News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Inilah Pahlawan Super Indonesia!

Inilah Pahlawan Super Indonesia!


KALTIMTODAY -- Siapakah penggagas berdirinya Boedi Oetomo yang merupakan organisasi pergerakan nasional paling berpengaruh di Indonesia? Siapakah yang memprakarsai peristiwa Rengasdengklok? Siapa pula yang berhasil melengserkan kekuasaan Orde Baru? Ketiga pertanyaan ini memiliki jawaban yang sama. Ya, siapa lagi mereka kalau buka pemuda!.

Boedi Oetomo misalnya, organisasi ini didirikan pada tanggal 20 Mei 1908 oleh sejumlah mahasiswa STOVIA (School tot Opleiding van Indische Artsen) seperti Soetomo, Gunawan, Cipto Mangunkusumo, dan R.T Ario Tirtokusumo. Tanggal berdirinya Budi Oetomo, 20 Mei, sampai sekarang diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional kerena organisasi ini dianggap sebagai organisasi kebangsaan yang pertama.

Berdirinya Boedi Oetomo tak bisa lepas dari peran dr. Wahidin Sudirohusodo. Walaupun bukan pendiri Boedi Oetomo, namun beliaulah yang telah menginspirasi Sutomo dan kawan-kawan untuk mendirikan organisasi pergerakan nasional ini. 

Wahidin Sudirohusodo sendiri adalah seorang alumni STOVIA yang sering berkeliling di kota-kota besar di Pulau Jawa untuk mengkampanyekan gagasannya mengenai bantuan dana bagi pelajar-pelajar pribumi berprestasi yang tidak mampu melanjutkan sekolah. Gagasan ini akhirnya beliau kemukakan kepada pelajar-pelajar STOVIA di Jakarta, dan ternyata mereka menyambut baik gagasan mengenai organisasi pendidikan tersebut.

Kemudian, peristiwa Rengasdengklok yang dimulai dari "penculikan" yang dilakukan oleh sejumlah pemuda, antara lain Soekarni, Wikana dan Chaerul Saleh dari perkumpulan "Menteng 31" terhadap Soekarno dan Hatta. 

Peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 16 Agustus 1945 pukul 04.00 WIB, Soekarno dan Hatta dibawa ke Rengasdengklok, Karawang, untuk kemudian didesak agar mempercepat proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia. Sampai dengan terjadinya kesepakatan antara golongan tua yang diwakili Soekarno dan Hatta serta Mr. Achmad Subardjo dengan golongan muda tentang kapan proklamasi akan dilaksanakan..

Terakhir, tumbangnya rezim Orde Baru yang tak lepas dari peran pemuda di mana para mahasiswa mempelopori demonstrasi memprotes kebijakan pemerintah Orde Baru dengan menentang berbagai praktek korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). 

Kemarahan rakyat terhadap pemerintah memuncak pada bulan Mei 1998 dengan menuntut diadakannya reformasi atau perubahan di segala bidang baik bidang politik, ekonomi maupun hukum. Gerakan reformasi ini merupakan gerakan untuk menumbangkan kekuasaan Orde Baru yang telah mengendalikan pemerintahan selama 32 tahun.

Beberapa peristiwa sejarah di atas menunjukkan bahwa pemuda-lah yang paling berpotensi untuk bisa mengubah bangsa Indonesia. Jika Indonesia membutuhkan pahlawan super, maka pemuda-lah pahlawan super itu!. 

Nah, ini merupakan tantangan besar bagi pemuda saat ini. Tantangan dari Tuhan dalam titah-Nya (QS, 74: 1) yang memerintahkan kita para pemuda untuk bisa bangkit melakukan perubahan, demi satu tujuan. Yaitu, Warobbaka Fakabbir. Bangkitlah pemuda, jadilah pahlawan untuk bangsamu!.


[Didit Aditya, penulis adalah blog writer www.kaltimtoday.com desk nasional, seorang newbie blogger juga social networker.  Saat ini ia adalah Koordinator Forum Pelajar Islam Menulis atau disingkat FORPIM. Sumber gambar ilustrasi: Bisnis Jabar]

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.