News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Pentingkah Moderasi dengan reCAPTCHA?

Pentingkah Moderasi dengan reCAPTCHA?


KALTIMTODAY -- ASLI barabe. Inilah yang saya rasakan ketika beberapa waktu lalu mau memposting komentar saat melakukan blog walking atau kunjungan blog ke sejumlah link

Titik kerepotan yang paling nyata adalah pada step input reCAPTCHA, yakni memasukkan beberapa kode berupa angka atau huruf dengan benar sebelum komentar kita bisa dikirim.

reCAPTCHA sebenarnya memiliki fungsi sangat bagus, seperti untuk memblokir komentar spam tapi fungsi utamanya adalah memberangus posting yang dilakukan oleh mesin. Sebab seperti yang kita ketahui, mesin spamming di dunia internet jumlahnya berseliweran. Tapi tak jarang aksi semacam ini juga biasa dilakukan oleh manusia secara manual.

Namun, kalau kita mencoba menganalisa, seberapa pentingkah sebenarnya penerapan aplikasi reCAPTCHA di blog kita. Dalam hal ini penerapannya pada layanan blog milik Blogger.com yang kita gunakan. Apakah penerapan fungsi ini benar-benar perlu atau hanya akan menyisakan “kekesalan” buat pengunjung blog kita yang mau berkomentar. 

Dalam pandangan saya sendiri, memandang penerapan reCAPTCHA untuk memoderasi komentar pada blog tak, atau seenggak-enggaknya, belum terlalu penting. Buat apa Anda menerapkan fungsi ini kalau blog Anda sepi peminat. Fungsi ini pun, bagi saya, sangat tak mantap diterapkan untuk blogger pemula.

Kenapa tidak penting? Di bawah ini saya akan mencoba memberikan beberapa pandangan mengait dengan sistem moderasi yang merupakan bagian feature terbaru Blogger tersebut.

1. Hadirnya layanan blog hosting seperti yang diberikan Google melalui Blogger, WordPress, BlogDetik, dan lain-lain, tak lain adalah dalam rangka untuk membangun tradisi membaca, menulis, dan menganalisa. Sehingga ketika fungsi reCAPTCHA diterapkan pada blog, maka tentu tak semua dari kita suka membuang-buang waktu untuk melakukan input. Ini akan menghambat kegiatan menulis dan menganalisa kita.


2. Pembaca blog pasti akan sangat tak nyaman ketika sudah menulis komentar yang panjang dan bagus, tapi tiba-tiba harus “berurusan” dengan step by step reCAPTCHA yang terkadang memakan waktu kita hanya karena salah memasukkan satu frase. Jika kesalahan terjadi berulang-ulang, berarti sudah alamat pengunjung akan bosan dan segera pergi. Dan, tentu saja tak semua pembaca blog kita cakap dalam membedakan huruf-huruf pada reCAPTCHA yang sering tampil “buruk rupa”.

3. Mungkin Anda pernah punya pengalaman berkunjung ke blog yang ramaianya minta ampun. Ada jamnya-lah, ada suara musik, banyak Popup Window, tata letak banner di sana-sini, dan corak blog yang aneh yang bahkan ketika mengklik tautan judul tulisan pun yang keluar link lain. Bagaimana perasaan Anda ketika itu? Saya bisa menebak Anda pasti langsung pergi. Setidaknya begini pulalah keadaannya ketika fungsi reCAPTCHA diterapkan. Ingat, pembaca butuh efisiensi waktu. Apalagi dalam berkomentar.

 4. Kalau Anda ingin blog Anda dinamis dengan lalu lintas posting dan komentar yang ramai, maka semaksimal mungkin hindari hal-hal yang bisa menyebabkan orang lari dari blog kita. Penerapan reCAPTCHA, bagaimana pun, adalah tekhnik yang salah jika Anda sedang berusaha membangun hal seperti di atas.

5. Kalau blog Anda sudah memiliki pengunjung loyal dan temporer yang terbilang banyak, barulah saya kira penerapan reCAPTCHA perlu dipertimbangkan. Karena sudah pasti blog yang ramai lagi terkenal menjadi sasaran yang empuk bagi spammer. Tapi kalau blog Anda masih baru, dengan konten-konten yang juga masih terbatas, maka penerapan reCAPTCHA adalah sesuatu yang tak perlu.

6. Pada dasarnya, Anda membuat blog kan adalah untuk menulis, walaupun di sana nanti ada juga perihal lain yang Anda lakukan seperti pencitraan atau membuka lapak. Tapi yang pasti lalu lintas posting dan komentar tetap merupakan hal yang mendasar dalam dunia blogging mau Anda buka lapak dan sebagainya. Di sana pasti berlangsung Tanya dan Jawab, tak bisa tidak. Terkecuali kalau blog Anda memang diset dengan hak akses terbatas.

 7. Bagi Anda pengguna Blogger.com, sebenarnya sudah ada cara yang lebih mantap dan mudah agar spam tak sembarang bisa tayang di blog Anda, tanpa harus menerapkan fungsi reCAPTCHA lagi yang terkadang sangat menyusahkan. Anda hanya cukup mengaktifkan fungsi moderasi setiap komentar yang masuk, disinilah Anda bisa memilah mana komentar yang berbobot dan mana saja posting komentar spam. Caranya, Anda tinggal masuk di dasbor blog Anda, lalu menuju SETELAN, dan klik tab POS DAN KOMENTAR. Di sana Anda bisa mengatur fungsi ini.

Inilah sekelumit pandangan saya tentang penting atau tidaknya penerapan fungsi reCAPTCHA pada blog. Kesimpulannya, blogging adalah aktifitas yang mensinergikan tradisi membaca, menulis, dan mengulas. Ketiganya merupakan mainstream aktifitas blogging, tak hanya di negeri ini, tak hanya lingkup Blogger Kaltim, tapi dalam ranah blogging global.

Membaca, menulis, dan mengulas, hal ini mengait dengan padanan asah-asih-asuh dalam budaya bangsa kita. Membaca berarti kita mencerna ide orang lain, menulis adalah mengeksplorasi dan mentransformasi banyak gagasan, dan mengulas adalah proses menganalisa dengan sedikit roman skeptisisme yang dibingkai dengan spirit intelektualitas.

So, bagaimana dengan penerapan fungsi reCAPTCHA? Silahkan saja, asal tidak melemahkan atau bahkan memutus rantai tradisi ini.



[Choy Singadimedja, penulis adalah blog writer di www.kaltimtoday.com. Dia mulai ngeblog sejak tahun 2005, namun sejumlah blognya ada yang terbengkalai karena kesibukan di darat. Pria yang besar di bilangan Gunung Sari, Kota Bontang,Kaltim, ini kini sibuk menekuni dunia penerbitan]

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.