News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Pendidikan Investasi Jangka Panjang

Pendidikan Investasi Jangka Panjang

KALTIMTODAY -- Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak menyatakan, pembangunan pendidikan sangat penting dan merupakan investasi jangka panjang sehingga hasilnya tidak dapat langsung dinikmati sekarang. Pembangunan pendidikan akan terlihat dalam puluhan tahun ke depan.

Komitmen Pemprov Kaltim untuk pembangunan pendidikan diantaranya dengan memberikan beasiswa kepada para pelajar, mahasiswa, guru hingga para dosen. Puluhan miliar rupiah yang digulirkan setiap tahun itu diantaranya untuk stimulan dan beasiswa lebih dari 3.000 mahasiswa diploma kesehatan dan semua mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda.

Selanjutnya beasiswa bagi dosen baik di perguruan tinggi negeri maupun swasta, yakni bagi mereka yang menuntaskan S2 dan S3 baik yang kuliah di dalam negeri maupun di luar negeri.

Kemudian beasiswa bagi guru untuk melanjutkan ke S1, S2, dan S3 baik yang kuliah di dalam negeri maupun luar negeri. Beasiswa juga diberikan untuk 40 orang yang mengikuti Program Double Degree Universitas Chulalongkorn - Universitas Mulawarman untuk studi S2 dan S3.

Selanjutnya beasiswa untuk 100 mahasiswa Institut Teknologi Kalimantan (ITK) yang menumpang belajar di ITS Surabaya, dan beasiswa bagi 55 mahasiswa Institut Seni dan Budaya Indonesia (ISBI) Kaltim yang juga menumpang kuliah di ISI Yogyakarta.
Kemudian beasiswa bagi 1.500 guru untuk pemenuhan kualifikasi minimal sarjana, program Sandwich dengan Adelaide University khusus untuk guru, beasiswa khusus mahasiswa S2 bidang lingkungan, pertanian,kehutanan dan perikanan.

Termasuk pengiriman 30 mahasiswa S1 ke beberapa universitas di Turki, yakni kerjasama dengan Yayasan Pasiad. Pasiad merupakan lembaga non pemerintah yang didirikan di Istanbul, Turki.
Komitmen kuat Gubernur Awang Faroek Ishak itu mendapat pujian Koordinator Kopertis Wilayah XI Kalimantan Prof Sipon Muladi.

Sipon mengatakan, Gubernur Awang Faroek memiliki kepedulian yang tinggi terhadap masalah pendidikan di Kaltim.

"Kepedulian Gubernur Awang Faroek untuk pendidikan tidak diragukan lagi. Banyak program beasiswa untuk belajar keluar negeri. Karena itu putra putri Kaltim harus
mempersiapkan diri khususnya bahasa Inggris yang menjadi syarat utama," kata Sipon Muladi.

Menurutnya program itu diharapkan sukses untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kaltim. Di tempat yang sama Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kaltim H Musyahrim mengatakan, Pemprov Kaltim mengalokasikan anggaran untuk beasiswa untuk semua program bidang studi, baik untuk kalangan tidak mampu maupun berprestasi.

"Kesempatan para mahasiswa Kaltim untuk melanjutkan studi baik di luar negeri maupun di dalam negeri sangat terbuka lebar," katanya. (sar/hmsprov).

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.