News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Kaltim Targetkan 2014 Bebas Blank Spot Area

Kaltim Targetkan 2014 Bebas Blank Spot Area

KALTIMTODAY -- Pemprov terus berupaya mengurangi blank spot area atau wilayah yang tidak terkoneksi jaringan telekomunikasi di wilayah Kaltim, terutama di kawasan perbatasan dan daerah terpencil. Hal itu dilakukan untuk pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kaltim.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Abdullah Sani, mengatakan sesuai arahan Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak yang menginginkan seluruh wilayah Kaltim harus terhubung jaringan telekomunikasi, Diskominfo akan fokus terhadap hal tersebut.

"Kita akan fokus atasi blankspot area pada 2013 hingga desa paling ujung di Kaltim, sehingga pada 2014 semua wilayah di Kaltim sudah dapat terhubung jaringan telekomunikasi," ucap Sani, belum lama ini.

Berdasarkan data dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, untuk kawasan perbatasan Kaltim masih butuh sekitar 44 menara atau tower BTS (Base Transceiver Station).

Sani menjelaskan kondisi geografis Kaltim sangat luas dan terpencar, jadi sekalipun di suatu desa terdapat satu menara besar, namun tetap saja perlu ditunjang dengan menara-menara kecil agar seluruh wilayahnya terjangkau jaringan telekomunikasi.
Untuk itu, Diskominfo pada 2013 berencana membangun sembilan menara telekomunikasi untuk mengatasi blank spot area. Anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp22,5 miliar.

Kondisi saat ini, jumlah menara yang terpasang dan akan dibangun di kawasan perbatasan berjumlah 51 menara. Yakni pada 2010, Kemendagri membangun 22 menara. Rinciannya, Kutai Barat dan Malinau, masing-masing mendapat satu menara besar dan enam menara kecil. Sedangkan Nunukan mendapat dua menara besar dan enam menara kecil.

Pada 2012 dibangun 29 menara. Rinciannya, Pemprov Kaltim-Pemkab Malinau membangun sembilan menara yang sedang dan baru mulai tahap pengerjaan.

Satu tower dibangun Pemprov melalui APBD Kaltim 2012, tiga menara di tiga kabupaten perbatasan yang dibangun melalui bantuan keuangan APBD Kaltim 2012 dan lima menara lainnya dibangun di Malinau melalui APBD Malinau 2012.

"Sembilan menara itu dibangun di Long Nawang, Long Ampung, Long Berang, Data Dian, Long Lawe, Apau Ping Mading dan Long Sule di kabupaten Malinau. Lantas di Long Layu yang berada di kabupaten Nunukan, dan di Long Apari, Kutai Barat," urainya.

Sani menambahkan dalm rangka membuka isolasi akses informasi dan telekomunikasi di kawasan perbatasan dan daerah terpencil, selain pembangunan menara telekomunikasi, Diskominfo juga berupaya untuk memaksimalkan pemanfaatan program layanan seperti desa berdering, PLIK (Pusat Layanan Internet Kecamatan), MPLIK (Mobile Pusat Layanan Internet Kecamatan) maupun MCAP (Mobile Community Acces Point) melalui pelatihan para operator. (her/hmsprov).

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.