News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Bersungguh-sungguh atau Gagal Selamanya

Bersungguh-sungguh atau Gagal Selamanya


KALTIMTODAY -- Dalam buku Qiraa’atu al-Rasyidah, dikisahkan sebuah cerita tentang seekor burung yang tengah kehausan.  Setelah mencari air di segala penjuru, si burung hanya mendapatkan sebuah kendi, yang di dasarnya terdapat sedikit air. 

Sayangnya, sekalipun telah ada di depan mata, sang burung tetap saja tidak bisa menikmati air tersebut. Pasalnya, leher kendi itu cukup tinggi, sedangkan air di dalamnya sangat sedikit. 

Karenanya itu ia berusaha mencari cara untuk bisa minum dari air itu. Di tengah kebingungannya, si-burung melihat tumpukan kerikil. Ia datangi batu-batu kecil itu, kemudian diambilnya satu buah dengan paruhnya, dan melemparkannya ke dalam kendi. 

Setelah melemparkan sebutir batu di dalam kendi, si burung mendapati air dalam kendi naik ke atas. Terhadap hal ini, si-burung menyimpulkan kalau dia terus melakukan hal tersebut, maka air akan terus naik, dan kemudian ia pun bisa meminum air yang berada di dalam kendi itu. 

Benar saja, setelah melakukan apa yang ada di benaknya, air yang di dalam kendi sedikit demi sedikit terus naik, hingga akhirnya si-burung bisa menikmati air tersebut dan mengusir rasa dahaga yang ia rasakan sebelumnya. 

Dari sekelumit cerita di atas, kita bisa mengambil hikmah bahwa hanya dengan bersungguh-sungguh kita bisa merengkuh segala impian kita. Kita bisa bayangkan, apa yang akan terjadi sekiranya si-burung yang tengah kehausan tersebut tidak bersungguh-sungguh dalam berusaha untuk mendapatkan air yang ada di dalam kendi. 

Ia akan putus asa, lunglai, lemah, karena mustahilnya misi yang ingin digapai, yaitu menaikkan air ke permukaan kendi. Tentu ia akan tersiksa karena gagal mendapatkan apa yang menjadi hajatnya. Bahkan, bisa jadi ia akan mendapatkan nasib terburuk, yaitu mati kehausan.

Akan tetapi, karena kesungguhannya, akhirnya ia pun bisa mengentaskan permasalahannya dengan baik. Dia bisa minum dengan sepuasnya, setelah bekerja dengan bersungguh-sungguh, memindahkan kerikil satu-persatu dan menjatuhkannya dalam kendi. 

Begitu pula kaitannya dengan kita. untuk meraih cita-cita, tidak ada pilihan kecuali berusaha dengan sungguh-sungguh. Tidak ada kesuksesan di raih dengan berleha-leha, berpangku tangan, tanpa ada upaya untuk menyisingkan lengan baju untuk bekerja keras. 

Sejarah telah mencatat, tidak ada orang sukses di dunia ini, dengan ajian bim-salabim atau adrakadabra. Semua butuh proses. Seorang yang hendak memakan hidangan di depannya, ia pun butuh usaha untuk mengambil piring, sendok, nasi, lauk, dan sebagainya. Kemudian, ia menggerakkan tangannya untuk memasukkan makanan tersebut, dan selanjutnya mengunyanya. Baru setelah itu ia menikmati  hidangan yang ada. 

Kalau terhadap hal-hal tampak sederhana saja yang setiap saat kita lakukan -semacam kasus di atas- sedemikian banyak proses yang harus kita lewati, maka apatah lagi dalam merengguh kesuksesan. Tentu, upaya yang harus kita kerahkan harus lebih dahsyat lagi. 

Berkebalikan dari bersungguh-sungguh, bermalas-malas akan menjadi pelicin kita untuk terjatuh ke jurang kegagalan. Keengganan bertindak menjadi aksi nyata menuju kehancuran. Sedangkan aksi dan usaha merupakan upaya menjemput kesuksesan. 

So, bola kesuksesan ada di tangan kita. Tergantung, bagaimana kita akan menggiring bola tersebut, ke “gawang” kesuksesan dengan cara terus berupaya dengan bersungguh-sungguh. Atau ke gawang kehancuran dengan bermalas-malasan. 

Jangan salah dalam menggiring “bola kesuksesan” kita. Giringlah dia dengan sungguh-sungguh penuh kesabaran dan keikhlasan. Dan tak pula membiarkan orang jahat merebut bola kita, yang kemudian berusaha menghantam kita dengan gol-gol kegagalan. Jadi, kesimpulannya, man jadda wa jada, “Barang siapa yang bersungguh-sunggu pasti akan mendapatkannya”. ***



[Robinsah, artikel ini ditulis untuk www.kaltimtoday.com. Penulis adalah kontributor di sejumlah kanal transmisi nasional untuk isu-isu sosial dan kegamaan. Ia juga aktif di Asosiasi Penulis Islam –API-. Sumber gambar ilustrasi: HubPages]

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.