News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Wamen: Kaltara tak Ganggu Politik Kaltim

Wamen: Kaltara tak Ganggu Politik Kaltim

KALTIMTODAY -- Wakil Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia, Denny Indrayana, mengatakan pembantukan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) yang akan terlepas dari Kalimantan Timur (Kaltim) telah melalui berbagai kajian dan analisa sehingga tidak akan mengganggu stabilitas politik dan ekonomi provinsi induk.

Hal itu disampaikan Denny Indrayana, ketika memberikan kuliah umum Diklat Kepemimpinan Tingkat IV dari Kota Bontang di Gedung Pusat Kajian Pendidikan dan Pelatihan Aparatur Lembaga Administrasi Negara (PKP2A LAN) Samarinda, belum lama ini.

Menurut dia, pemerintah melalui Kementarian Dalam Negeri telah melakukan moratorium pembentukan daerah baru. Ketika kebijakan tersebut kembali diberlakukan, tentulah semua keinginan pemekaran telah melalui kajian dan analisis matang.

Dia menegaskan, jika Kaltara terbentuk, diharapkan terjadi peningkatan ekonomi, kesejahteraan masyarakat dan membaiknya sistem demokrasi. Sehingga, pembentukan satu daerah baru tidak hanya diartikan terbukanya peluang untuk menjadi pemimpin baru.

"Jadi yang dibangun bukan hanya kantor bupati atau kantor walikota saja yang dibangun dengan megah, sementara pembangunan infrastruktur dan kehidupan masyarakat tetap tidak ada kemajuan," tegasnya.

Di hadapan peserta Diklat Kepemimpinan dari Kota Bontang, Denny menjelaskan tentang beberapa kemajuan penting dapat dicapai Indonesia selama beberapa tahun terakhir yang membawa peringkat Indonesia meningkat diantara negara-negara di Asean.

Beberapa kemajuan yang telah dicapai Indonesia adalah membaiknya sistem demokrasi, kebebesan pers, meningkatnya pemberantasan korupsi dan peningkatan indek pembangunan manusisa Indoensia.

"Semua ini karena membaiknya sistem pemerintahan di seluruh Indonesia termasuk Kaltim. Begitu juga dengan pembangunan manusia dengan kategori kesehatan, pendidikan dan pendapatan perkapita yang terus membaik," ujarnya.

Indek Pembangunan Manusia (IPM) Kaltim saja berada pada peringkat lima dari 33 provinsi. Ini menandakan tiga komponen yang dinilai telah berjalan dan dilaksanakan dengan baik oleh Kaltim.

Sementara itu, Kepala PKP2A LAN, Meiliana mengatakan suatu kebanggaan dapat menghadirkan Wamenkumham Denny Indrayana di hadapan peserta Diklat dari Bontang untuk memberi kuliah umum. Apalagi, Wamenkumham adalah putra Kalimantan yang pasti memiliki hubungan emosional dengan masyarakat Kalimantan.

"Dalam kuliah umum ini, terjadi transfer knowledge, berbagi ilmu dan pengalaman seorang Wamenkumham kepada para peserta yang akan menjadi pemimpin Kaltim masa mendatang," harapnya. (yul/hmsprov).

Foto : Denny Indrayana

Source: Pemprov Kaltim

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.