News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Potensi Underground Economy di Pulau Sebatik Perlu Perhatian Serius

Potensi Underground Economy di Pulau Sebatik Perlu Perhatian Serius

Kepala Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan Institut Pertanian Bogor (PKSPL-IPB), Lucky Andrianto | Photo by: Irwan/Kaltim.TV
Kaltara.News - Kepala Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan Institut Pertanian Bogor (PKSPL-IPB), Lucky Andrianto, mengatakan potensi underground economy di kawasan pulau terluar Indonesia memiliki potensi besar yang perlu mendapat perhatian serius dalam rangka mendorong pembangunan di kawasan tersebut.

Hal itu disampaikan Lucky Andrianto saat menjadi narasumber dalam lokakarya dan sosialisasi kajian konfrehensif bertema "manfaat kerjasama internasional dalam mendorong pembangunan di wilayah perbatasan" diselenggarakan Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan (BPPK) Kementerian Luar Negeri RI bekerjasama dengan Forum Komunikasi Kelitbangan (FKK) berlangsung di Hotel Aston Balikpapan Jl. Jenderal Sudirman No. 7, Balikpapan, Senin (30/11/2015).

"Ini penting, terkait bagaimana perbatasan bisa menjadi relevan dan mutual dalam beragam perspektif sehingga jika dilihat dari sudut pandang ekonomi, maka kawasan perbatasan termasuk yang sering disebut sebagai underground economy," kata Lucky Andrianto dalam lokakarya yang juga turut diikuti oleh wartawan Kaltim.TV.

Diketahui, underground economy atau praktik ekonomi bawah tanah atau umumnya disebut “black market” adalah kegiatan ekonomi yang melibatkan pertukaran barang dan jasa yang tidak terpantau oleh instansi resmi. Namun, tidak selalu kegiatan di ekonomi underground ini ilegal. Ia bermasalah ketika sudah tidak tercakup dalam ranah pajak atau dengan sengaja pelakunya menghindari pajak.

Lucky menyebutkan, Pulau Sebatik, Kalimantan Utara, yang berada di sebelah selatan berbatasan langsung dengan pulau Malaysia yang juga bernama Sebatik di kawasan utara. Dia menilai, praktik underground economy di kawasan ini terjadi ditandai dengan tidak pernah tercatat bagaimana arus keluar masuk (economic benefits) baik dalam Indonesia ke Malaysia dan sebaliknya.

"Artinya, apakah kita net, surplus atau defisit, tidak diketahui. Itulah yang kemudian menjadi underground economy," kata Lucky.

Lucky menilai sudah saatnya wilayah perbatasan pulau terdepan Indonesia seperti Pulau Sebatik menjadi perhatian penting dalam pembangunan guna mendorong terciptanya kerjasama internasional yang akan menopang pertumbuhan tidak saja dari aspek ekonomi di kawasan ini tetapi juga banyak aspek  terkait lainnya seperti ketersedian lapangan kerja dan sarana dan prasarana pendidikan.

Lucky memandang penting meneropong isu kritis perbatasan khususnya di laut. Jika melihat pulau Sebatik yang berbatasan dengan Malaysia memuat perspektif ekonomi yang cukup penting. Dinamika internasonal di Pulau Sebatik, lanjut Lucky, segendang sepenarian dengan 92 pulau terluar Indonesia lainnya.

"Kita harus akui belum optimal dalam pengelolaan kawasan perbatasan. Memang sudah ada badan nasional pengelola kawasan perbatasan tetapi kemudian kehadiran badan ini perlu terus didorong menjadi kuat sehingga keberpihakan terkait dengan membangun dari pinggiran betul-betul menjadi sesuatu yang realistis," kata Lucky.

Lucky menilai, Pulau Sebatik adalah potensi besar wilayah tapal batas negara yang berada di kawasan yang selain sebuah pulau juga sebagai kawasan laut. Keberadaan pulau terluar ini berperan sebagai titik untuk mengukur batas dan ini sangat penting untun menjaga pulau terluar.

"Pulau terdepan adalah sebagai penentu ukur dan batas negara. Pulau terluar sekaligus perbatasan ini sebagai penentu batas, penentu struktur geografis, dan mungkin wilayah yang sering menjadi dispute serta yang tak kalah penting bersinggungan dengan hubungan internasional," imbuhnya.

Sebagai pulau terluar, Lucky menilai Sebatik menjadi penting karena ia menjadi penentu struktur geografis. Untuk kawasan Sebatik sebagai darat mungkin mudah saja dipantau dan sudah umum diketahui, namun Lucky khawatir dengan Sebatik sebagai kawasan laut termasuk mengenai tapal batas laut belum banyak dipahami.

"Karena kalau bicara Pulau Sebatik sebetulnya ada dua sisi yaitu laut dan darat. Walaupun perspektif Sebatik sebagai pulau daratan akan lebih banyak diketahui. Padahal dari sisi potensi maritim, Pulau Sebatik ini luar biasa", ujarnya.

Lucky Andrianto mengaku menitikberatkan kajian tentang pulau terdepan khususnya Pulau Sebatik melalui pendekatan sederhana dalam menyusun policy dan analisis yakni teori underground economy. Kendati ia mengakui kajian wilayah perbatasan bisa saja didekati dengan banyak pendekatan.

"Pendekatakn underground economy ini sengaja kami gunakan sebab kebetulan diplomasi luar negeri kita sekarang cenderung kepada konteks diplomasi ekonomi," pungkasnya.

Seperti diketahui, BPPK Kementerian Luar Negeri RI bekerjasama dengan Forum Komunikasi Kelitbangan (FKK) menyelenggarakan sosialisasi kajian konfrehensif tentang manfaat kerjasama internasional dalam mendorong pembangunan wilayah perbatasan.

Selain sebagai sarana untuk mendiseminasikan hasil kajian, kegiatan ini juga bertujuan untuk menjadi wadah komunikasi antar berbagai pemangku kepentingan yang terkait dengan pengelolaan wilayah perbatasan. Kegiatan ini dibuka oleh Duta Besar Salman Al Farisi, Plt. Kepala BPPK.

Narasumber lain yang hadir diantaranya Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Kepulauan Riau Naharuddin, Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia Triyono Budi Sasongko, Plt. Ketua Pusat Kajian Otonomi dan Pembangunan Daerah (PKOPD) Universitas Mulawarman Budiman.

Lalu di sesi kedua diisi oleh narasumber Kepala Badan Pembangunan Perbatasan dan Daerah Tertinggal Provinsi Kalimantan Barat M.H. Munsin, dan Laode Muhamad Syarif selaku Senior Advisor Kemitraan Partnership. Acara yang berlangsung intensif dari pagi hingga sore ini dimoderatori oleh Sekretaris Balitbang HAM Kementerian Hukum dan HAM Chairani Idha beserta Mohamad Hery Saripudin yang juga Plt. Sekretaris BPPK Kementerian Luar Negeri. (Irwan)

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.