Mantap! Akperprov Terima Mahasiswa Khusus Pedalaman dan Perbatasan


KALTIMTODAY -- Akademi Keperawatan (Akper) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim untuk pertama kali membuka penerimaan mahasiswa baru keperawatan melalui jalur khusus bagi warga perbatasan dan pedalaman serta terpencil terutama siswa-siswi di 10 kabupaten.

"Tahun ajaran 2013 nanti kami (Akperprov, red) akan kembali membuka penerimaan khusus mahasiswa baru keperawatan melalui jalur khusus bagi siswa-siswi perbatasan, daerah terpencil dan pedalaman," kata Direktur Akper Pemprov Kaltim H Achmad Saubani.

Menurut dia, pola penerimaan yang dilakukan instansinya guna memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di pedesaan sesuai keinginan Gubernur Awang Faroek agar hasil pembangunan merata dapat dirasakan seluruh masyarakat Kaltimtermasuk pembangunan sektor kesehatan.

Diakuinya, tahun ini (2012-2013) merupakan kegiatan pertama dilakukan namun peminatnya yang mendaftarkan diri masih sedikit dari kuota 40 mahasiswa ternyata hanya sekitar 20-an saja yang masuk melalui jalur tersebut.

Karenanya, untuk mencukupi kuota pihaknya sudah menyurati pemerintah kabupaten setempat khususnya melalui dinas pendidikan di sepuluh kabupaten tersebut agar menyiapkan calon mahasiswa yang akan memasuki atau mengikuti sistem penerimaan tersebut.

Dijelaskannya, dalam pola penerimaan mahasiswa khusus pedalaman, perbatasan dan daerah terpencil itu tidak dilakukan tes untuk melulusan masuk ataupun sistem penerimaan mahasiswa regular umumnya tetapi diberikan pengecualian.

Misalnya, untuk mengikuti program ini diharapkan siswa-siswi lulusan SMA jurusan IPA dengan prestasi akademik di sekolah peringkat/ranking 1 sampai 10 besar dengan nilai rapor minimal rata-rata 7.

"Untuk program ini diterima 40 mahasiswa atau masing-masing kabupaten akan diambil empat orang pelajar melalui seleksi oleh Dinas Pendidikan setempat. Guna mendukungnya, para pelajar itu wajib melampirkan surat keterangan dari kelurahan dan copy kartu keluarga yang dilegalisir Ketua RT setempat," ujar Saubani.

Ditambahkannya, informasi disampaikan jauh hari sebelum memasuki masa akhir tahun ajaran atau kenaikan tingkat agar masing-masing Pemkab melalui Disdiknya mempersiapkan pelajar yang akan mengikuti jalur khusus ini sesuai yang dipersyaratkan.(yans/hsprov/sumber ilustrasi: WakeUpToSleep)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel