News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Pemprov Kaltim-BI Kendalikan Inflasi

Pemprov Kaltim-BI Kendalikan Inflasi

KALTIMTODAY -- Wakil Gubernur Kaltim H Farid Wadjdy mengajak Bank Indonesia Perwaklan Kaltim bekerja keras menggerakkan ekonomi, membuka peluang usaha dan investasi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Tidak terkecuali itu terus menjalin kerjasama dalam forum "High Level Meeting" atau Pemantauan dan Pengendalian Inflasi (TPI) yang digelar setiap semester dalam rangka pengendalian inflasi di Kaltim.

"Kerjasama tersebut sangat penting agar perekonomian di Kaltium tumbuh dengan baik yang berdampak pada terselenggaranya pembangunan dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat," kata Wagub pada Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltim, dari pejabat lama Androecia Darwis kepada pejabat baru Amreza Ma'ruf Moesa, di Samarinda, beberapa waktu lalu.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Ardhayadi Mitroatmodjo yang hadir pada acara itu mengatakan, masih tingginya inflasi yang diukur di tiga kota di Kaltim yaitu Balikpapan, Samarinda dan Tarakan perlu mendapat perhatian sehingga kesejahteraan masyarakat dapat lebih diwujudkan.

"Masih tingginya inflasi di Kaltim tentunya menjadi tanggungjawab kita bersama lintas instansi yang lebih luas, termasuk dengan kementerian di Jakarta dan pemerintah daerah," ujarnya.

Wagub pada menekankan, peran Bank Indonesia Provinsi Kaltim sangat penting dalam rangka memberikan kontribusi terhadap pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, meskipun situasi perekonomian negara saat ini masih dihadapkan pada masalah dan tantangan yang tidak ringan.

Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Kaltim juga tidak terlalu terpengaruh oleh pergerakan perekonomian global yang masih tidak menentu.

"Hal ini dapat dilihat dari kondisi pasar global yang terus bergejolak sejak beberapa tahun lalu, namun ekonomi Kaltim pada triwulan dua 2012 masih tumbuh positif meskipun tidak secepat triwulan satu," ujarnya.

Namun demikian lanjutnya, tantangan pembangunan di Kaltim saat ini adalah upaya meningkatkan perekononian, perdagangan dan industri, peningkatan investasi, dan pengentasan kemiskinan melalui perbaikan ekonomi rakyat. Selain itu, juga pengembangan koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah yang mengarah pada kesejahteraan masyarakat.

Dijelaskan Farid, struktur ekonomi di Kaltim akhir-akhir ini semakin membaik. Di tengah situasi harga minyak dan gas serta batu bara bergejolak di pasar internasional, perekenomian Kaltim masih mengalami surplus pada komponen ekspor sebesar Rp72,7 triliun pada kuartal dua tahun 2012. (yul/hmsprov)

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.