News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

BKD Harus Melayani Bukan Dilayani!

BKD Harus Melayani Bukan Dilayani!

KALTIMTODAY -- Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltim melakukan banyak perubahan dalam upaya mencapai zona integritas (ZI) menuju wilayah bebas korupsi (WBK). Perubahan mendasar yang dilakukan adalah membangun prinsip melayani, bukan dilayani.

"Inilah perubahan mendasar yang menjadi komitmen jajaran BKD Kaltim. Prinsip yang terus ditanamkan adalah melayani, bukan dilayani. Semua pihak, apakah itu PNS, swasta atau masyarakat umum harus kita layani secara baik dengan sistem manajemen yang efektif dan efisien," kata Kepala BKD Kaltim HM Yadi Robyan Noor, beberapa waktu yang lalu.

Sejak 1 September 2012 lalu, BKD sudah menerapkan sistem informasi tamu dan surat. Sistem ini akan memberikan kemudahan bagi para yang berkunjung untuk berbagai urusan. Para tamu akan disambut petugas di meja depan (front office), kemudian menjelaskan maksud kunjungan sebelum diarahkan ke meja lainnya untuk mendapatkan penjelasan dari pejabat yang berwenang memberi penjelasan.

Para tamu akan mendapat pelayanan yang cepat sesuai keperluanyang diinginkan. Antrian diatur sedemikian rupa, sehingga para tamu tidak akan jenuh menunggu sebab pelayanan akan diberikan secara cepat dan terarah. Ruang tunggu juga dirancang dengan suasana yang nyaman dan sejuk.

"Sistem ini juga terkoneksi dengan jaringan internet. Dari Jakarta pun saya bisa memantau operasional BKD melalui jaringan online. Para tamu akan dilayani secara cepat oleh pejabat bidang terkait sesuai keperluan dengan waktu yang efisien," jelas Roby.

Secara internal, motivasi juga terus dipacu di jajaran BKD dalam bentuk penghargaan dan sertifikat bagi pegawai negeri sipil (PNS) dan non PNS (kru cleaning service dan satuan pengamanan) dengan kinerja terbaik setiap bulannya. PNS dan non PNS terbaik akan mendapat sertifikat dan penghargaan dalam bentuk unit barang.

Setiap PNS dan non PNS yang menjadi pegawai terbaik bulanan akan menerima sertifkat dan sebuah jam tangan. Tiga kali menjadi yang terbaik akan diberikan sepeda, lima kali menjadi yang terbaik akan menerima satu unit sepeda motor dan bagi yang mampu 10 kali menjadi yang terbaik, penghargaan yang akan diberikan berupa umroh.

"Pertanyaannya, dari mana dana itu kami siapkan? Dana itu bukan dari APBD, tapi dari kontribusi dari para pegawai. Inilah salah satu bentuk kontribusi nyata komitmen jajaran BKD untuk membangun Kaltim," ungkap Roby.

Roby juga menyebutkan, bentuk kinerja nyata jajaran BKD yang secara langsung akan dinikmati para PNS adalah rencana penyerahan SK kenaikan pangkat pada 1 Oktober 2012 kepada lebih 1.000 PNS di Kaltim.

"SK kenaikan pangkat ini akan diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Awang Faroek sebagai bentuk perhatian gubernur atas perubahan yang telah dilakukan di BKD. Kenaikan serentak per 1 Oktober dalam jumlah hingga lebih dari seribu orang ini memang belum pernah dilakukan. Kita sangat serius mengupayakan perubahan itu. Tepat waktu dan tepat personnya," beber Roby.

Dia menambahkan, perubahan dilakukan dalam bentuk reward berupa peningkatan pelayanan. Namun demikian, Roby mengingatkan, para PNS pun harus mampu bergerak cepat dan responsif mengikuti perubahan itu.

"Jika pelayanan terbaik sudah diberikan dan ternyata mereka masih lamban, mereka pasti akan kita tinggal," pungkas Roby. (sul/HMSPROV)

Foto : Yadi Robyan Noor

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.