Kaltim Dapat Jatah Kilang Minyak Baru


KALTIMTODAY -- Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengatakan bahwa pemerintah pusat berencana membangun kilang minyak baru di Kota Balikpapan dengan kapasitas diatas 50 ribu barrel per hari.

Hal tersebut dikatakan Awang Faroek di hadapan anggota Badan Anggaran DPR RI dalam jamuan makan malam di Lamin Etam, pekan lalu, terkait rencana pembangunan kilang minyak baru di daerah ini.

"Karena itu saya bersikeras menolak program pipanisasi dari Kota Bontang ke Pulau Jawa agar industri di Kaltim dapat tumbuh. Akhirnya pemerintah pusat menyadari dengan membangun kilang baru di Balikpapan," ujarnya.

Menurut Awang Faroek, Kaltim berhak mendapat pasokan energi minyak dan gas yang lebih besar untuk mendukung berbagai program Masterplan Percepatan Perluasan Pembangunan Ekomoni Indonesia (MP3EI).

Di hadapan pimpinan rombongan Banggar DPR, Siswono Yudhohusodo, Gubernur Awang Faroek menjelaskan bahwa ada keinginan Kaltim untuk mengelola minyak dan gas di sejumlah kawasan yang selama ini dikelola perusahaan asing yang kontrak atau ijin eksploitasinya segera berakhir.

Kaltim, ujarnya memiliki hak dalam pengelolaan migas agar dapat dinikmati secara bersama-sama dengan tujuan mempercepat kesejahteraan rakyat. Apalagi dari sisi pendanaan, Kaltim sudah sangat siap.

Awang Faroek menceritakan bahwa dirinya menjadi saksi pengapalan LNG (Liquid Natural Gas) ke Osaka Jepang, 30 tahun lalu. Namun beberapa waktu lalu, dia kembali menjadi saksi hidup pengapalan minyak dan gas ke Pulau Jawa dan wilayah Indonesia lainnya.

"Kaltim bangga mengirimkan minyak dan gas ke berbagai industri ke seluruh Indonesia, terutama ke Pulau Jawa. Tetapi Kaltim lebih bangga lagi jika minyak dan gas tersebut digunakan untuk pembangunan di Kaltim," ujarnya. (yul/hmsprov).

Foto : H Awang Faroek Ishak

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel