News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

BPPK Kemenlu Soroti Peran Penting Pembangunan Wilayah Perbatasan

BPPK Kemenlu Soroti Peran Penting Pembangunan Wilayah Perbatasan

Kaltara.News - Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan (BPPK) Kementerian Luar Negeri menyoroti pentingnya pembangunan wilayah perbatasan. Hal itu salah satunya ditandai dengan akan digelarnya lokakarya yang dirangkai dengan sosialisasi bertempat di Balikpapan, Kalimantan Timur, tanggal 30 November 2015 mendatang.

BPPK Kementerian Luar Negeri RI bekerjasama dengan Forum Komunikasi Kelitbangan (FKK) akan menyelenggarakan sosialisasi kajian dengan mengusung tema besar “Manfaat Kerja Sama Internasional dalam Mendorong Pembangunan Wilayah Perbatasan”.

Dalam siaran persnya diterima Kaltim.TV, dijelaskan acara ini tidak hanya sebagai sarana untuk mendiseminasikan hasil kajian, kegiatan ini juga bertujuan untuk menjadi wadah komunikasi antar berbagai pemangku kepentingan yang terkait dengan pengelolaan wilayah perbatasan. Kegiatan ini akan dibuka oleh Duta Besar Salman Al Farisi, Plt. Kepala BPPK.

Wilayah perbatasan memiliki peran strategis sebagai beranda terdepan NKRI. Selain posisi sebagai pintu gerbang Indonesia, kawasan perbatasan juga merupakan pagar terdepan bagi kedaulatan NKRI.

Oleh karena itu, BPPK Kemenlu menilai sudah sepatutnya jika pembangunan di wilayah perbatasan menjadi fokus pemerintah. Konsep “membangun Indonesia dari pinggiran” yang digagas oleh Presiden Joko Widodo telah menunjukkan tingginya komitmen pemerintah terhadap isu perbatasan tersebut.

"Pembangunan wilayah perbatasan membutuhkan upaya yang komprehensif, dengan tidak hanya menggunakan upaya yang dilakukan di dalam negeri, melainkan juga melalui kerja sama dengan negara-negara tetangga," kata Plh. Plt. Sekretatis BPPK, Basana M. Sidabutar, diterima media ini, Selasa (24/11/2015).

Kata Basana, wilayah perbatasan memiliki potensi ekonomi yang sangat besar untuk dikembangkan. Pulau Sebatik, misalnya menghasilkan komoditas ekspor unggulan seperti pisang, kelapa sawit, dan kakao. Sementara itu, wilayah Nunukan menjadi salah satu basis pemasok rumput laut untuk dikirim ke Tiongkok (hasil kajian PKSPL IPB).

Kawasan hutan di wilayah perbatasan Kalimantan juga dinilai merupakan sumber hasil hutan ikutan yang mempunyai nilai ekonomi cukup tinggi seperti kayu gaharu, sarang burung walet, damar, rotan dan tumbuh-tumbuhan yang berkhasiat untuk obat-obatan (hasil kajian PKOPD UNMUL).

Melalui tata kelola kerja sama internasional yang baik, komoditas ini dapat dihubungkan pada global value chain, sehingga dapat dimanfaatkan sebesarbesarnya untuk pengembangan wilayah perbatasan.

Basana menyebutkan, disamping berbagai potensi yang dimiliki, wilayah perbatasan juga masih menyimpan berbagai permasalahan yang perlu dituntaskan, di antaranya adalah penyelundupan barang dan narkoba, pembuangan limbah berbahaya, pencurian ikan, illegal logging, dan people smuggling.

Lebih lanjut, hasil kajian yang dilakukan BPPK bersama kedua perguruan tinggi ini akan menjadi masukan dan rekomendasi yang bermanfaat bagi pemanfaatan peluang kerja sama internasional untuk mengatasi permasalahan pembangunan di wilayah perbatasan.

"Untuk memperkaya masukan bagi pihak-pihak terkait dalam upaya meningkatkan pembangunan di wilayah perbatasan, kegiatan ini akan menghadirkan Perwakilan dari Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), beberapa Pemerintah Provinsi Terluar, dan perwakilan dari kalangan akademisi dan lembaga swadaya masyarakat sebagai narasumber," demikian siaran pers tersebut.

Rencanya acara sosialisasi ini akan digelar pada hari Senin, 30 November 2015 Pukul 09.00 – 16.00 WITA bertempat di Hotel Aston Balikpapan Jl. Jenderal Sudirman No. 7, Balikpapan. (ybh/ktd) 

FOTO: Tampak aktifitas masyarkat Pulau Sebatik Indonesia di sebuah lokasi tapal batas negara antara Indonesia - Malaysia. Foto ini diabadikan oleh Kaltim.TV saat melakukan safari jurnalistik ke wilayah tersebut tahun 2010 lalu. Liputannya dapat dibaca di sini 

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.