News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Waspadalah, Suka Bersantai itu Berbahaya!

Waspadalah, Suka Bersantai itu Berbahaya!


KALTIMTODAY -- SADARKAH kita, sering kali kita kehilangan waktu berharga yang telah diberikan Tuhan dengan jatah yang telah pas dengan takaran, tidak ada yang berbeda dengan jatah makhluk lainnya. Semua dapat jatah dua puluh empat jam dalam sehari.

Namun, bagi sebagian orang, jatah dalam sehari ini dirasa masih kurang banyak. Dan bahkan kadang mengeluarkan satu statemen mengutuk waktu, seolah-olah mereka adalah manusia yang super sibuk. Padahal, nyatanya, tidak ada yang mereka hasilkan selama 24 jam dalam siklus hidupnya. 

Ini ironi memang. Sebab orang lain bisa maksimal dengan waktu 24 jam. Dari dua puluh empat jam di lingkungan kita, banyak dari kita yang mampu menelurkan karya-karya sangat berharga untuk dimanfaakan baik diri sendiri dan manusia yang ada di sekitar mereka.

Pertanyaannya, mengapa hal ini bisa dilakukan dan memberi efek positif bagi orang lain. Sedang diri kita sama sekali tidak dapat mengoptimalkan waktu 24 jam sedikitpun. Hanya tersungkur dan selalu mengeluhkan hal-hal yang sudah bukan waktunya untuk disesalkan. Selalu merasa paling sibuk, padahal diri sendiri pun tidak dapat memperlihatkan manfaat dari kesibukan yang ia maksud.

Orang bijak selalu menfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya namun tidak bagi mereka sang penyalah dan pembuang-buang waktu. Orang yang suka menyia-nyiakan waktu adalah manusia pengkhayal yang selalu berpikir bagaimana manghabiskan waktu dengan bersantai-santai.

Yang kita tak boleh lupa, waktu terus berjalan dan akan meninggalkan kita. Waktu bisa "menghabisi" riwayat kita apabila tidak kita manfaatkan dalam menginvetasikan segala kemampuan demi masa depan yang lebih cerah.

Masa depan cerah akan mampu kita dapatkan dan nikmati jika pada hari ini, disaat ini, di tempat kita berpijak kini, kita senantiasa berbuat dan berkarya untuk hal-hal yang bermanfaat. Dalam setiap detiknya tidak berlalu dengan kesiasiaan. Yang terjadi adalah selalu ada hal yang berharga dalam setiap detik di 24 jam sehari tersebut.

Albert Enstein. Orang yang selalu di agung-agungkan sebagai orang tercedas ini. Ternyata dalam kehidupan atau kesehariaannya, dia tidak bermain-main dalam memanfaakan waktu. Bahkan, konon, saking penting dan berharganya waktu bagi dia, dalam hidup ia tidak pernah sempat menggunakan kaos kaki yang dianggapnya hanya membuang-buang waktu. 

Maka wajar dan sangat pantas jika Enstein dijuluki dan diberikan label sebagai orang tercerdas, bahkan melahirkan temuan cikal-bakal komposisi bom atom yang konon pernah digunakan untuk meluluhlantakkan Hiroshima dan Nagasaki

Begitu pula orang-orang besar lain yang nama dan karya mereka masih bisa kita nikmati hingga sekarang. Baik itu Thomas Alfa Edison, Isac Newton, Ibnu Sina, Fakhruddin Al Razy, dan lain-lain.

Itu semua karena mereka mampu, mengatur dan memanfaatkan waktu demi cita-cita yang mereka semua ingin gapai. Lalu bagaimana dengan kita, apakah kita sudah memiliki cita-cita dan mencoba mengejarnya dengan penuh antusias yang tinggi. 

Atau justru kita adalah termasuk orang-orang yang selalu membuang-buang waktu, dan seringkali menganggap waktu masih panjang. Jadi, santai-santai dulu-lah.

Kalau demikian adanya. Maka mulai dari sekarang coba rubah cara berpikir kita, dan mari manfaakan waktu dengan sebaik-baiknya. Karena waktu itu bagaikan sebilah pedang yang teramat tajam. Ia akan menebas diri kita apabila tidak cakap dan sungguh-sungguh menggunakannya. Namun apabila telah kita manfaatkan, maka kitalah yang akan menebas waktu. 

Menebas waktu dalam arti kata kita memaksimalkan betul waktu yang ada karena kesadaran murni dalam benak bahwa waktu pasti terus berjalan. Kita adalah orang-orang hebat, luar biasa, berguna, mampu diperhitungkan jika kita telah mampu menanam segala kebaikan dari sejak dini. Manfaatkanlah waktu!



[Muhammad Adianto, penulis adalah General Reprsentative di Kophida Sentra Training yang bergerak di bidang perekonomian dan pemberdayaan masyarakat. Saat ini penulis juga sebagai Marketing Manager di Metricsplus Group]

Sumber Ilustrasi: Bostinno

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.