News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

BMH Bangun "Sekolah Pemimpin" untuk Dhuafa

BMH Bangun "Sekolah Pemimpin" untuk Dhuafa


KALTIMTODAY -- Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (Laznas BMH) mendirikan lembaga pendidikan bernama "Sekolah Pemimpin Hidayatullah", yaitu program pendidikan terintegrasi setingkat menengah pertama untuk dhuafa. Sekolah ini berlokasi di Jl Raya Kalimulya Kecamatan Cilodong, Kebon Duren, Kota Depak, Jawa Barat.

Pendirian sekolah gratis untuk kalangan tidak mampu tersebut ditandai dengan dilakukannya peletakan batu pertama pada Sabtu (09/02/2013) kemarin, oleh Ketua DPR RI Marzuki Ali yang diwakili anggota DPR RI Syafwatillah Mohzaib.

Peletakan batu pertama ini dihadiri juga oleh Ketua DPRD Kota Depok Rintis Yanto, unsur Muspida Kota Depok, masyarakat sekitar, donatur BMH, pengurus Pesantren Hidayatullah, beserta ratusan undangan.

Direktur Laznas BMH Wahyu Rahman, mengatakan tidak boleh dilupakan bahwa prolem pendidikan merupakan masalah bangsa yang sangat serius. Sebab berbicara masalah bangsa berarti berbicara masalah pendidikan.

"Pendidikan merupakan masalah utama bangsa. Ini juga adalah masalah utama Umat Islam di negeri ini karena umat Islam adalah umat mayoritas. Untuk itu, diperlukan usaha strategis untuk menyelesaikan persoalan ini," kata Wahyu Rahman dalam sambutannya di acara peletakan batu pertama Sekolah Pemimpin, kemarin.

Wahyu mengungkapkan, banyak sekali kalangan dari anak bangsa yang memiliki minat yang besar, semangat, dan kemampuan intelektual untuk dapat menempuh pendidikan yang berkualitas.

Namun, lanjut Wahyu, karena mereka tak mendapat akses pendidikan yang mudah, terjangkau dan memadai, akhirnya mereka tidak bisa menikmati pendidikan yang secara konstitusi adalah hak semua warga negara.

"Maka kami dari Laznas BMH mendirikan Sekolah Pemimpin ini. Semua gratis untuk mereka yang tak mampu yang didukung sepenuhnya oleh para donatur BMH," lanjut Wahyu Rahman.

Selain proyek keummatan mendirikan Sekolah Pemimpin, Laznas BMH juga telah sukses menelurkan kader sarjana wisudawan dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Hidayatullah yang juga menjadi bagian dari program pendidikan gratis yang dikelola Laznas ini.

Kata Wahyu, sedikitnya STIE Hidayatullah telah berhasil meluluskan 140 kader sarjana yang telah berkiprah di seluruh nusantara. Gedung STIE Hidayatullah Depok sendiri hampir rampung penyelesaiannya. Pembangunan gedung berlantai 2 ini tak lepas dari dukungan para dermawan melalui lembaga zakat nasional ini.

Laznas BMH telah melakukan serah terima gedung ini dari pihak Laznas ke pihak pengelola perguruan tinggi yakni Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok.

Acara serah terima ini dirangkai dengan peletakan batu pertama pendirian Sekolah Pemimpin, yaitu program pendidikan terintegrasi setingkat SMP untuk anak-anak dhuafa. [ncal]

Keterangan Foto: Sekolah Pemimpin didirikan Laznas BMH yang telah terselenggara juga di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.



Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.