News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Marak Kejahatan Virtual, Pemprov Kaltim Mantapkan Pencegahan Cyber Crime

Marak Kejahatan Virtual, Pemprov Kaltim Mantapkan Pencegahan Cyber Crime

Kaltara.News - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim telah mempersiapkan mekanisme dalam keamanan jaringan sistem informasi daerah sebagai upaya mencegah adanya cyber crime atau kejahatan dunia maya yang merupakan suatu kejahatan yang berhubungan erat dengan penggunaan teknologi berbasis utama komputer dan jaringan telekomunikasi.

Menurut Kepala Diskominfo Kaltim Abdullah Sani didampingi Kepala Bidang Teknologi Informasi Diskominfo Kaltim Akhmad Mulyadi, kejahatan yang berhubungan erat dengan penggunaan teknologi yang berbasis utama komputer dan jaringan telekomunikasi ini dalam beberapa literatur dan prakteknya dikelompokan menjadi beberapa bentuk diantaranya, kejahatan yang dilakukan dengan memasuki/menyusup ke dalam suatu sistem jaringan komputer secara tidak sah, tanpa izin atau tanpa sepengetahuan dari pemilik sistem jaringan komputer yang dimasukinya.

Selain itu, kejahatan dengan memasukkan data atau informasi ke internet tentang sesuatu hal yang tidak benar, tidak etis dan dapat dianggap melanggar hukum atau mengganggu ketertiban umum.

Kemudian, kejahatan dengan memalsukan data pada dokumen-dokumen penting yang tersimpan sebagai scriptless document melalui internet yang biasanya ditujukkan pada dokumen-dokumen e-commerce dengan membuat seolah-olah terjadi "salah ketik" yang pada akhirnya akan menguntungkan pelaku.

Bukan itu saja, kata Abdullah Sani, kejahatan yang memanfaatkan jaringan internet untuk melakukan kegiatan mata-mata terhadap pihak lain dengan memasuki sistem jaringan komputer (computer network system) pihak sasaran dan kejahatan yang dilakukan dengan membuat gangguan, perusakan atau penghancuran terhadap suatu data, program komputer atau sistem jaringan komputer yang terhubung dengan internet serta kejahatan yang ditujukan terhadap informasi seseorang yang merupakan hal yang sangat pribadi dan rahasia.

Mengantisipasi kejahatan yang dilakukan dengan teknologi komputer ini, Diskominfo Kaltim telah mempersiapkan mekanisme dalam keamanan jaringan sistem informasi daerah melindungi server dengan teknologi enkripsi. Server-server telah diberi identifikasi menggunakan teknologi-teknologi standar keamanan jaringan berbasis enkripsi, digital signature dan algorithm checksum.
         
"Selain itu juga dipasang NSM (Network Management System) untuk mengawasi sumberdaya teknologi informasi dan komunikasi dan aset-aset teknologi informasi lainnya," jelasnya.
Bukan hanya menggunakan server teknologi enkripsi, tapi juga menggunakan security appliance baik secara software dan hardware. Dalam hal ini, jaringan komunikasi data Pemprov Kaltim telah menggunakan beberapa perangkat keamanan jaringan yang bertugas untuk menyortir dan memberikan kebijakan terhadap akses jaringan dan data.

"Diantaranya menggunakan Intrusion Prevention System (IPS) yang bertugas untuk mendeteksi aktivitas yang mencurigakan dalam sebuah sistem atau jaringan dan melakukan inspeksi terhadap lalu lintas inbound dan outbound dalam sebuah sistem atau jaringan," kata Abdullah Sani.

Selain itu, dia menambahkan, IPS juga berfungsi melakukan analisis dan mencari bukti dari percobaan intrusi (penyusupan). Selain IPS juga menggunakan firewall yang bertugas untuk memberikan control atau akses terhadap jalur-jalur jaringan yang akan dimasuki, mana yang boleh, mana yang dilarang untuk diakses dan membedakan antara  jaringan  LAN, WAN dan eksternal," jelasnya.

Pemprov Kaltim kara dia secara garis besar telah melakukan langkah-langkah untuk mengantisipasi cyber crime dengan kebijakan terhadap akses jaringan dan penggunaan mekanisme standar keamanan jaringan informasi.

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.