News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Waduh, Indonesia Tempati Peringkat Terburuk di FIFA

Waduh, Indonesia Tempati Peringkat Terburuk di FIFA

KALTIM.TV -- Dalam daftar ranking terbaru FIFA yang disiarkan hari ini dan dilansir laman Bola.com, Kamis (1/10/2015), menempatkan Indonesia mendapuk rekor terburuk sejak sepakbola negeri ini tergabung di FIFA pada 1 November 1972 di Kongres FIFA di Helsinki, Finlandia dan sejak sistem ranking digunakan FIFA pada 1993. Ranking baru dari FIFA ini jelas bukan kabar yang menggemberikan.

Dalam data itu Indonesia menempati ranking ke 171 dari 209 negara. Ranking itu jadi yang terburuk melewati posisi 170, yang sebelumnya jadi ranking terburuk Indonesia di FIFA. Ranking 170 itu terjadi kala federasi sepak bola negeri ini mengalami dualisme, yakni pada kurun waktu Oktober 2012, April-Juni 2013, September 2013.

Indonesia tidak "sendirian" mengalami kemerosotan ini. Pasalnya, Indonesia menduduki peringkat 171 bersama dengan negara tetangga, Malaysia. Indonesia dan Malaysia sama-sama mengumpulkan poin 111.

Ranking 171 yang dicapai per hari ini, turun enam peringkat dari bulan lalu. Sejak disanksi FIFA pada 30 Mei lalu, peringkat Indonesia terus mengalami penurunan. Suatu hal yang sudah bisa diprediksi sebelumnya karena timnas Indonesia di semua level tak bisa bertanding di kancah internasional untuk mengoleksi poin.

Pada Juli 2015, Indonesia ada di ranking 164 (turun sembilan peringkat dari 155 di bulan Juni). Kemudian pada Agustus, kembali turun ke posisi 165. Pada September ranking Indonesia tak mengalami perubahan, tetap 165, hingga Oktober ini kembali turun.

Sepanjang itu pula Indonesia sudah dilewati sejumlah negara yang selama ini selalu di bawah Indonesia, seperti Bhutan dan Timor Leste. Per 1 Oktober ini, Timor Leste masih di atas Indonesia (ranking 170) sementara Bhutan "kembali" berada di bawah Indonesia, di ranking 173, karena kandas di beberapa laga kualifikasi Piala Dunia 2018.

Meski begitu, tak menutup kemungkinan ranking Indonesia akan terus melorot dan kembali disalip Bhutan.

Pasalnya, satu-satunya cara menaikkan kembali ranking Indonesia adalah dengan mengirim timnas berlaga dan kembali mengumpulkan poin. Hanya, kapan hal itu bisa dilakukan jika konflik PSSI-Kemenpora tak kunjung tuntas dan FIFA tak mencabut sanksinya terhadap sepak bola Indonesia?

Ranking FIFA memang bukanlah sesuatu yang layak didewakan, namun ranking FIFA merupakan representasi pencapaian timnas. Bila timnas tak berprestasi atau bahkan sama sekali tak mendapat kesempatan bermain, tentu ranking sebuah negara di FIFA akan semakin melorot.

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.