News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Inspirasi Prestasi dari Pembuktian Mancini

Inspirasi Prestasi dari Pembuktian Mancini


KALTIMTODAY -- Usai dikalahkan Southampton dengan skor 1-3 pekan lalu, City berhasil meraih kemenangan gemilang saat menghadapi Leeds United dalam ajang piala FA. Kemenangan empat gol tanpa balas itu membawa The Citizens masuk babak perempat final.

Sebelumnya Mancini dikabarkan dalam posisi tertekan, karena bukan tidak mungkin, pelatih asal Italia yang pernah berduet dengan Marcelo Salas ketika bermain di Lazio itu akan dipaksa untuk meninggalkan Ettihad Stadium.

Hasil negatif kala menghadapi Southampton menjadi argumen terkuat mengapa posisi Mancini harus dipertimbangkan untuk diganti.

Menghadapi rumor tersebut, dengan penuh percaya diri Mancini mengatakan bahwa jika dirinya dipecat dari Ettihad Stadium, maka seharusnya tim-tim lain di Liga Inggris tidak layak memiliki seorang manajer.

Pernyataan itu memang bukan isapan jempol belaka. Belajar dari pengalaman di musim lalu, dimana situasinya tidak begitu berbeda dengan musim ini, Mancini mengerti apa yang mesti dilakukan bersama anak asuhnya.

Bahkan, situasi sulit yang membelit timnya justru mampu disikapi secara positif, sehingga bukan tidak mungkin kekuatan City akan kembali pada performa terbaiknya.

Tugas Mancini sebenarnya tidak begitu sulit, apalagi pemain-pemain The Citizens terbilang pemain unggul dan berpengalaman. Dan, Mancini mampu mengomposisikan semua itu kala menghadapi Leeds United. Empat gol tanpa balas, menjadi bukti bahwa Mancini masih bisa membawa City meraih prestasi.

Terbukti, menghadapi tim Championship Division itu City mencetak dua gol di 15 menit awal pertandingan lewat Yaya Toure dan Sergio Aguero.

David Silva dkk. akhirnya menutup laga di Etihad Stadium, Minggu (17/2/2013), dengan skor akhir 4-0 usai Carlos Tevez menyumbangkan satu, yang ditutup dengan gol kedua Aguero.

Langkah Mancini untuk kembali Membawa City meraih trofi piala FA nampaknya akan semakin terbukti. Hal inti tidak lain karena kemungkinan perempat final nanti MU akan menghadapi raksasa London Chelsea, sementara itu, City hanya akan menghadapi Barnsley.

Di sisi lain, masih ada kesempatan yang cukup bagi Mancini untuk mengejar ketertinggalan poin dari MU, meskipun kemungkinan MU tergelincir terlihat kecil. Bagaimanapun 12 laga sisa di ajang liga primer harus benar-benar ditutup dengan kemenangan demi kemenangan.

Itulah Mancini yang ternyata masih mampu memberi bukti. Suatu sikap positif yang harus memberi inspirasi bagi para pengejar prestasi. Siapa pun berkata apa tentang diri dan upaya kita, hendaknya tak menjadi batu sandungan yang sebenarnya.

Karena semua ucapan yang ingin menjatuhkan kita itu akan berhenti dengan satu kerja nyata yang memberi bukti. Maka teruslah berbuat kebaikan, ia pasti akan berbuah kebaikan pula.


By Bangun Bumigiri | www.kaltimtoday.com | Ilustrasi: Tracy/TheFindingOfMe

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.