News Breaking
NNTV
wb_sunny

Breaking News

Keistimewaan dan Keutamaan Orang Berilmu

Keistimewaan dan Keutamaan Orang Berilmu

DEWASA ini orang-orang saling berlomba untuk menjadi orang yang pintar dan berilmu. Baik itu untuk menjadi pintar dalam ilmu dunia (baca: ilmu sains dan lain-lain) maupun ilmu akhirat (baca: ilmu agama).

Namun, sudah tahukah kita apa saja yang keutamaan serta keistimewaan yang dimiliki orang berilmu? Berikut ulasannya.

Diangkat derajatnya
Allah Subhanahu wata’ala akan mengangkat derajat hamba-Nya yang berilmu beberapa derajat. Hal ini digambarkan di dalam Al-Qur’an pada Surat Al-Mujaadalah ayat yang ke-11

يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ

"Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. (Al-Mujaadalah: 11).

Ayat ini juga menjelaskan kepada kita bahwa orang-orang yang berilmu lebih utama dibandingkan orang yang bodoh. Sehingga Allah Subhanahu wata’ala mengangkat derajatnya di atas orang-orang yang tidak berilmu.

Dimudahkan jalannya menuju surga
Sebagaimana Rasulullah pernah bersabda:

مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ                              

"Barang siapa yang menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan jalan menuju surga" (HR. Muslim)

Utama dibandingkan ahli ibadah.
Rasulullah pernah memberikan analogi yang sangat indah antara orang yang berilmu dan orang yang ahli ibadah. Beliau bersabda:

   فَضْلُ الْعَالِمِ عَلَى الْعَابِدِ كَفَضْلِ الْقَمَرِ لَيْلَةَ الْبَدْرِ عَلَى سَائِرِ الْكَوَاكِبِ                              

"Keutamaan orang yang berilmu dengan orang yang ahli ibadah itu seperti keutamaan bulan disaat malam bulan purnama atas semua bintang-bintang" (HR. Ad Dailami).

Mengapa bisa ahli ilmu menjadi lebih utama dibandingkan ahli ibadah? Padahal ahli ibadah adalah orang yang paling banyak bermunajat kepada Allah siang dan malam. Tapi mengapa Rasulullah lebih memuliakan ahli ilmu?

Jawabannya, adalah, karena ahli ibadah hanya beramal (beribadah) untuk dirinya sendiri dan hanya bermanfaat bagi dirinya sendiri. Adapun ahli ilmu ia lebih utama disebabkan karena mengajarkan ilmu kepada manusia dan ia bermanfaat bagi orang lain.

Dalam hadits yang lain Rasulullah bersabda yang artinya “Sebaik-baik manusia adalah orang yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain”.

Tinggi rasa takutnya kepada Allah ‘azza wa jalla.

Allah Subhanahu wata’ala berfirman dalam Al-Qur’an surat Faathir ayat ke-28:

إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ  
"Artinya: Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah para ulama" (Faathir: 28)

Karena, tentu, semakin seseorang mengenal Allah, semakin bertambah pula ketakutannya kepada Sang Penciptanya ‘Azza wa jalla.

Sa’id bin Zubair mengatakan bahwa ‘khasyah’ adalah perasaan yang menghalang-halangi antara kita dan perbuatan maksiat kepada Allah ‘Azza wa jalla.

Ibnu Mas’ud pun berkomentar tentang orang yang berilmu. Beliau mengatakan: “Orang yang alim bukanlah orang yang banyak menghafal hadits, melainkan orang yang paling takut kepada Allah”.

Hasan Al-Bashri juga mengatakan bahwa: “Orang yang alim ialah orang yang takut kepada Allah, sekalipun ia tidak melihat-Nya, menyukai apa yang Ia sukai, dan menjauhi apa yang dimurkai-Nya”.

Inilah empat diantara keutamaan dan keistimewaan orang yang berilmu dan masih banyak lagi keutamaan-keutamaan lain yang tidak disebutkan di sini.

Semoga yang sedikit ini dapat bermanfaat bagi pembaca sekalian dan dapat memberikan kita motivasi untuk semakin giat lagi dalam menuntut ilmu. Aamin. Wallahu a’lam bisshowaab. (AHMAD ZAKI IBRAHIM)

Tags

Newsletter Signup

Jadilah yang pertama mendapatkan update berita terbaru nasional news langsung di email Anda.