Wagub: "Kesehatan Merupakan Hak Rakyat"

KALTIMTODAY -- Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim H Farid Wadjdy menyatakan pembangunan kesehatan merupakan hak dasar bagi rakyat, terutama untuk memperoleh pelayanan kesehatan prima.

"Karena itu, Pemprov Kaltim menetapkan bidang kesehatan sebagai salah satu prioritas pembangunan untuk mendukung peningkatan sumber daya manusia (SDM), selain membangun infrastruktur dan membangun pertanian dalam arti luas," kata Farid Wadjdy saat memberikan arahan kepada wisuda dan angkat sumpah serta pelantikan Ahlimadya Politeknik Kesehatan Kemenkes Kaltim tahun akademik (TA) 2011/2012 di GOR Segiri Samarinda, belum lama ini.

Pembangunan kesehatan juga menjadi perhatian penting dalam komitmen internasional yang dituangkan dalam Millenium Development Goals (MDGs) yang di dalamnya terdapat target terkait langsung dengan bidang kesehatan, yaitu penurunan angka kematian anak dan meningkatkan kesehatan ibu. Termasuk memberantas kemiskinan dan kelaparan ekstrem, serta mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.

Sesuai Visi Kaltim Bangkit 2013, yakni mewujudkan Kaltim sebagai pusat agroindustri dan energi terkemuka menuju masyarakat adil dan sejahtera. Ternyata, untuk menwujudkan hal tersebut, juga sangat tergantung pada masyarakat Kaltim yang memiliki SDM yang andal dan berkualitas. Termasuk kondisi kesehatan masyarakat yang lebih baik.

"Saya pikir, dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM), indikator status kesehatan merupakan komponen utama, selain pendidikan dan pendapatan perkapita. Karena itu, pembangunan kesehatan merupakan investasi untuk peningkatan kualitas SDM untuk mendukung percepatan pembangunan Nasional," jelasnya.

Menurut dia, jika melihat IPM Indonesia pada tahun 2009 mencapai 71,17 persen atau masuk peringkat 107 dari 159 Negara. Dibandingkan Malaysia peringkat 53. Sementara, IPM Kaltim mencapai 74,52 persen atau berada pada peringkat 5 Nasional, di bawah DKI Jakarta, Sulawesi Utara, Riau dan DI Yogyakarta.

Karena itu, pembangunan bidang kesehatan jadi prioritas karena sebagai sarana mutlak untuk meningkatkan produktivitas dan merupakan prasyarat utama di dalam pembentukan SDM yang berkualitas, sehingga masyarakat Kaltim tampil sebagai insan yang andal, mandiri dan mampu bertahan di tengah persaingan global.

Sementara itu, Direktur Poltekes Kemenkes Kaltim H Lamri mengatakan, jumlah peserta wisuda sebanyak 531 orang dari tiga jurusan, yakni Ahlimadya Keperawatan, Ahlimadya Kebidanan dan Ahlimadya Analis Kesehatan. Hingga saat ini jumlah mahasiswa yang tengah menjalani pendidikan di Poltekes sebanyak 1.344 mahasiswa.

"Kami berharap mereka yang sudah diwisuda dapat melaksanakan kewajibannya sebagai tenaga kesehatan di daerah, sehingga mampu memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dengan baik," harapnya.

Prosesi wisuda juga bersamaan dengan penandatanganan penyerahan lulusan dari Poltekes kepada kelas beasiswa Pemprov Kaltim yang diterima Wagub Farid Wadjdy, Kabupaten Berau, Malinau dan Nunukan. (jay/hmsprov)

Foto : Wagub Kaltim H Farid Wadjdy saat menandatangani surat keputusan serah terima lulusan dari Politeknik Kesehatan Kemenkes Kaltim 2011/2012 kepada Pemprov Kaltim untuk kelas beasiswa Pemprov Kaltim. Didampingi Direktur Poltekes Kaltim H Lamri (kiri).(jaya/humasprov kaltim)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel