News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Nasib Blok Mahakam Diputuskan Sebelum SBY Pensiun

Nasib Blok Mahakam Diputuskan Sebelum SBY Pensiun

KALTIMTODAY -- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik menjanjikan kelanjutan kontrak kerja sama Blok Mahakam, diputuskan sebelum berakhirnya Kabinet Indonesia Bersatu jilid II (KIB II) yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Oktober 2014 mendatang.


"Saat ini, belum ada keputusan apapun soal Mahakam. Tapi, saya pastikan sebelum kabinet ini berakhir Oktober 2014, sudah diputuskan," kata Jero dikutip www.kaltimtoday.com dari laman Merdeka, beberapa waktu lalu.


Kepastian kelanjutan pengelolaan Mahakam yang lebih cepat akan memberikan kesempatan pengelola selanjutnya melewati masa transisi lebih baik.


Kementerian ESDM akan mengkaji secara mendalam kelanjutan kontrak Mahakam dengan prinsip memberikan keuntungan sebesar bagi negara dengan memasukkan PT Pertamina (Persero) dalam pengelolaan di blok Mahakam.


"Berapa persen bagian Pertamina. Ini akan kami lihat bagaimana kesiapan dana, teknologi, dan sumber daya manusianya," katanya.


Saat ini, Blok Mahakam dikelola perusahaan migas asal Perancis, Total EP Indonesie dengan kepemilikan hak partisipasi 50 persen. Sementara, sisanya dikuasai Inpex Corporation asal Jepang.


Kontrak kerja sama Mahakam dengan Total akan berakhir pada 2017 setelah berjalan 50 tahun. Kontrak pertama diteken 31 Maret 1967 dengan jangka waktu selama 30 tahun. Pada 31 Maret 1997 diperpanjang lagi selama 20 tahun dan akan berakhir 30 Maret 2017.


Powered by Telkomsel BlackBerry®

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.