News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

"Jangan Abaikan Potensi Alam Selain Migas"

"Jangan Abaikan Potensi Alam Selain Migas"

KALTIMTODAY -- Satu hal yang tidak boleh dilupakan masyarakat Kaltim terkait dengan masa depan wilayah ini adalah bahwa kita tidak bisa sepenuhnya bergantung pada satu sumber daya penghidupan.

Selama ini, memang, Kaltim dikenal sebagai penghasil minyak dan gas serta batu bara yang sangat masyhur disebut-sebut di negeri ini.

Namun, berharap dan fokus pengembangan hanya pada hal tersebut merupakan sikap yang jelas keliru. Kita jangan lupakan sektor pertanian, perkebunan, jasa, dan, juga penting adalah pariwisata.

"Maka bagi saya, mega proyek jalan toll dan kereta api lintas Kalimantan yang diproyeksi Pemerintah Kaltim harus juga berasas pada semangat untuk mendukung sektor pertanian dan sejenisnya. Jadi saya kira keliru kalau kemudian proyek ini hanya peruntukan sebagai jalur lalu lintas batu bara dan migas saja," kata pengamat kebijakan publik Fathih Fathullah dalam perbincangan dengan kaltimtoday.com, Selasa (12/03/2012).

Fathih menilai, ada kesenjangan pemerintah dalam memberlakukan sektor pertanian ketimbang sektor eksplorasi bumi dalam bentuk minyak, gas, dan batu bara. Indikasi itu, nilai Fathih, bisa dilihat dari proses perizinan pembukaan wilayah eksploitasi tambang yang dinilainya relatif masih sangat mudah.

Seharusnya, tegad dia, pemerintah tidak mudah mengeluarkan izin pertambangan. Tidak saja pemerintah tingkat provinsi, pemerintah tingkat kabupaten/kota bahkan memiliki tanggungjawab yang sangat besar dalam masalah ini. Mengeluarkan izin lalu kemudian melahirkan masalah di kemudian hari, ini menurut Fathih yang akan memunculkan problema baru.

"Sebab biasanya yang ada setelah itu adalah saling lepas tanggungjawab dan ada kecenderungan pemerintah dan pengelola tambang bersepakat untuk mengabaikan hak-hak sipil masyarakat sekitar tambang," katanya.

Fathih berharap sektor pertanian dan perkebunan yang merupakan sokoguru perekonomian bangsa patut untuk diperhitungkan peluang dan didukung potensi-potensi pasarnya. Ia pun mengapresiasi kebijakan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur yang telah mengembangkan daerah Kaliorang sebagai wilayah percontohan perkebunan Pisang Kepok.

"Kebijakan Pemkab Kutim tersebut harus diapresiasi dan layak dicontoh wilayah lainnya," tutup Fathih.


Powered by Telkomsel BlackBerry®

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.