News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

400 Miliar Untuk Jembatan Kembar

400 Miliar Untuk Jembatan Kembar



KALTIMTODAY --  Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kaltim, HM Taufik Fauzi, memastikan akhir Agustus atau awal September ini lelang untuk pembangunan Jembatan Kembar akan segera diselesaikan.

Proses lelang Jembatan Kembar sebenarnya sudah dilakukan, namun terjadi gagal lelang karena dari tiga kontraktor yang lolos pra kualifikasi, hanya dua kontraktor yang memasukkan penawaran dan sesuai dengan e-procurement, lelang harus diulang.

"Saat ini sudah dimulai kembali proses lelang dan paling lambat awal September sudah dapat ditentukan pemenangnya, untuk kemudian diajukan ke Gubernur," ujar Taufik, Selasa (7/8).

Mundurnya proses lelang ini menurut Taufik, juga karena ada beberapa masalah teknis terkait hasil konsultasi teknis DPU Kaltim di Pembangunan Jalan dan Jembatan Nasional (P2JN) Kementerian PU.

Karena pasca peristiwa runtuhnya Jembatan Kutai Kartanegara di Tenggarong, semua perencanaan pembangunan jembatan bentang panjang wajib dikonsultasikan ke Kementerian PU.

"Ada bentang panjang dan ke arah sisi darat. Karena bentang Jembatan Kembar ini cukup panjang (sekitar 220 meter), maka itu menjadi perhitungan tersendiri. Mungkin jika bentangnya pendek tidak ada permasalahan," ucapnya.

Taufik menjelaskan pembangunan Jembatan Kembar yang menggunakan design melengkung seperti Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu) ini juga membutuhkan fly over, untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di kedua sisi Sungai Mahakam.

"Kita sudah konsultasi dengan P2JN Kementerian PU, Jembatan Kembar membutuhkan tambahan fly over alias jalan layang di kedua sisinya, karena lahan di segmen Jalan Slamet Riyadi dan Jalan Bung Tomo terbatas. Sedangkan jalan pendekat mutlak diperlukan untuk memecah kemacetan," urainya.

Seperti diketahui awalnya pembangunan Jembatan Kembar diperkirakan menelan biaya sebesar Rp252 miliar yang kemudian ditetapkan dalam APBD Kaltim dengan sistem tahun jamak atau multiyears contract (MYC).

Namun, dalam perkembangannya biaya pembangunan bertambah Rp148 miliar, sehingga menjadi Rp400 miliar.

"Untuk total dananya kita sudah usulkan ke DPRD, tetapi belum tahu yang disetujui berapa, yang jelas untuk pekerjaan dengan sistem multiyears sudah disetujui. Dan untuk tahun ini akan mendapatkan dana dari APBD Perubahan sebesar Rp90 miliar," katanya.

Pembangunan Jembatan Kembar yang berdampingan dengan Jembatan Mahakam sangat dibutuhkan warga ibukota provinsi Kalimantan Timur sebagai penghubung akses jalan antara Samarinda Kota dan Samarinda Seberang.
Selain sebagai penghubung akses jalan, diharapkan Jembatan Kembar ini dapat menjadi solusi dari permasalahan kemacetan yang kerap terjadi di Jembatan Mahakam. (her/HMSPROV).

Foto : Maket Pembangunan jembatan kembar.(Ist)

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.