyol selalu tampil memukau setidaknya dalam 6 tahun terakhir. Bahkan tidak saja menang tapi juga mencatat rekor baru. Mari kita lihat dari perspektif filosofis.

Pertama adalah idealisme. Skuad Spanyol menyadari betul bahwa keberadaan mereka di Euro Cup 2012 adalah untuk menjadi pemenang dalam rangka mencatat sejarah baru. Idealisme itulah yang mendorong tim yang dikomandani oleh Iker Cassilas selalu kompak, rapi, disiplin dan penuh improvisasi dalam setiap laga yang dijalaninya.

Orang mungkin akan berkata bahwa Spanyol pantas juara karena hampir semua personelnya berkelas, berpengalaman, dan bermental juara. Semua itu tidak salah, namun yang paling spesifik ialah idealisme yang sama para serdadunya untuk menang.

Logikanya sederhana, Indonesia memiliki banyak profesor doktor, yang sebagian besar juga duduk sebagai pejabat publik di tanah air. Tetapi ketika idealisme itu berbeda, apalagi bertentangan, lihat saja bagaimana hasilnya. Kita semua pun merasakan akibat dari tidak samanya idealisme ini.

Kedua, Spanyol memang tidak berangkat hanya dengan idealisme. Mereka punya mekanisme kerja tim. Gaya permainan Xavi Hernandez cs menunjukkan suatu ritme permainan yang sangat dinamis dan konsisten. Sebuah gaya bermain yang belum dimiliki tim manapun.

Sempat Portugal berhasil mengimbangi gaya permainan tim Matador, tetapi lagi-lagi, kualitas pemain Spanyol memang belum saatnya disandingkan dengan kualitas pemain Portugis. Negeri pencari rempah-rempah yang akhirnya menjajah Indonesia selama kurang lebih 3 tahun lamanya itu.

Dua hal inilah yang menjadi kunci utama di balik sukses Spanyol menjuarai tiga even bergengsi selama tiga kali berturut-turut. Torres cs mampu bermain dengan gaya yang sangat apik. Tidak ada egoisme terlihat dari gaya permainan mereka, khususnya di final dini hari tadi.

Siapa mencetak gol bukan persoalan penting bagi Spanyol. Tetapi bagaimana tim menang itulah target utama mereka. Seperti ketika menghadapi Italia di final beberapa jam lalu, Torres yang memiliki peluang untuk mencetak gol kedua rela mengumpan bola kepada Juan Mata yang baru saja masuk pada menit-menit akhir pertandingan untuk berbagi gol.

Inilah salah satu sudut pandang yang perlu kita gunakan untuk memaknai kemenangan Spanyol di Euro Cup 2012. Sayangnya di Indonesia orang masih suka berdebat siapa yang memimpin, bukan pada masalah siapa yang sanggup membawa negeri ini menjadi lebih baik. Akhirnya orang berlomba-lomba ingin menjadi pejabat -kalau dalam sepak bola ingin mencetak gol-. Karena begitu banyaknya yang bernafsu menjadi pejabat, tak satu pun orang di negeri ini yang mau menjadi "penjaga gawang". Pembaca tahu, kan, apa akibatnya?.

Sekiranya Indonesia, negara yang kita cintai bersama ini memiliki idealisme dan mekanisme yang berbanding lurus, tentu sangat mungkin Indonesia akan menjadi negara besar, negara yang maju, adil dan makmur. Tetapi karena elit politik di negeri ini masih belum punya idealisme yang sama, akhirnya tidak ada mekanisme menuju kemajuan dan kemakmuran.

Belajarlah dari kemenangan Spanyol. Berolahraga dengan spirit kebersamaan dan kekeluargaan, bukan dengan persaingan apalagi permusuhan. Itulah kunci sukses mereka.

Terakhir, selamat kepada Spanyol atas kemenangannya. Dan, kepada Indonesia mari kita bangun idealisme dan mekanisme sekaligus dengan prinsip kebersamaan dan kekeluargaan. Jika Spanyol menang, masak sih kita tidak?.[KTC]

Redaksi kaltimtoday.com.

Foto: Tim Matador merayakan kemenangan/Eufa.com

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.