News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Jawara EURO 2012, Inilah Kehebatan Spanyol Lainnya...

Jawara EURO 2012, Inilah Kehebatan Spanyol Lainnya...

KALTIMTODAY -- EUFORIA kemenangan Spanyol sebagai jawara Euro Cup 2012 memang sudah berlalu. Tetapi nuansa kegembiraan itu masih menyelimuti seantero negeri Matador.

Selain itu, kemenangan tersebut juga akan mendorong peningkatan kualitas sepak bola Spanyol yang oleh Cesare Prandeli dinilai telah mengalami perubahan revolusioner.

Spanyol memang negeri legendaris, terutama jika dilihat dari jejak peradaban manusia, di mana Spanyol kala itu menjadi pemicu kemajuan sains dan teknologi di seantero benua biru Eropa. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran manusia-manusia unggul yang mempercantik sejarah Spanyol pada 7 abad lalu.

Satu di antaranya adalah Ibnu Rusyd (Averroes). Nama aslinya adalah Abu Al-Walid Muhammad bin Ahmad bin Rusyd. Lahir di Cordoba pada tahun 520 H/ 1126 M. Kala dewasa Ibnu Rusyd sempat menjadi hakim di Cordoba dan Sevilla.

Ibnu Rusyd atau Averroes adalah seorang anak yang sejak belia memiliki kegemaran belajar yang sangat mengagumkan. Bayangkan, tatkala menginjak usia matang ia mampu menguasai berbagai macam disiplin ilmu; al-Qur’an, fisika, teologi, fiqh, astronomi, matematika, ilmu kedokteran dan juga filsafat.

Bahkan karena keahliannya yang multidisipliner itu, penulis buku, ‘Tahafut Al-Tahafut’ (Kerancuan dalam kerancuan) itu dijuluki sebagai komentator Aristoteles terbesar (The Great Comentator of Aristoteles).

Hal itu tidak lain karena Ibnu Rusyd berhasil menulis sejumlah komentar terhadap karya-karya Aristoteles; De Organon, De Anima, Phiysica, Metaphisica, De Partibus Animalia, Parna Naturalisi, Metodologica, Rhetorica, dan Nichomachean Ethick.

Dengan komentarnya itu, Ibnu Rusyd dianggap telah berhasil menghadirkan kembali pemikiran Aristoteles secara lengkap. Di sini terlihat kemampuan Ibnu Rusyd yang sangat luar biasa dalam melakukan pengamatan. Wajar jika kemudian berabad-abad kemudian pemikirannya mempengaruhi tradisi intelektual di Barat.

Satu prestasi besar Ibnu Rusyd lainnya adalah keberhasilannya mempertemukan antara agama dan filsafat. Karna itu pada abad 13 M banyak tokoh gereja dan umat Kristiani belajar kepada para filsuf Muslim.

Lebih dari itu, pemikiran Ibnu Rusyd sangat populer di Barat. Hal itu lagi-lagi karena konsep integrasi filsafat dan agama yang berhasil dikonstruknya. Sejak diterjemahkan (1230), pemikiran hakim Cordoba itu tersebar luas di Eropa dan diterapkan di gereja-gereja, sehingga menjadi gerakan Averroisme yang berlangsung selama 3 abad.

Tidak saja itu, Ibnu Rusyd juga seorang tokoh perintis ilmu jaringan tubuh (Histology). Ia juga berjasa dalam bidang penelitian pembuluh darah dan penyakit cacar. Wah, jadi sangat luar biasa, bukan?!. Sampai sekarang pun penyakit cacar itu tetap ada, loh. Dan, Ibnu Rusyd telah menemukan penawarnya sejak 7 abad lalu.

Sekalipun telah menguasai berbagai macam disiplin ilmu dan sibuk dengan profesinya sebagai seorang hakim, Ibnu Rusyd tetap tidak pernah meninggalkan aktivitas tulis-menulisnya. Ia menghasilkan lebih dari 70 karya buku. Dua puluh diantaranya merupakan karya yang membahas tentang kodekteran; Al-Kulliyyat fi al-Thibb, yang kemudian diterjemahkan dalam Bahasa Latin dan Inggris dengan judul General Rules of Medicine.

Beberapa di antara sejumlah karya Ibnu Rusyd itu tersimpan rapi di Perpustakaan Escurial, Madrid, dan Spanyol. Sungguh luar biasa Ibnu Rusyd, ilmuwan Muslim Eropa yang berhasil menginspirasi dunia.

Inilah sekelumit kisah tentang Ibnu Rusyd tokoh dunia dari Spanyol. Generasi Indonesia patut menjadikannya sebagai contoh dalam kehidupan. Ia seorang ilmuwan yang menguasai banyak sekali bidang ilmu. Satu di antaranya yang paling mungkin ditiru adalah semangat belajar dan menulisnya.

Karena tulisan itulah Ibnu Rusyd kekal dalam tinta sejarah dan terus berdinamika mewarnai peradaban dunia. Benar pepatah Yunani yang mengatakan, Verba Volant Scripta Manent. Artinya, ucapan akan hilang sedangkan tulisan akan abadi. Jadi Spanyol tidak saja punya tim bola yang hebat, tapi juga sejarah ilmuwan yang unggul.[KTC]

Redaksi kaltimtoday.com.

Foto: Ilustrasi bendera negara Spanyol saat ini/Google.com

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.