News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Merokok di Istana Sikap Menteri Susi Disesalkan, Tapi Tetap Disanjung

Merokok di Istana Sikap Menteri Susi Disesalkan, Tapi Tetap Disanjung

PINOPINI -– Mungkin baru kali pertama terjadi di negeri ini, seorang menteri merokok di depan wartawan yang kemudian tersiar di hadapan publik. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dialah pelakunya.

Sosok menteri perempuan nyentrik ini pun teka pelak memantik perhatian publik. Ada yang mengecam tindakanya yang dianggap menjadi teladan buruk bagi generasi bangsa.

Sudah pasti perilaku tersebut mendapat sorotan berbagai pihak. Apalagi menteri Susi merokok dengan santainya di wilayah yang notabene merupakan tempat sakral, Istana Negara.

Anggota Komnas PT, dr Kartono Mohammad mengaku menyayangkan aksi Susi.”Ini pemandangan yang sangat tragis. Seorang pejabat publik merokok seenaknya di lingkungan yang terlarang untuk merokok. Dan itu dilakukan pula di depan publik,” papar dia dikutip Pinopini dari laman Pos Kota.  

Menurut Kartono, perilaku tersebut meski sifatnya spontan, semestinya tidak pernah dilakukan oleh seorang menteri. Ia adalah pejabat negara sekaligus publik figur  yang memiliki tanggungjawab moral memberikan contoh baik kepada masyarakat.

Menurut Kartono, meski merokok menjadi hak pribadi Susi, tetapi yang bersangkutan tetap harus menjaga adat kepatuhan.

“Istana sebagai ruang publik tentu memiliki aturan terkait larangan merokok,” lanjutnya.

Kartono berharap Susi bisa mengubah perilakunya agar tidak sembarangan merokok. Bahkan kalau bisa, Susi harus berpikir untuk berhenti merokok.

Indonesia dikatakan Kartono saat ini sedang menghadapi peningkatan jumlah perokok remaja yang cukup tinggi. Termasuk munculnya baby smoker dari berbagai daerah.

Karena itu semestinya semua kementerian dan lembaga negara mengambil inisiatif untuk menurunkan prevalensi perokok muda tersebut.”Persoalan rokok bukan semata-mata tanggungjawab Kementerian Kesehatan,” pungkas Kartono.

Meski dikecam banyak pihak, rupanya tak sedikit yang memuja dan memuji menteri Susi. Apalagi kalau bukan karena latar belakangnya yang penuh kerja keras. Susi dikenall sebagai sosok low profile namun terkenal baik di kalangan sejawatnya.

Yah, tapi setidaknya, ibu menteri bisa menempatkan diri secara tepat. Tentu saja merokok tidak boleh ada yang melarang. Itu hak siapa saja. Tapi merokok di lingkungan istana apalagi dengan sorotan kamera media yang menggunakan frekuensi massa, tentu saja tindakan menteri Susi tersebut keliru dan tidak dibenarkan.

Kendati demikian, Susi tetaplah figur yang inspiratif. Setidaknya buat kita-kita yang tidak bisa sekolah tinggi-tinggi. (den/kla)

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.