News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Dana Lumbung Pangan Kaltim Rp2,3 Miliar

Dana Lumbung Pangan Kaltim Rp2,3 Miliar


KALTIMTODAY -- Alokasi dana untuk pengembangan program Lumbung Pangan di Kaltim sejak 2009-2012 mencapai Rp2.307.830.000. Masing-masing terbagi Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN)-Anggaran Pendapatan Belanja daerah (APBD) II sebesar Rp1,77 miliar dan APBD Provinsi Rp531 juta.

Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (BKPP) Kaltim H Syaiful Akhyar mengatakan pengembangan cadangan pangan masyarakat dilakukan melalui pemberdayaan kelembagaan lumbung pangan masyarakat dan hingga saat ini telah teralokasikan sebesar Rp2,3 miliar.

Lumbung pangan masyarakat merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang diharapkan terpenuhinya pangan bagi rumah tangga yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup baik jumlah maupun mutunya, aman dan merata serta terjangkau. Apalagi, pangan merupakan kebutuhan dasar masyarakat.

"Pemenuhan pangan merupakan hak asasi setiap orang dan pemerintah wajib melakukan kebijakan itu," ujar Syaiful Akhyar, Selasa (24/7) lalu.

Untuk kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) Lumbung Pangan tahun anggaran 2009-2012 dengan sumber dana APBD Provinsi untuk kegiatan peningkatan ketahanan pangan (pertanian/perkebunan) terdapat di delapan lokasi di tujuh kabupaten dan kota.

Kegiatan berupa Penguatan Modal Usaha Kelompok (PMUK) yang diperuntukkan pembangunan fisik atau penguatan modal bagian dari pemberdayaan kelompok lumbung sebagai cadangan pangan masyarakat desa pada saat paceklik/rawan pangan.

Masing-masing diberikan bantuan sebesar Rp50 juta terdiri dari Kelompok Tani Makmur Kecamatan Lempake Samarinda, Kelompok Tani Pelita Jaya Kecamatan Long Kali Kabupaten Paser dan Kelompok Tani Sumber Karya Kecamatan Gunung Tabur Kabupaten Berau.

Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Wonosari Kecamatan Sepaku Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kelompok Tani Usaha Maju Sejahtera Kecamatan Samboja Kabupaten Kutai Kartanegara serta Kelompok Tani Sipureo Sipureno Kabupaten Nunukan.

Gabungan Kelompok Tani Multi Wirajaya Kabupaten Bulungan serta pembangunan lumbung pangan sebagai cadangan pangan di sentra produksi. Khusus untuk Gapoktan Harapan Bersama Desa Sebakung Jaya Kecamatan Babulu Kabupaten Penajam Paser Utara sebesar Rp181 juta.

Sedangkan untuk program peningkatan diversifikasi dan ketahanan pangan masyarakat bersumber APBN dan APBD II tahun 2009 untuk pembangunan fisik lumbung masing-masing diberikan bantuan sebesar Rp30 juta terdapat di empat lokasi di empat kabupaten.

Terdiri dari Kelompok Tani Sejahtera III Kecamatan Tenggarong Kutai Kartanegara dan Kelompok Tani Gunung Cermin Kecamatan Sambaliung Berau serta Kelompok Tani LKD Desa Sanur Kecamatan Sebuku Nunukan dan Gapoktan Harapan Mulya Kecamatan Tanjung Palas Utara Bulungan.

Pengisian lumbung dan penguatan modal kelompok Bansos 2010-2011 masing-masing sebesar Rp40 juta untuk Kelompok Tani Gunung Cermin Kecamatan Sambaliung Berau serta Kelompok Tani LKD Desa Sanur Kecamatan Sebuku Nunukan dan Gapoktan Harapan Mulya Kecamatan Tanjung Palas Utara Bulungan.

Termasuk Bansos DAK 2011 dan APBD Kabupaten untuk pengisian cadangan dan penguatan modal bagi Kelompok Lapio Makmur Kecamatan Sebatik Barat Nunukan sebesar Rp90 juta.

Kelompok Alam Tani Maspul Kecamatan Nunukan Selatan sebesar Rp45 juta dan Kelompok Sinar Perbatasan Kecamatan Sebatik Induk Kabupaten Nunukan Rp50,9 juta serta Gapoktan Catur Manunggal Jaya Kecamatan Bongan Kutai Kartanegara Rp67,57 juta.

"Sesuai dengan standar pelayanan minimal bidang ketahanan pangan di provinsi dan kabupaten/kota tersedianya cadangan pemerintah di tingkat kabupaten/kota minimal sebesar 100 ton beras dan tingkat provinsi sebesar 200 ton beras. Guna mendukung ini perlu adanya lembaga cadangan pangan pemerintah di setiap daerah," jelas Syaiful. (yans/hmsprov)

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.