News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Jangan Bedakan Suku, Agama dan Politik

Jangan Bedakan Suku, Agama dan Politik


KALTIMTODAY -- "Membangun Kaltim untuk Semua" bukanlah sebatas slogan tapi justru merupakan komitmen bersama. "Kita ingin melakukan pembangunan yang inklusif, pembangunan yang berkeadilan dan merata di seluruh Kaltim, pembangunan seluruh warga Kaltim, tanpa membeda-bedakan suku, agama, pandangan politik dan sebagainya," ujar Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak.

Hal tersebut disampaikannya pada acara Halal Bihalal dan Silaturahmi Akbar Masyarakat Kaltim yang diselenggarakan Forum Kewaspadaan Dini Persaudaraa Antar Masyarakat Kalimantan Timur (FKPMKT), Ahad lalu.

Halal Bihalal mengangkat tema "Mari Kita Rajut Persaudaraan, Memelihara Budaya Silaturahmi, Memperbanyak Dialog Antar Komponen Masyarakat untuk Hidup Rukun dan Damai dalam Kemajemukan".

"Pembangunan yang kita laksanakan untuk semua. Jadi jangan beda-bedakan suku dan agama maupun pandangan politik. Itu tekad kita bersama, mari kita semua melaksanakan tekad itu dengan sebaik-baiknya. Pembangunan tidak mungkin dilaksanakan oleh Pemerintah saja, pembangunan juga harus dilaksanakan seluruh lapisan masyarakat," ujar Gubernur.

Pada kesempatan itu, Gubernur mengemukakan, ada tiga agenda penting yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Kaltim, Pertama; menjadikan Kaltim sebagai daerah yang aman, daerah yang demokratis, damai dan didukung dengan pemerintahanan yang bersih dan berwibawa.

"Pada saat itu kita ingin mewujudkan Kaltim sebagai Island of Integrity. Alhamdulillah agenda tersebut telah berhasil dilaksanakan dengan baik," katanya yang kemudian melanjutkan; agenda kedua; mewujudkan ekonomi daerah yang memiliki daya saing dan prgram-program yang pro rakyat, dan agenda ketiga; meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan kesejahteraan rakyat.

Gubernur juga mengingatkan tentang lima hal yang perlu mendapat perhatian dan dukungan masyarakat kedepan. Pertama; stabilitas sosial dan politik. Stabilitas sosial dan politik sangat penting, karena sebentar lagi ada Pemilukada Kabupaten/Kota dan Pemilukada Gubernur.

"Kondisi yang aman dan damai di Kaltim harus kita jaga jangan gara-gara ada perbedaan pandangan dan politik, kita terpecah-belah. Mari kita hidupkan demokrasi yang baik," imbaunya.

Kedua lanjut Gubernur, kebutuhan dasar akan pangan. Kedaulatan pangan harus bisa diupayakan Kaltim. Ketiga, lapangan kerja. Keempat, tata kelola pemerintahan yang baik. Reformasi birokrasi harus terlaksna dengan baik, dan kelima; masalah kemiskinan.

Pada acara yang dihadiri Dewan Pembina FKPMKT Yos Soetomo, Ketua DPRD Kaltim H Mukmin Faisyal, Wakil Walikota H Nusyirwan Ismail, Polda, tokoh masyarakat, alim ulama, tokoh agama, tokoh paguyuban, pengusaha, tokoh pemuda dan wanita serta kalangan LSM itu, Gubernur mengatakan halal bihalal sangat penting.

Perkuat jalinan tali silaturrahmi di antara kita sesama warga Kaltim yang multi etnis dan beragam budaya serta adat istiadatnya. Hal ini secara langsung akan mem-pengaruhi dan memberikan dampak yang positif bagi pergaulan kehidupan dalam keluarga, masyarakat, bangsa dan negara kita. Dengan terciptanya harmonisasi saya yakin pergaulan kehidupan bangsa dan negara ini akan semakin baik, semakin sehat dan lebih maju.

"Empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara yang kita miliki yaitu pancasila, Undang-Undang Dasar 1945 , NKRI dan kebhinekaan adalah empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara yang harus kita pegang teguh. Saya yakin dengan bepregang teguh maka kita akan dapat melaksanakan tanggung jawab kita baik sebagai pejabat maupun warga negara yang lebih amanah pada generasi saat ini," katanya.(ina/hmsprov)

Foto: HALAL BIHALAL. Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak berpidato di hadapan keluarga besar masyarakat Kaltim. (fajar/humasprov kaltim).

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.