PU Kaltim: "Jalan Amblas Segera Diperbaiki"


KALTIMTODAY -- Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kaltim memberikan penjelasan terkait langkah Pemprov Kaltim dalam upaya penanganan amblasnya Jalan Gajah Mada Samarinda, tepatnya di depan markas Kodim 0901 Samarinda dan Korem 091/Aji Surya Natakusuma.

Langkah segera yang akan dilakukan adalah melakukan paket kegiatan untuk penanganan semi permanen dengan alokasi dana tak terduga Pemprov Kaltim.

Pekerjaan semi permanen tersebut akan dilakukan untuk tetap menjaga penggunaan satu sisi badan jalan yang masih digunakan dan menahan agar gerusan (scoring) tanah bawah badan jalan tidak kian meluas. Diperkirakan Pemprov akan mengalokasikan dana tidak kurang dari Rp 10 miliar untuk pekerjaan semi permanen tersebut.

"Terkait rencana ini, besok (hari ini) akan kami laporkan kepada Gubernur dan action berikutnya akan kita lanjutkan di lapangan pada Senin pekan depan," kata Kepala DPU Kaltim HM Taufik Fauzi saat menggelar jumpa pers di ruang rapat DPU Kaltim, beberapa waktu lalu.

Taufik menjelaskan, untuk kegiatan yang memerlukan penanganan segera dan tergolong dalam paket pekerjaan penanganaan bencana, maka kemungkinan pekerjaan proyek ini akan dilakukan dengan penunjukan langsung.

Namun demikian, Taufik menegaskan bahwa perusahaan yang akan dipilih harus benar-benar perusahaan yang memiliki kemampuan dan komitmen kuat untuk penanganan kerusakan semacam ini.

Didampingi Kepala Bidang Bina Marga, Suheriyatna dan sejumlah pejabat terkait di lingkungan DPU Kaltim, Taufik Fauzi menguraikan bahwa Pemprov Kaltim dan Gubernur Awang Faroek menaruh perhatian besar agar amblasnya jalan ini bisa segera diatasi sehingga kemacetan arus lalu lintas masyarakat yang menggunakan jalan tersebut bisa segera teratasi.

Dia menjelaskan, pihaknya langsung bergerak ke lokasi sejak amblas pertama terjadi pada 1 Oktober. Retakan kecil sebenarnya sudah ada sejak 28 Oktober.

Setelah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim, Dinas Pekerjaan Umum Kaltim segera melakukan survei untuk mengetahui penyebab amblasnya jalan tersebut. Penurunan Jalan Gajah Mada ditandai dengan pergeseran turap pancang dinding penahan air (sheet pile) akibat perilaku air (turbulensi arus air mahakam) terhadap dinding penahan yang sudah berusia sekitar 22 tahun itu.

Pekerjaan semi permanen yang dilakukan termasuk diantaranya dengan melakukan pemasangan sheet pile sepanjang 100 meter pada median jalan untuk mencegah penurunan pada sisi seberang jalan dan perkuatan sheet pile pada sisi sungai yang masih utuh.

"Pekerjaan ini harus dilakukan dengan perhitungan yang matang agar hasil pekerjaan nantinya tidak justru menjadi sia-sia. Semua harus diperhitungkan secara tepat dan benar. Yang jelas, kami tidak diam, kami bekerja keras untuk masyarakat, tetapi kami juga harus berhati-hati," tegas Taufik.

Dia juga menjelaskan, bahwa pekerjaan semi permanen yang akan segera dilakukan secara langsung akan mendukung pekerjaan permanen yang masih akan diusulkan melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Target penyelesaian pekerjaan semi permanen ini adalah akhir Desember karena menggunakan dana APBD 2012.

Sementara untuk pekerjaan permanen akan diperjuangkan untuk dikerjakan tahun depan dengan dukungan APBN 2013. Estimasi anggaran diperkirakan untuk paket kegiatan permanen berupa penurapan hingga kedalaman tertentu dengan panjang 100 meter.

Nominal yang dihitung mencapai Rp 55 miliar. Penurapan atau pemasangan sheet pile terdiri dari 50 meter tepat di lokasi amblasnya jalan, sedangkan 50 meter lainnya dipersiapkan untuk antisipasi masing-masing 25 meter ke arah hilir dan hulu Sungai Mahakam.

"Angka ini masih sebatas estimasi dengan asumsi pekerjaan 100 meter untuk penurapan dan pembangunan badan jalan. Kami berharap dukungan rekan-rekan media juga agar usulan ini segera mendapat dukungan pemerintah pusat," imbuhnya.

Selama perbaikan ini, para pengguna jalan dialihkan melalui Jalan Awang Long - Jalan Sudirman dan Jalan Kinibalu. Berkoordinasi dengan Pemkot Samarinda pelebaran jalan juga akan dilakukan di sepanjang Jalan Awang Long dan Jalan Sudirman. (sul/hmsprov)

Foto: SEMI PERMANEN. Kepala DPU Kaltim HM Taufik Fauzi saat menjawan pertanyaan wartawan. (samsul/humasprov kaltim).

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel