News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Cita-Citamu, Perbuatanmu!

Cita-Citamu, Perbuatanmu!

KALTIMTODAY -- Setiap manusia pasti memendam hasrat untuk menjadi lebih sukses dalam segala hal, baik dari aspek intelektual, emosional, sosial, finansial dan spiritual.

Tetapi, tidak semua orang mengerti dan mau bertindak benar-benar untuk mewujudkan semua itu. Kebanyakan malah tidak mengetahui harus berbuat apa, bahkan kenapa berbuat sesuatu.

Atas dasar apa orang melakukan sesuatu? Jika atas dasar ilmu dan tujuan yang jelas, maka pasti keberhasilan akan diraihnya. Jika hanya karena ikut-ikutan, biar gak dibilang ketinggalan zaman, maka jiwanya akan tersiksa dan akal pikirannya akan terganggu.

Jack Canfield dalam buku Strategi Pengembangan Diri karya Jen Z.A. Hans mengatakan; “Salah satu strategi terpenting unuk sukses adalah bertindak seolah-olah Anda sudah berda di tempat yang Anda inginkan.

Hal ini berarti Anda berpikir seperti, berbicara seperti, berpakaian seperti, bertindak seperti, dan merasa seperti orang yang sudah mencapai tujuan Anda.

Bertindak seolah-olah mengirimkan pesan sangat kuat pada pikiran bawah sadar Anda agar menemukan cara-cara kreatif untuk mencapai tujuan-tujuan Anda”
.

Sukses adalah suatu perjalanan, bukan tujuan. Oleh karena itu jangan biarkan sehari pun berlalu tanpa membangun jalan menuju sukses. Karena kesuksesan sejatinya adalah akumulasi hari-hari yang dilalui oleh manusia.

Evertything happens for a reason. For every effect there is a specific cause. Artinya, segala sesuatu terjadi karena alasan tertentu. Untuk setiap akibat ada sebab tertentu. Demikian diungkapkan Brian Tracy.

Mungkin paparan di atas akan semakin mudah dicerna, ketika kita melihat proses pendidikan di sekolah. Bagaimana anak-anak diminta untuk membuat naskah pidato, lalu membacakannya di depan kelas, seolah-olah dirinya benar-benar sedang berpidato dalam sebuah forum penting.

Jika siswa itu membuat naskah pidato dengan asal-asalan, maka sebenarnya dia tidak sedang ingin menjadi orang yang berguna. Karena hasil dari asal-asalan adalah kegagalan. Hal demikian berlaku dalam segala bidang kehidupan.

Coba lihat mereka yang hari ini sukses menjadi seorang ahli komunikasi, pasti mereka yang ketika belajar di waktu kecil benar-benar serius menempa diri untuk hal tersebut. Demikian mereka yang hari ini menjadi penulis unggul, pasti karena kebiasaan menulisnya yang dipupuk sejak dini.

Pertanyaanya adalah, apakah mereka ketika masa belajar itu asal-asalan atau penuh kesungguhan. Pasti belajar tidak kenal lelah. Mereka tidak pernah berpikir mau seperti apa nantinya, tetapi mereka punya satu keyakinan kuat bahwa usaha yang dipupuk sejak dini dengan berbuat seolah-olah tidak akan mengantarkannya ke suatu keadaan melainkan kesuksesan.

Tepat jika kemudian dikatakan bahwa sukses itu salah satunya adalah memberlakukan hukum tanam tua. Kita menuai hasil yang kita tanam. Whatsoever a man soweth, that also shall he reap.

Jadi, jika ada orang mengatakan punya cita-cita ini dan itu, lalu perbuatannya tidak mengarah pada ini dan itu, maka cukuplah satu bukti nyata, bahwa orang itu hanya pemimpi yang tak pernah bangun dari khayalannya!.

Persembahan Kaltimtoday.com
Foto: Ilustrasi/GoalSettingMotivation.com

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.