News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Inilah Penyebab Kenapa Buku Nikah Jadi Langka

Inilah Penyebab Kenapa Buku Nikah Jadi Langka

ANC | KTC -- Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag) Abdul Djamil mengatakan seluruh pasangan pengantin yang belum memperoleh buku nikah dapat mengambil buku nikahnya pada KUA tempat pencatatan perkawinan pada bulan Desember 2013 tanpa dipungut biaya.

Kekurangan persediaan buku nikah, menurut Abdul Djamil, mulai terjadi pada bulan Oktober 2013 terutama dipicu oleh provinsi-provinsi yang  peristiwa nikahnya tinggi, yaitu di atas 80.000 s.d. 490.000 pernikahan per tahun.

Hal itu dikatakan Abdul Djamil sehubungan dengan adanya kekurangan buku nikah yang terjadi di beberapa daerah dan mengakibatkan beberapa pasangan pengantin belum dapat memperoleh buku nikah.

Kata Djamil, Kementerian Agama dalam hal ini Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam menyampaikan permohonan maaf atas terjadinya kekurangan buku nikah pada beberapa provinsi di Indonesia, sehingga beberapa pasangan pengantin yang telah dicatatkan pernikahannya belum memperoleh buku nikah.

"Kepada  pasangan pengantin tersebut, saat ini untuk sementara telah diberikan surat keterangan pengganti buku nikah yang berlaku selama 3 bulan", ujar Abdul Djamil beberapa waktu lalu.
Kekurangan persediaan buku nikah, menurut Abdul Djamil, mulai terjadi pada bulan Oktober 2013 terutama di provinsi-provinsi yang  peristiwa nikahnya tinggi, yaitu di atas 80.000 s.d. 490.000 pernikahan per tahun.

Provinsi-provinsi yang  mengalami kekurangan buku nikah dengan jumlah peristiwa nikah yang tinggi antara lain Provinsi Jawa  Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten, Sumatera Utara, Lampung, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara  Barat.

"Selain delapan provinsi tersebut, contohnya Provinsi Kepulauan Riau, stock ketersediaan buku nikah  dalam kondisi terkendali dan jumlahnya mencukupi", jelas Abdul Djamil.

Pada saat ini, lanjut Abdul Djamil, sedang berlangsung proses lelang pengiriman buku nikah yang dilaksanakan oleh ULP Ditjen Bimas Islam. Setelah dilakukan penandatanganan kontrak lelang pengiriman buku nikah, maka buku nikah  segera dikirim ke seluruh provinsi.

"Ditargetkan buku nikah sudah kembali tersedia di KUA-KUA mulai  Desember 2013", terang Abdul Djamil.

Selanjutnya, untuk membantu pasangan pengantin yang mendesak membutuhkan buku nikah, beberapa provinsi,

Ditjen Bimas Islam telah mendahulukan pengiriman buku nikahnya sampai dengan bulan November 2013. Provinsi tersebut antara lain: (1) Jawa Barat 46.994 (2) DKI Jakarta 19.398 (3) Banten 29.598 (4) Lampung 18.000 (5) Jawa Timur 125.000 (6) Sulawesi Selatan 20.000 (7) Riau 30.000 (8)
Juga ada NTB 20.000 (9) Kalimantan Selatan 10.000 (10) Sumatera Utara 2.000 (11) Jawa Tengah 2.000 (12) Sulawesi Barat 3.000 (13) Sulawesi Tenggara 3.000 (14) Papua 2.000 (15) Maluku 3.000 (16) Bali 2.000 (17) Sulawesi Utara 3.000, dan (18) Maluku Utara 3.000. (dm). (kem/ybh/anc)










Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.