Merah atau Biru, Siapakah Raja Manchester?


KALTIMTODAY -- Tak ada lagi harapan yang bisa membangkitkan gelora The Citizens –sebutan Manchester City- selain mengharap keajaiban, sembari memompa kekuatan tim agar tampil konsisten dalam meraup poin penuh pada 12 laga sisa musim ini.

Mancherster United yang sebelumnya diharapkan gagal meraih kemenangan ternyata mampu menekuk Everton dengan skor 2-0. Dengan demikian, selisih poin antara MU dengan City kian melebar. 

Seolah tak ingin mengalami kegagalan sebagaimana musim lalu, MU benar-benar mempersiapkan segalanya agar tahta klasemen musim ini tetap berada dalam genggaman Setan Merah, julukan MU. 

Sosok RVP benar-benar menjadi dewa bagi MU. Sekalipun gelar juara masih menyisakan teka-teki, siapapun pasti setuju, tanpa RVP, MU tak mungkin dapat bermain secara gemilang seperti musim ini.

Bahkan Arsenal yang salah perhitungan dengan melepas striker asal Belanda itu harus kelimpungan di musim ini. Skuad Arsen Wenger tak mampu bersaing dengan City, Chelsea apalagi MU.

Roberto Mancini mengatakan bahwa peluang City hanya 10 persen untuk bisa mempertahankan gelar juara. Sepertinya suatu ungkapan yang realistis, mengingat secara tim MU lebih siap untuk konsisten. Apalagi, RVP cs tak mau kehilangan momentum memeluk trofi juara BLP musim ini. 

Namun demikian, semua masih mungkin terjadi. Sejauh pluit terakhir dari laga terakhir belum berbunyi, maka spekulasi, prediksi dan asumsi masih akan terus bergulir. Oleh karena itu, Dzeko dan Aguero harus memiliki strategi yang lebih baik dalam laga-laga berikutnya. Tanpa ada perubahan strategi yang lebih baik, sudah bisa dilihat, City akan semakin jauh tertinggal.

Harapan masih ada, memang tidak salah. Itulah yang harus dimiliki oleh tim City. Terutama ketika MU harus bertandang ke Madrid dua hari ke depan. Faktor kelelahan menjadi satu-satunya harapan realistis The Citizens untuk melihat MU keok dalam empat laga berikutnya.

Tetapi, harapan itu pasti tinggal harapan, jika sang pelatih kawakan Ferguson mampu mengatur pemainnya dengan apik, sehingga tak ada dalih apa pun kecuali mengakhiri laga dengan hasil positif.

Nah, ini pelajaran yang bisa diambil, untuk sahabat-sahabat Spirit Soccer Lovers, apa kira-kira yang dipersiapkan untuk masa depan kita?.

Maka, belajarlah dari kompetisi duo Manchester itu, selagi ada kesempatan, teruslah berusaha sekuat tenaga. Jangan terlalu risau dengan komentar miring, pendapat curang, atau pun ucapan-ucapan murahan.

Bagaimana pun Anda harus terus berusaha. Dan, itu harus Anda lakukan, ketika Anda harus menang, semenara situasi tak memberi dukungan!


By Bangun Bumigiri | www.kaltimtoday.com 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel