Mahasiswa Kaltim Harus Internalisasi Tri Darma PT


KALTIMTODAY -- Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kaltim, Fathurrahman, berpesan kepada segenap mahasiswa Kaltim untuk melakukan internalisasi makna dan nilai nilai dari semboyan Tri Darma Perguruan Tinggi sebagai tujuan penyelenggaraan pendidikan berkesinambungan.

Sebagai seorang intelektual dan akademisi, terang Fathur, langkah awal yang harus dipahami oleh mahasiswa Kaltim sebagai insan akademis adalah mengerti makna Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu “Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian”.

Fathur mengimbuhkan bahwa tujuan utama seorang mahasiswa adalah menuntut ilmu yang kemudian melakukan penelitian dan dilanjutkan dengan pengabdian terhadap masyarakat.

“Ketika mahasiswa tidak paham maksud dan tujuan Tri Darma perguruan tinggi maka mahasiswa tersebut pasti akan kebingungan apa yang akan dilakukan ketika dinyatakan lulus menjadi sarjana,” kata Fathurrahman saat menyampaikan sambutannya dalam acara Musyawarah Cabang (Muscab) II Keluarga Pelajar Mahasiswa Kalimantan Timur (KPMKT)  Jakarta di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, seperti release press yang diterima kaltimtoday.com, Senin (24/12/2012).

Fathur melanjutkan, paradigma tentang sikap individualis seorang mahasiswa bisa terselamatkan ketika mahasiswa tersebut mampu memahami Tri darma perguruan tinggi itu sendiri. Sehingga, tegasnya, paradigma dan karakter yang terbangun adalah karakter mahasiswa yang non-individualis.

“Mahasiswa yang telah melakukan internalisasi nilai dari Tri Darma ini akan menjadi jebolan mahasiswa berkualitas dengan prinsip sosial kemasyarakatan. Serta peduli terhadap pembangunan keummatan, kedaerahan, hingga kebangsaan”, demikian pesan Fathur yang juga Ketua Jaringan Komunikasi Publik (JKP) Kaltim ini.

Muscab II KPMKT Jakarta yang dilakasanakan pada tanggal 22-23 Desember 2012 mengambil tema “Kobarkan Semangat Persatuan dalam Kebhinekaan Menuju Kaltim Bangkit 2013”.

Dalam sambutanya di kesempatan yang sama, Ketua Cabang Periode 2010-2012 Hasan Albanna mengutarakan bahwa masih banyak hal yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi mahasiswa Kaltim di Jakarta khususnya peran aktif mahasiswa sebagai ujung tombak penggerak masyarakat mengawal kebijakan pemerintah baik pusat maupun daerah.

“Sebab tidak sedikit kebijakan daerah yang perlu dikawal, juga tak lupa dikritisi, agar mencapai target sesuai harapan masyarakat Kaltim,” kata Albanna.

Muscab yang dilaksanakan selama dua hari berturut-turut ini mengagendakan pengesahan AD/ART, penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pengurus 2010-2012 dan pemilihan ketua umum cabang untuk Periode 2012-2014.

Setelah melewati dinamika dalam bermusyawarah presidium sidang yang beranggotakan Nur Halimah, Ahmad Fauzan dan Indra Sainipar dengan persetujuan Forum Muscab II KPMKT Jakarta, mengesahkan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pengurus 2010-2012 diterima tanpa syarat.

Sementara itu setelah mengadakan pemilihan di mana ada dari 3 calon yang di usung, Sunardin terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Cabang KPMKT Jakarta masa bakti 2012-2014.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel