News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

"Pasar Sungai Dama Harus Segera Selesai"

"Pasar Sungai Dama Harus Segera Selesai"

KALTIMTODAY -- Setelah dimulai pengerjaannya pada Februari 2010 lalu, Pemkot Samarinda mendesak investor  pembangunan Pasar Sungai Dama segera menuntaskan pekerjaannya.

”Karena sesuai perjanjian kerjasama yang telah disepakati oleh kedua belah pihak batas pembangunan memang sudah harus tuntas setahun yang lalu,” tegas Wakil Walikota Samarinda H Nusyirwan Ismail seperti lansiran siaran pers Humas Pemkot Samarinda, kemarin.

Dalam permintaannya tenggang waktu serah terima pekerjaan yang dimintakan oleh Nusyirwan  adalah akhir Maret 2013 mendatang.

”Dan yang kita harapkan serah terima pekerjaan yang akan dilakukan nantinya sudah benar-benar selesai secara keseluruhan,” tandasnya.

Sikap tegas Wawali ini ditunjukan bukan tanpa alasan mengingat berdasarkan pengakuan pihak investor pembangunan pasar yang terletak di jl Otto Iskandardinata tersebut boleh dikatakan sudah selesai dan sudah bisa diserahterimakan.

Sementara, berdasarkan analisa tim teknis totalitas penyelesaian pekerjaan baru mencapai 90 %, karena masih ada beberapa kegiatan pembangunan yang belum selesai seperti pemasangan rolling door pada masing-masing petak kios.

Kewajiban inilah menurut Nusyirwan yang harus segera dipercepat oleh investor tahap pengerjaannya.

Karena selain memang sudah merupakan kesepakatan awal dalam perjanjian kerjasama untuk menyelesaikan semua jenis pekerjaan dalam pembangunan ini, jelas Nusyirwan, yang harus benar-benar dipahami oleh investor bahwa dalam pelaksanaannya Pemkot dalam hal ini terikat pula dengan aturan dan pengawasan oleh BPK

"Jadi jangan sampai ada suatu pekerjaan di luar konsep awal perjanjian, karena bila tidak ini bisa menjadi temuan,” tegasnya.

Kalaupun ada hal-hal yang perlu diperbaiki menurut Wawali lagi bisa saja diadendumkan, tapi hal inipun  perlu dilakukan pengkajian terlebih dahulu.

Sementara dalam alasan pihak investor menyebut pekerjaan ini bisa saja untuk diserahterimakan dan dapat dikelola oleh Pemkot, sebab pemasangan rolling door dianggap mereka mubazir karena bisa dibongkar ulang oleh pemilik petak setelah ditempati.

Ditambah kondisi pasar yang dalam fasilitasnya tidak menggunakan teknologi yang mengharuskan perawatan secara berkesinambungan, sehingga bisa saja dilakukan oleh pihak pertama dalam hal ini Pemkot Samarinda.

FOTO: Pedagang pasar unjuk rasa atas maraknya pungli di Pasar Sungai Dama Samarinda/Samarinda Pos



Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.