News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Supermall Diklaim Bisa Serap 7.000 Tenaga Kerja

Supermall Diklaim Bisa Serap 7.000 Tenaga Kerja



KALTIMTODAY -- Pembangunan Supermall pada lahan eks Pusat Kegiatan Islam Balikpapan (Puskib) memberikan manfaat mampu membuka lapangan pekerjaan baru untuk lebih dari 7.000 orang serta memberikan multiplier effect kepada masyarakat Balikpapan.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak pada Rapat Paripurna XXIV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim dengan agenda Jawaban Pemprov Kaltim atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kaltim terhadap Laporan Pelaksanaan APBD dan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Gubernur 2011 di Ruang Rapat Utama DPRD Kaltim, Selasa (7/8) lalu.

Selain itu ujar Awang, pembangunan supermall Balikpapan mampu menarik investasi swasta lebih dari Rp1 triliun serta akan menjadi sumber pendapatan daerah dari pajak maupun retribusi bahkan menjadikan daya tarik baru bagi kemajuan Balikpapan.

Sementara itu ditinjau dari aspek tata ruang telah sesuai dengan berbagai dokumen rencana tata ruang baik rencana tata ruang eilayah nasional, RTRW provinsi maupun RTRW Kota maka Balikpapan merupakan Pusat Kajian Nasional.

Hal ini juga diklaim Awang searah dengan RTRW Kota Balikpapan yang salah satu muatannya menyebutkan bahwa tanah Pemprov dapat diperuntukkan sebagai kawasan komersial. Berarti arahan pengembangan kawasan di wilayah perkoataan sebagai lokasi pengembangan kawasan komersial modern seperti mall atau ruko.

Sedangkan untuk mencegah dampak lingkungan seperti banjir yang mungkin akan timbul sebagai akibat dari pembangunannya, maka pembangunan akan mengadopsi konsep pusat perbelanjaan modern yang berwawasan lingkungan .

Disesuaikan dengan dengan ketentuan pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum tentang pedoman teknis persyaratan gedung, yakni areal yang diperuntukkan bagi ruang terbuka hijau minimal 30 persen dari keseluruhan luas areal 4 Ha yang berfungsi sebagai wilayah serapan air.

Sedangkan untuk mengatasi kemacetan, maka pada tahun ini disusun Analisa Dampak Lalu Lintas akkibat pembangunan supermall dengan harapan dapat mengakomodasi padatnya arus lalulintas di sekitar kawasan pembangunan.

Selain itu, telah disusun Kajian Sosial Ekonomi Pembangunan Supermall yang dibuat Pusat Kajian Program Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah (PPKD) oleh Fakultas Ekonomi Universitas Mulawarman Samarinda.

"Serta penyusunan Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) oleh Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH) Universitas Mulawarman," jelas Awang Faroek.

Rapat Paripurna XXIV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim dengan agenda Jawaban Pemprov Kaltim atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kaltim terhadap Laporan Pelaksanaan APBD dan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Gubernur 2011 dipimpin Ketua DPRD Kaltim H Mukmin Faisal didampingi Hadi Mulyadi dan Yahya Anja serta dihadiri 29 anggota DPRD.(yans/hmsprov)

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.