News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

KPPU Data Perusahaan Telekomunikasi

KPPU Data Perusahaan Telekomunikasi


KALTIMTODAY -- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim menerima kunjungan anggota Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Pusat, dalam rangka audiensi dan permintaan data terkait jumlah perusahaan penyedia layanan telekomunikasi di Kaltim.

Kedatangan anggota KPPU Pusat dipimpin Kepala Bagian Notifikasi yang juga Plt. Kepala Bagian Monitoring dan Evaluasi Merger, Biro Merger KPPU Pusat, Dewi Sita Yuliani, didampingi Head of Regional Representative Office Balikpapan KPPU Wilayah Kalimantan, Anang Triono, yang diterima oleh Kepala Diskominfo Kaltim, H Moh Jauhar Efendi di Kantor Diskominfo Kaltim, Samarinda, belum lama ini.

Dikatakan Jauhar, selain permintaan data terkait jumlah perusahaan penyedia layanan telekomunikasi, KPPU juga meminta data jumlah menara (tower) telekomunikasi yang ada di seluruh Kaltim.

"Mereka datang untuk memperoleh informasi dan memonitoring secara langsung persaingan usaha penyedia layanan telekomunikasi di Kaltim. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya persaingan usaha yang tidak sehat," kata Jauhar.

Dijelaskan Jauhar, penyebaran menara telekomunikasi di Kaltim memang tidak merata sesuai dengan jumlah penduduk dan perkembangan ekonomi suatu wilayah, sehingga dikhawatirkan terjadi persaingan tidak sehat.

Di beberapa kabupaten/kota seperti Samarinda dan Balikpapan bangunan menaranya cukup padat, tapi di sisi lain masih ada beberapa daerah di Kaltim yang masih blank spot area.

"Itu sebabnya Diskominfo memfasilitasi pembangunan tower untuk mengatasi blank spot area dimaksud, khususnya di kawasan perbatasan yang masih perlu perhatian serius di bidang ketersedian sarana telekominikasi," ujarnya.

Dalam paparannya, Jauhar mengatakan bahwa berdasarkan data yang diperolehnya dari kabupaten/kota maupun hasil inventarisir melalui perusahaan penyedia layanan telekomunikasi, jumlah menara di Kaltim telah mencapai 1.355 unit.

Menara milik perusahaan penyedia layanan telekomunikasi sebanyak 31 unit, sementara sisanya menara penyiaran seperti TVRI, RRI, serta Radio dan TV swasta, baik milik perusahaan, badan, maupun perorangan. (yul/hmsprov)

Foto: Jauhar Efendi

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.