Kaltim Tawarkan Zona Ekonomi Trans Kalimantan

KALTIMTODAY -- Pada ajang internasional Indonesia International Infrastructure Conference and Exhibition (IIICE) 2012 yang dirangkai dengan Asia Pasifik Minister dan Regional Governor di Jakarta Convention Center Senayan, Kaltim kembali menjual potensi investasi di kawasan Kabupaten Kutai Timur.

"Kita telah menyiapkan kawasan seluas 26.500 hektare yang terdapat di Kabupaten Kutai Timur sebagai zona ekonomi Trans Kalimantan," kata Kepala Badan Perijinan dan Penanaman Modal Daerah (BPPMD) Kaltim HM Yadi Sabianoor di sela-sela Pameran Infrastruktur Jakarta, belum lama ini.

Menurut Yadi, kawasan tersebut melingkupi wilayah Maloy dan Bakrie Chemical and Integraty Industry. Pada kawasan ini akan dibangun berbagai proyek industri antaralain terminal batu bara dan pabrik kelapa sawit (crude palm oil/minyak mentah sawit).

Dari kawasan ini diharapkan mampu menyedot daya tarik investasi di Kaltim dan akan mampu memacu peningkatkan ekonomi daerah. "Hal ini sama dengan program pembangunan KIPIMaloy sejak awal, namun lebih terintegrasi," ujarnya.

Apalagi lanjutnya, hingga saat ini potensi kewilayahan yang dimiliki Kaltim sangat menunjang untuk pengembangannya. Diharapkan potensi yang dijual itu akan mampu menggerakkan perekonomian Kaltim bahkan tiga provinsi di Kaliamantan lainnya.

Karenanya, dalam ajang IIICE 2012 ini secara khusus Gubernur Awang Faroek akan memaparkan potensi dan peluang investasi di daerah, termasuk komitmen pemerintah daerah melalui pemberian ijin yang cepat dan mudah.

"Sesuai dengan keinginan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar daerah mampu mengembangkan pembangunan di daerahnya melalui kemitraan baik dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun swasta murni dalam dan luar negeri," jelas Yadi.

Usai pembukaan IIICE 2012 dan Asia Pasifik Minister dan Regional Governor, Gubernur Awang Faroek menyerahkan Perjanjian Awal sebagai kesepakatan bersama dengan Russian Railway untuk pembangunan rel kereta api yang disaksikan Presiden SBY dan Menteri Kabinet Indonesia Bersatu II. (yans/hmsprov)

Foto : Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak bersama pimpinan Russian Railways dan Kaltimantan Railways. Perusahaan Rusia ini melirik potensi investasi dari bisnis perkeretaapian di pulau Kalimantan. Kerjasama ini secara langsung juga akan mendukung keinginan Gubernur Awang Faroek untuk membangun Kaltim menjadi Zona Ekonomi Trans Kalimantan. (masdiansyah/humasprov)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel