News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Selamat Berpuasa Ramadhan, Berbahagialah!

Selamat Berpuasa Ramadhan, Berbahagialah!



KALTIMTODAY -- SETIAP sesuatu ada kuncinya. Orang cerdas punya kunci belajar yang efektif. Pengusaha besar juga punya kunci strategi bisnis yang handal. Termasuk untuk menjadi orang bahagia ada kunci utamanya.

Kunci utama untuk menjadi orang yang bahagia itu adalah puasa. Nabi Muhammad bersabda, “Puasalah kamu untuk kesehatanmu”. Dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 183, Allah berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”.

Jika manusia berbagi kepada sesama tentang tips-tips untuk bahagia. Maka Islam mewajibkan umatnya untuk bisa menjadi orang yang bahagia. 

Bahagia dalam Islam adalah mampu mengenal Allah dengan sebaik-baiknya, hingga muncul kecintaan yang mendalam terhadap Allah dan Rasul-Nya, sekaligus kontrol yang tinggi terhadap kehendaknya yang berpotensi mengundang dosa dan laknat Tuhan.

Dalam bahasa para khatib tatkala khutbah Shalat Jumat, bertakwa itu berusaha sepenuh kekuatan untuk mentaati perintah Allah dan menjauhi segala larangan Allah. Takwa akan sangat mungkin terwujud jika umat Islam benar-benar siap mengisi Ramadhan dengan target menjadi orang yang bahagia, yaitu orang yang bertakwa.

Dengan puasa seorang Muslim bisa merasakan bagaimana kondisi tidak makan seharian. Padahal saudara-saudara kita yang kesulitan mencari makan terbilang sangat banyak di negeri ini. Dengan berpuasa, kita dirangsang untuk memiliki kepekaan terhadap sesama dan berbagi dengan mereka yang sangat membutuhkan.

Selain itu dengan puasa, seorang manusia sangat mungkin menjadi pemaaf dan mampu berpikir jernih. Hal itu akan mendorong mereka yang berpuasa bersegera dalam menyambung kembali tali persaudaraan dan bergegas untuk bisa menjadi insan yang berbudi pekerti mulia.

Bahkan puasa akan membantu mereka yang menjalankannya dengan baik untuk pemulihan dari berbagai macam penyakit, termasuk penyakit magh. Sebab di Bulan Ramadhan, seorang Muslim akan mengalami peningkatan gradasi iman dan takwa. Pada saat yang sama optimisme semakin baik. Semua itu akan sangat membantu proses penyembuhan siapa saja yang sedang sakit, tetapi punya komitmen untuk berpuasa dengan sempurna.

Dari sisi psikologis, puasa akan sangat membantu manusia terhindar dari sifat rakus, serakah atau pun materialis, dan pemarah. Puasa mampu mengatasi semua sifat-sifat buruk tadi. Bahkan dengan puasa, pola makan akan terjaga, sehingga kemungkinan terserang penyakit akan sangat kecil.

Nah, ini yang paling hebat, puasa juga bisa meningkatkan kecerdasan para pelajar yang gemar belajar. Dengan berpuasa, pencernaan kita tidak dibebani oleh pekerjaan yang selama ini rutin dilakukannya selama tidak puasa. Dengan kondisi seperti itu, otak dapat bekerja secara maksimal, sehingga proses penyerapan ilmu dari setiap aktivitas pembelajaran akan sangat mudah dilakukan.

Lalu, bagaimana kalau ternyata saat puasa kita justru banyak mengantuk, lemah dan tidak bergairah? Itu berarti kita harus belajar memahami filosofi puasa itu sendiri, termasuk mengevaluasi niat kita dalam berpuasa. Ingin menjadi orang takwa yang merupakan syarat untuk bahagia. Atau sekedar menjalani ibadah puasa tidak lebih dari sekedar ikut-ikutan? 

Jika itu yang terjadi, maka puasa akan gagal mewujudkan fungsi utamanya sebagai kunci dari segala kebahagiaan kehidupan. 

Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1433 Hijriyah, semoga kita semua berhasil menjadi manusia bahagia sejati, serta menjadi pemenang di dunia dan selamat di akhirat kelak. Salam hangat redaksi www.kaltimtoday.com.  




Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.