News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Geliat Pembangunan di Ibukota Kaltim

Geliat Pembangunan di Ibukota Kaltim

KALTIMTODAY -- Sebagai Ibukota Provinsi, Samarinda merupakan kota yang merupakan pusat kawasan industri dan jasa di Kaltim. Perekonomian Samarinda selama ini ditunjang oleh sektor industri dan jasa.

Guna mendukung perkembangan kota selama beberapa tahun ke depan Samarinda terus berbenah dengan membangun sejumlah infrastruktur penunjang.

Hal itu diklaim tidak lepas dari perhatian Pemprov Kaltim, dengan ikut mendukung pembangunan Kota Samarinda melalui bantuan dana provinsi yang diberikan setiap tahun, dengan melaksanakan pembangunan sejumlah proyek infrastruktur, antara lain Terminal Peti Kemas (TPK) Palaran yang selesai dibangun pada 2010 dan sudah beroperasi, pembangunan jalan akses menuju TPK Palaran, pembangunan Bandara Samarinda Baru (BSB) dan lanjutan pembangunan Jembatan Mahakam Kota (Mahkota) II.

Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengatakan pembangunan TPK Palaran adalah sebagai ganti dari pelabuhan Samarinda di Jalan Yos Sudarso. Namun saat ini TPK Palaran belum bisa beroperasi secara maksimal karena belum dibangunnya terminal penumpang dan general cargo.

Selain itu, sebagai penunjang dari TPK Palaran, Pemprov juga membangun jalan akses menuju TPK Palaran, yaitu pembangunan Jalan Poros Palaran sepanjang 18 kilometer dengan nilai Rp358 miliar menggunakan sistem multiyears. Jalan ini dicor beton (rigid pavement) dengan status jalan kelas I.

Progres fisik dari pembangunan jalan akses menuju TPK Palaran mencapai 11 persen (Juni 2012), dan telah terbangun sepanjang empat kilometer dari total panjang 18 kilometer. Sedangkan penyiapan badan jalan untuk pelebaran mencapai 65 persen.

"Kita harapkan pembangunan jalan poros Palaran ini bisa rampung sesuai target pada tahun depan, sehingga baik masyarakat maupun pengguna jalan lainnya dapat mengakses dengan nyaman," kata Awang.

Sementara untuk pembangunan BSB, Pemprov telah mengalokasikan dana Rp600 miliar melalui skema pembiayaan multiyears contract.

Saat ini sedang dilaksanakan pekerjaan pembangunan untuk sisi darat BSB yang terdiri dari tiga paket, yaitu pembentukan lahan (land development) dan bangunan khusus berupa jalan dan drainase, pembangunan gedung terminal dan bangunan penunjang.

Selain itu Pemprov juga melaksanakan lanjutan pembangunan Jembatan Mahkota II yang menghubungkan Samarinda Seberang dengan Samarinda sepanjang 740 meter yang juga merupakan bagian dari Jalan Lintas Kalimantan Poros Selatan.

"Yang jelas selama pembangunan itu untuk kepentingan masyarakat, Pemprov dan Pemkot Samarinda harus berjuang bersama untuk mewujudkannya, terlebih Samarinda adalah ibukota dari Kalimantan Timur," ucapnya. (her/hmsprov)

Foto: Pelabuhan Peti Kemas Palaran merupakan salah satu sarana pendukung Kota Samarinda sebagai kawasan jasa dan industry di kaltim.(dok/humasprov kaltim)

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.