News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Waspadai Daging Impor dari Malaysia

Waspadai Daging Impor dari Malaysia

KALTIMTODAY -- Kepala Dinas Peternakan (Disnak) Kaltim H Syaiful Akhyar mengimbau masyarakat di kawasan perbatasan khususnya di Tarakan dan Kabupaten Nunukan agar mewaspadai daging impor dari Negara Malaysia yang berasal dari India.

Menurut Syaiful, daging-daging yang masuk ke beberapa daerah perbatasan Kaltim tersebut melalui jalur Tawau merupakan daging kerbau yang didatangkan Malaysia dari India yang terindikasi terkena Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak.

"Kita perlu mewaspadai masuknya daging ilegal dari Malaysia dan masyarakat harus menghindarinya. Karena daging berasal dari India itu terindikasi PMK hewan ternak yang membahayakan bagi kesehatan tubuh," ujar Syaiful Akhyar.

Diakuinya, masyarakat perbatasan membeli daging ilegal itu karena harganya murah, sementara daging sapi lokal masih sulit didapati. Padahal, kebutuhan masyarakat perbatasan cukup besar terhadap daging sapi.

Karenanya, Pemprov bersama pemerintah kabupaten dan kota serta didukung aparat keamanan secara rutin melakukan razia sekaligus pengetatan pengawasan serta sosialisasi terhadap masuknya daging-daging di kawasan perbatasan utara itu.

Sebab, mengkonsumsi daging ternak yang terkena PMK sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh. "Ditandai dengan sariawan (penyakit mulut) dan diare yang luar biasa bagi orang yang mengkonsumsinya," jelasnya.

Selain itu, upaya intensif pencegahan masuknya daging illegal terkena PMK ke Kaltim dilakukan juga untuk menyelamatkan sumberdaya ternak, sumberdaya manusia dan sumber daya lingkungan.

"Apabila PMK menyerang hewan ternak kita, maka diperlukan waktu ratusan tahun dan dana mencapai ratusan triliun untuk memulihkannya. Selama ini Kaltim merupakan daerah yang terbebas dari serangan PMK dan kondisi ini harus kita pertahankan, karenanya diperlukan dukungan dan perhatian masyarakat," tegas Syaiful. (yans/hmsprov)


Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.