News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

VIDEO: Lapar Menggedor Negeri Matador

VIDEO: Lapar Menggedor Negeri Matador


KALTIMTODAY -- PERCAYAKAH Anda, kalau hari ini kondisi masyarakat Spanyol lebih tragis dari pengemis di Indonesia? Percaya tidak percaya inilah faktanya. 

Spanyol yang baru saja berbangga dengan trofi Piala Eropanya kini harus tertunduk lesu dengan situasi ekonomi yang membelitnya. Kesuksesan Spanyol di lapangan hijau tidak berbanding lurus dengan kondisi ekonomi negaranya. 

Bahkan boleh jadi Spanyol  akan menjadi negeri Eropa pertama yang sepak bolanya akan dilanda krisis luar biasa. Sebelum akhirnya akan merambat ke Italia, Prancis, Jerman, Belanda dan Inggris.

Bayangkan, warga Spanyol kini harus makan dari tong sampah dan sebagian bertindak brutal dengan menjarah makanan di berbagai mini market. Tidak saja itu, pasukan muda negeri matador yang diprediksi akan menjuarai sepak bola Olimpiade London 2012 ternyata tersingkir lebih awal. Laga terbesar olahraga dunia itu pun tinggal menanti hasil pertandingan final antara kesebelasan Brazil kontra Meksiko.

Sebagaimana dilansir Euronews, Rabu (8/8/2012), Sindicato Andaluz de Trabajadores (SAT) mengorganisir penjarahan atas dua supermarket, satu di Ecija, Sevilla, dan satu di Arcos de la Frontera, Cadiz. 

Para penjarah terlihat memenuhi troli-troli belanja dengan bahan makanan, yang katanya akan dibagikan kepada orang-orang yang membutuhkan. Sebagian penjarah mengenakan seragam kaos berwarna hijau dan mengusung bendera. Anehnya tindakan penjarahan tersebut ternyata juga direkomendasi oleh sebagian politisi mereka. 

Miris memang. Sebagian masyarakat Spanyol lainnya harus mengais makanan di tong sampah. Oleh karena itu di Kota Girona semua tempat sampah milik supermarket dikunci dengan gembok. Hal itu agar tidak lagi ada lagi warga yang mengais makanan dari tong sampah yang notabene semua isi tong sampah itu adalah makanan sisa dan kadaluarsa. Hiii..., benar-benar pemandangan yang sangat mengerikan!.

Sementara itu, angka pengangguran kian beranjak naik, dan kini telah menyentuh angka 25 % atau seperempat penduduk Spanyol. 

Kondisi Spanyol dinilai lebih mengkhawatirkan dari pada kesehatan anggaran Italia. Spanyol mengalami kenaikan imbal hasil obligasi sepekan terakhir. "Dalam banyak hal, lebih mengkhawatirkan daripada Italia," kata Megan Greene, peneliti senior di Roubini Global Economics yang dikutip dari CNBC.com.

Kondisi perbankan Spanyol juga sangat mengkhawatirkan. Beban utang tinggi, tingkat pengangguran tinggi, pertumbuhan PDB stagnan, sementara itu tingkat kerusuhan sosial juga meningkat. 

Berarti masih beruntung dong pemerintah Indonesia. Sebab sekalipun rakyatnya banyak yang kelaparan tapi ndak sampai tuh mengais-ngais makanan kadaluarsa di tong sampah. Apalagi punya niat menjarah barang milik orang. 

Nah, makanya, sila pertama Pancasila itu mustinya harus selalu ditegakkan. Kalau nggak, yah Indonesia bisa kayak Spanyol nanti. Kalau begitu, kan, gawat!.


Foto: Demonstran warga Spanyol turun ke jalan/EuroNews.com

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.