PDRB Kaltim Capai Rp105,6 Triliun


KALTIMTODAY -- Perekonomian Kalimantan Timur berdasarkan Product Domestic Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku telah mencapai Rp105,6 triliun jika dihitung dengan minyak dan gas (migas). Sementara, jika komponen migas dikeluarkan dari perhitungan, maka PDRB pada triwulan III 2012 mencapai Rp69,7 triliun.

Hal tersebut dijelaskan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, H Johny Anwar saat membahas rilis PDRB Kaltim triwulan III/2012 bersama instansi terkait, dunia usaha dan media massa, belum lama ini.

"Krisis ekonomi di Eropa ternyata berdampak juga pada perekonomian Kaltim. Turunnya harga batu bara dan situasi pasar global yang tidak menentu berdampak pada penurunan beberapa komoditas sumber energi minyak, gas dan batu bara yang dimiliki Kaltim," ujarnya.

Perekonomian Kaltim, selama ini masih bertumpu pada kinerja komoditas migas dan batu bara. Akhirnya nilai PDRB Kaltim pada triwulan III/2012 yang berjumlah Rp105,6 triliun turun sedikit yaitu sebesar minus 0,59 persen dibanding triwulan II/2012.

Jika ditinjau dari sisi penggunaan, pada triwulan III ini komponen ekspor dan impor mengalami pertumbuhan negatif masing-masing negatif 3,64 persen dan negatif 4,55 persen.

Namun jika dihitung neraca perdagangan di Kaltim yang membandingkan antara ekspor dan impor, maka pertumbuhannya masih mengalami surplus sebesar Rp68,4 triliun.

Begitu juga dengan kondisi investasi di Kaltim hingga triwulan III/2012 ini masih menunjukkan trend positif yang ditandai dengan naiknya komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) dari Rp15 triliun pada triwulan II/2012 menjadi Rp15,6 triliun hingga triwulan III ini.

Sedangkan untuk pengeluaran konsumsi rumah tangga tumbuh 3,30 persen yang dipengaruhi oleh meningkatnya konsumsi masyarakat pada saat hari besar keagamaan, yakni Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha serta menjelang libur sekolah.

"Sementara itu untuk pengeluaran Konsumsi Pemerintah atas dasar harga berlaku juga naik dari Rp5,7 triliun pada triwulan II/2012 menjadi Rp6 triliun pada triwulan III/2012," ujarnya. (yul/hmsprov)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel