News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Waspada Tingkat Pengangguran Terbuka di Kaltim!

Waspada Tingkat Pengangguran Terbuka di Kaltim!


KALTIMTODAY -- Hingga Februari 2012, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kalimantan Timur mencapai 170.138 orang atau 9,29 persen dari total angkatan kerja. Tingkat pengangguran ini harus terus ditekan agar tidak menjadi potensi pemicu permasalahan sosial di daerah. 

Salah satu upaya yang digencarkan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltim melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengembangan Produktifitas Daerah (PPD) untuk menciptakan kesempatan kerja, terutama bagi masyarakat pedesaan adalah dengan pembinaan desa produktif.

"Pembinaan desa produktif adalah upaya untuk memberdayakan potensi masyarakat desa agar mampu memanfaatkan secara optimal seluruh potensi ekonomi desa setempat, meliputi sumber daya alam, sumber daya manusia dan letak geografis desa tersebut," kata Kepala Disnakertrans Kaltim Ir H Ichwansyah saat membuka Pembinaan Desa Produktif di Kelurahan Karang Joang, Balikpapan, belum lama ini.

Pembinaan desa produktif akan menjadi rangkaian upaya penciptaan kesempatan kerja memanfaatkan potensi sumber daya setempat sehingga secara langsung akan berdampak pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

Dari namanya saja, mudah dipahami bahwa pengembangan desa produktif, tidak mungkin hanya mengandalkan inisiatif, terobosan dan kegigihan pemerintah. Dibutuhkan etos kerja dan semangat produktivitas masyarakat setempat untuk mengelola semua potensi unggulan yang dimiliki.

"Langkah yang harus dikembangkan adalah membentuk kelompok-kelompok usaha pedesaan dan kelompok ekonomi kreatif yang saling bekerja sama dalam menciptakan produk barang dan jasa bernilai ekonomi, serta berusaha untuk selalu mencari peluang-peluang baru dalam rangka peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat pedesaan," ungkap Ichwansyah.

Ichwansyah menambahkan, selain motivasi dari masyarakat, pengembangan desa produktif ini akan lebih berhasil jika terbangun sinergitas yang baik antara instansi pemerintah dan lembaga terkait untuk mendukung terciptanya peningkatan produktivitas masyarakat desa.

Sementara itu, Kepala UPTD PPD Disnakertrans Kaltim, Hj. Hetty Msi menambahkan pembinaan desa produktif, seperti dilakukan di Kelurahan Karang Joang, Balikpapan, tentu saja akan mengarah pada pembinaan dan pengembangan usaha-usaha sektor informal dengan dukungan aspek sumber daya manusia, teknologi, pemasaran, produksi dan manajemen pengelolaan

Kegiatan-kegiatan terdahulu, seperti program Padat Karya Produktif dan pelatihan-pelatihan keterampilan lainya yang terbukti mampu menciptakan lapangan kerja baru, perlu terus dikembangkan dan ditindaklajuti dengan membentuk dan memberdayakan unit-unit usaha demi peningkatan nilai tambah produk masyarakat pedesaan.

Apalagi data BPS hingga tahun 2011 menyebutkan bahwa tenaga kerja yang terserap di sektor informal di Kaltim adalah sebesar 62,71% dan hanya 37,29 % terserap pada sektor formal

"Dengan lahirnya wirausaha-wirausaha produktif dalam skala mikro di sektor informal, diharapkan akan mendorong peningkatan pendapatan masyarakat dengan serapan tenaga kerja baru yang lebih besar di pedesaan. Jika bisa terus dioptimalkan dengan sinergi yang tepat, maka program ini akan memberi manfaat besar bagi masyarakat," beber Hetty.

Sedangkan mengenai pembinaan desa produktif di Kelurahan Karang Joang dilakukan karena kelurahan ini memiliki potensi pengembangan produk makanan ringan berbahan tanaman lokal seperti singkong dan lainnya yang nantinya diharapkan bisa menjadi produk andalan Kota Balikpapan. (sul/hmsprov)


Sumber: Humas Pemprov
Foto: Produk kerajinan masyarakat.

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.