News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Kaltim Akan Ciptakan Rekor Dunia

Kaltim Akan Ciptakan Rekor Dunia


KALTIMTODAY -- Jika tak ada aral, Balikpapan, Kalimantan Timur, akan memecahkan rekor sejarah dunia dengan pengibaran Bendera Merah Putih sepanjang 1000M2 di Pantai Lamaru, Balikpapan, Kalimantan Timur, hari ini, Selasa (21/05/2013)..

Segala persiapan baik tim maupun teritori tempat acara digelar telah dilakukan. Saat ini telah tampak kemah Pramuka, SAR dan BNBP di lokasi acara yang akan ikut meramaikan pengibaran Bendera Merah Putih. Juga tampak tenda representatif disediakan untuk undangan dan pengunjung yang ingin menyaksikan helatan bersejarah ini.

"Kibar bendera merah putih 1000m2 ini akan dinaikkan dengan menara bambu setinggi 67 meter yang disusun dan diikat dengan tali saja. Ini akan tercatat sebagai rekor dunia," kata Supriyadi, ketua pelaksana, dalam rilis pers yang dikirim panitia ke redaksi www.kaltimtoday.com, Selasa.

Pengibaran bendera untuk ciptakan rekor dunia ini dinisiatori oleh SAR Nasional Hidayatullah yang didukung sepenuhnya oleh pemerintah Provinsi Kaltim, sejumlah lembaga dan instansi, dan tokoh lokal setempat. Pengibaran itu juga digelar dalam rangka menyonsgosng acara Silaturrahmi Nasional (Silatnas) dan Milad ke-40 Hidayatullah yang akan digelar di Balikpapan Juni mendatang.

Kibar bendera 1000M2 pagi ini rencananya akan dihadiri oleh Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, Kapolda Kaltim, Pangdam VI Mulawarwan, Deputy Menteri, dan berbagai lapisan dan tokoh masyarakat.

"Persiapan sudah seratus persen" ujar Supriyadi.

Sementara, H.M. Jos Soetomo selaku pemilik Pantai Lamaru memberikan apresiasi dengan menyatakan sangat mendukung acara ini.

"Mudah-mudahan dengan acara ini, menjadi awal kebangkitan, tidak hanya di Kaltim tapi juga bangsa Indonesia. Pancasila kita jalankan, bhinneka tunggal
ika kita tegakkan sesuai ukhuwah Islamiyah" ujar Jos Soetomo saat melakukan sidak sekaligus pengarahan di lokasi Pantai Lamaru.

Ia mengatakan, sejarah Merah Putih adalah heroisme perlawanan melawan penjajah yang kemudian spirit itu tertancap kokoh dari Sabang sampai Merauke.

Hal itu, kata Soetomo, tidak bisa terlupakan sampai kapanpun, sebab perjuangan merebut kemerdekaan Indonesia dilalui dengan kucuran darah, balutan luka bahkan harus meregang nyawa demi tegaknya merah putih berkibar di bumi pertiwi Indonedia.

"Bendera tidak hanya simbol negara tapi juga sebagai lambang kemenangan dan
kejayaan," tandasnya.

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.